
Keesokan harinya, April memikirkan semalaman hukuman apa yang pantas untuk Ayas,
"aha ketemu, pasti seru hehe" gumam April
April tiba di butik nya, dan langsung berkutat dengan semua disain gaun nya, yaa karna tak lama lagi dia akan mengadakan fashion show di Jakarta
April menghubungi Ayu sahabat nya agar mau berpartisipasi dalam fashion show nya itu
derrrt derrt
"hallo Pril.
"hallo yu gimana dengan tawaran aku
"okey demi sahabat aku tersayang aku ikut deh tapi bayaran aku mahal loh
"iya iya bawel
"hehe becanda kali neng,
"ya sudah makasih ya Yu, oh ya kamu lagi ngapain
"ah lagi santuy
"entar siang makan bareng yuk dengan Dian juga
"di mana
"di Restoran Milan
"ow restoran baru itu yaa, yang chef nya lulusan dari Milan itu
"iya
"ok aku penasaran kayak apa sih orang nya
"oky kita ketemu di sana
"oky
tut tut
triing... pemberitahuan Whatsapp masuk di ponsel April
Siapa ya April tersenyum melihat nama yang tertera di ponsel nya
Ayas gumam April
chat...
"*sayang kok belum hubungin aku sih
"iya kenapa sih sayang
"makan siang bareng yaa aku jemput
"tapi aku janji makan siang bareng Ayu sama Dian
"ya sudah ajak saja sekalian di restoran Adi
"ya rencana nya emang makan di sana
"oke aku jemput kamu yaa biar Dian sama Dion saja
"iya iya bawel banget sih
"tunggu aku ya love you
"love you to*
**chat berakhir
Rumah Ayu**
__ADS_1
"hah aku siap siap dulu deh bosan juga di rumah terus terakhir cuman jalan ke pantai bareng April sama Dian, gimana kabar nya si brewok ya, lah kok aku mikirin dia sih huh sebel deh" gumam Ayu sambil memasuki kamar mandi
Restoran Milan yaa Resto Adi
Adi sangat sibuk sampai tidak sempat untuk berkumpul dengan sahabat nya, dan juga kedua sahabat nya yang sudah di sibuk kan dengan para kekasih mereka,
"haiis nasib nasib jadi jomblo di anggurin sama sahabat sendiri, tapi gimana kabar nya si telmi yaa," gumam Adi sambil tersenyum senyum
"ada apa chef," kata pelayan Adi
"hah kamu ngagetin saja tau, apa sih tanya orang lagi masak juga
"itu loh chef, chef senyum senyum sendiri, apa chef setres kelamaan di dapur" kata sih pelayan yang seakan memiliki 10 nyawa cadangan
"kamu mau saya potong bonus kamu hah" kata Adi
"tidak Chef, chef baik hati dan tidak sombong, yakin deh hehe"
"sana lanjut kerja" kata Adi
jam makan siang pun tiba kini Adi telah menyerahkan semua urusan dapur kepada kedua chef yang sudah di rekrut nya, sekarang dia hanya akan terjun ke dapur jika ada tamu istimewa yang akan berkunjung.
Ayas April dan sahabat nya Dian dan Dian telah sampai di resto Adi
"hay Adi sudah lama kita tidak kumpul" kata Ayas
"iyalah kalian pada sibuk sama pacar kalian, sampai kalian lupain aku di sini, dasar tidak setia kawan
"makanya Bro cari pacar sono, betah amat nge jomblo" ledek Dion
"hem mentang mentang sudah punya pacar, kamu juga mantan jomblo kali" sebal Adi
"ha ha aku seneng deh akhir nya Adi jadi bahan buly an ha ha" kata Dian dengan bahagia
"gimana rasa nya di bully" kata April
"hhuuh, kalian tega" kata Adi
tak lama Ayu pun tiba, dia celingak celinguk mencari keberadaan kedua sahabat nya
"hay kalian sudah lama" sapa Ayu namun pandangan nya seketika mengarah kepada Adi
heng ngapain si brewok di sini, pakai baju chef apa dia chef tapi kok dia gabung duduk di sini yaa "batin Ayu"
"duduk neng kok bengong" kata April
"lagi liatin siapa sih" pandangan Dian mengarah ke Adi yang sedang di tatap Ayu dengan raut wajah yang sedang bingung
"hey kamu lupa yaa, dia Adi chef di sini sekaligus pemilik resto ini" kata Dian
"hah, ooh gitu" kata Ayu tersadar dari bengong nya
"kalian mau makan apa" kata Adi sambil menyerah kan buku menu
"yang biasa saja deh" kata Ayas
"sayang kamu juga kan" tanya nya ke April
"iya, aku seperti biasa saja Adi" kata April
"okey!! dan untuk nona cantik mau pesan apa" tanya Adi ke Ayu
"hemm yang spesial di restoran ini saja" kata Ayu dan tersenyum
kok kali ini beda tidak seperti waktu itu "batin Adi"
"ekhem kita tidak di tanya nih mau pesan apa" kata Dion
"iya nih, ada cewe cantik saja sahabat lama di lupain" kata Dian
ha ha ha tawa April dan Ayas memecah melihat para sahabat nya
"yey orang lagi usaha juga" omel Adi
__ADS_1
Ayu pun ikut tersenyum, entah kenapa dia senang mendengar ucapan Adi
haiis ada apa dengan ku kok senyum senyum begini hah sadar Ayu dia itu sudah mengambil ciuman pertama mu "batin Ayu"
tak lama kemudian
"pesanan datang" kata Adi dengan para pelayan yang datang membawa pesanan para sahabat nya
"dan ini untuk nona cantik spesial aku yang masak sendiri" bisik Adi pada Ayu
Blush
Wajah Ayu seketika merona di buat nya
"ekhem," Ayu berdehem mencoba menetralisirkan kegugupan nya
"mari makaan" kata April
mereka menyantap sajian makan siang di resto Adi dan sesekali mereka bercengkrama.
dan makan siang akhir nya selesai.
"oh iya kalian jangan lupa yaa hadir di pertunangan Kita, termasuk kamu ya Adi" kata Dion dengan menggenggam tangan Dian
"dan satu lagi Adi, aku harap ada kabar baik dari kamu" kata Dian sambil melirik ke Ayu
"yaa aku harap juga seperti itu" balas Adi dengan melihat ke arah Ayu
blush
Astaga apa ini jantung ku rasa nya mau copot di tatap seperti itu "batin Ayu"
"kenap melihat ku seperti itu" kata Ayu kepada Adi
"jangan galak galak neng" kata April
"iya Yu kasian sahabat aku, udah jomblo akut tau" kata Ayas
ha ha ha kali ini tawa Dion dan Dian yang pecah Karana ulah Ayas dan April
astaga ini rasa nya di bully "batin Adi"
"kalian apaan sih belum ada yang cocok saja, lagian tidak boleh sembarang pilih dong" kata Adi
"jadi apa sekarang sudah nemu" kata April
"sudah" kata Adi
"widih siapa" tanya Dian
"tuh di samping kamu" kata Adi mengarah kepada Ayu
"wah kalau gitu semoga beruntung Adi" kata Dion
Ayu sudah sangat merasa wajah seperti udang rebus Karana menahan rasa malu di bully sama sahabat nya
"Yu saran aku kasih kesempatan deh buat Adi kasian tuh" kata April
"iya Yu, lagian kalian bisa saling mengenal dulu kan" kata Ayas
"hey hey kalian ngapain aku tidak perlu kalian bantu, aku bisa usaha sendiri tau" kata Adi
"ya sudah kita pamit deh" kata April dengan menarik tangan Ayas pergi dan melirik ke arah Dion dan Dian memberi isyarat dan diangguki oleh ke dua nya
"kita juga di luan ya Adi, Ayu semangat" kata Dian dengan menarik tangan Dion
"hah kalian mau kemana aku ikut" kata Ayu
"iih kita mau jalan berdua kamu mau jadi anti nyamuk" kata April
" hey kita ngobrol dulu" kata Adi menahan tangan Ayu yang hendak berdiri meninggalkan tempat nya.
April dan yang lain telah pergi meninggalkan kedua sejoli itu.
__ADS_1
holla jangan lupa like vote komen dan juga bintang ya kawan agar bisa mendukung novel aku😋😋😋