
Butik April..
April menunggu Ayas di butik karna ini kali pertama setelah 2 minggu mereka tidak bertemu...
tap tap tap... suara langkah kaki Ayas memasuki ruangan April..
April menoleh ke arah langkah kaki itu dan saat melihat Ayas berada di pintu dia pun berlari dan memeluk Ayas yaa tentu saja 2 minggu waktu yang cukup lama bagi pasangan yang lagi kasmaran
Ayas membalas pelukan April dan mengecup kening nya turun ke hidung lalu bibir Ayas mengecup nya berkali kali membuat April tersenyum
"sudah puas sayang.." tanya April
"belum" jawab Ayas singkat
"hah sudah ah aku lapar,"
"ayo kita makan, dan sesuai pesanan nyonya nasi ayam geperek kesukaan nyonya Ayas..
"wow ada 2 kamu juga makan ini"
"iya sayang, ayo kita makan dulu lalu lanjut kan yang urusan yang belum selesai"
"urusan apa sayang"
"Kiisss hehe"
"astagaaa...
mereka pun menyantap makan siang mereka..
beberapa menit kemudian mereka telah selesai makan...
"sayang sudah sampai mana persiapan kamu" tanya Ayas
"sudah hampir selesai semua kok, gaun nya model lokasi undangan, dan acara pertunangan kita" kata April
"loh sayang kamu sudah mempersiapkan sendiri, seharus nya kan kamu mengajakku bersama inikan pertunangan kita" kata Ayas
"sudahlah aku juga di bantu bunda ku dan juga bunda Ayka bahkan Ayah ikut turun tangan mengurus tamu undangan yang akan mereka undang, kamu fokus saja pada pekerjaan mu karna aku tidak mau di hari pertunangan kita kamu masih sibuk ngurusin pekerjaan kamu"
"okey sayang apa pun buat kamu, dan terimakasih untuk semuanya"
"terimakasih untuk apa??
"untuk menerima ku menjadi pendamping hidup mu, cup.. "Ayas mengecup bibir April sekilas membuat April tersenyum kembali,
"sayang belum cukup"
"apa nya"
Ayas menyeringai ke arah April
"apa maksud senyuman itu"
__ADS_1
Ayas mendekati April dan memeluk pinggang nya, kedua tangan April berada di dada bidang Ayas dengan posisi mereka yang sedang duduk di sofa mereka saling menatap lagi lagi Ayas tersenyum dan Cup cup cup mengecup nya berkali kali "Ayas" panggil April "apa sayang" masih dalam posisi yang sama
"sampai kapan bibir aku di comot"
"sampai aku puas" jawab Ayas
"sayang" panggil April lagi
"apa, aku masih kangen, apa kamu tidak hem" tanya Ayas, April hanya tersenyum mereka melakukan ciuman panas mereka di ruangan itu saling melepaskan rasa rindu mereka...
(bayangin sendiri aja kaya gimana ciuman ya)
10 hari sebelum pertunangan Ayas dan April...
Ayas sedang melakukan meeting di restoran bintang 5 saat itu bersama Klien nya.
Sejak pertemuan nya dengan Ayas, Mona mencari tau semua tentang Ayas apa saja yang dia lakukan kemana saja dia pergi bahkan sudah mengetahui siapa tunangan nya dia berencana membatalkan pertungan itu dengan cara apa pun karna obsesinya kepada Ayas sejak SMA sudah semakin memuncak..
Dia tau Ayas mengadakan meeting di restoran bintang 5 tersebut dia hanya menunggu waktu yang tepat untuk memulai aksinya...
dan sudah sangat mempersiapkan semua nya dengan detail..
Ayas telah selesai dengan meeting nya dan kliennya pun telah meninggalkan restoran itu, Ayas hanya menunggu asisten yang sedang pergi ke toilet..
Karna bosan dia pun memutuskan untuk keluar dari restoran terlebih dulu tiba tiba..
Bruuuk... Aaw.. akh.. ringis seseorang yang tidak sengaja di tabrak Ayas..
"ah maaf, nona apa kamu baik baik saja" kata Ayas dan mengulurkan tangan nya ingin menolong gadis itu
"tidak apa.. Ayas.. "kata Gadis itu yang tak lain adalah Mona tentu saja hanya pura pura terkejut melihat Ayas
"Mona kamu tidak apa kan"
"ah tidak Aww akh seperti nya kaki ku terkilir aw..",ringis mona
"sini biar ku bantu kamu berdiri"
Ayas membantu Mona berdiri tentu saja Mona berpura pura sakit dan dengan sengaja memeluk Ayas dari lehernya dan berpura pura meringis kesakitan dan hampir terjatuh di genggaman Ayas sontak Ayas memeluk pinggang Mona denga panik, dan ingin membawa Mona ke tempat duduk namun sekali lagi mona melakukan aksi nya sehingga terpaksa Ayas mengendong nya ala bridal dan membawa nya ke dalam mobil Ayas berencana membawa nya ke klinik terdekat, Mona tersenyum karna rencana nya berjalan denga mulus dia sudah menempatkan sorang fotografer handal untuk mengambil foto dari sudut sudut tertentu..
"Doni, aku ke klinik dulu kamu balik di luan saja, kata Ayas pada asisten nya
Ayas membawa Mona ke Klinik lalu mengantar nya pulang..
dan kembali ke mansion nya dengan tenang tanpa tau bahwa pertemuan nya kali ini dengan Mona adalah awal dari sebuah masalah yang akan merusak hubungan nya dengan April..
keesokan hari nya di butik April
April mendapat kan sebuah paket tanpa nama yang bertuliskan nama nya.
"paket untuk ku tapi dari siapa ya, tidak ada nama pengirim nya.." gumam April
"Dina ini paket dari siapa" tanya nya ke pegawai nya
__ADS_1
"saya kurang tau nona katanya harus di serahkan langsung untuk nona" kata Dina
"oke ya sudah lanjutkan pekerjaan mu"
April melangkah menuju ruangan nya dan bersiap ingin membuka paket tersebut.
Saat membuka paket itu April sangat terkejut melihat nya dadanya terasa sesak dan kembali mengingat penghianatan Akas, seketika mood di pagi harinya berubah...
baru beberapa hari lalu dia dan Ayas mesra bersama dan pagi ini dia di kejutkan denga foto foto Ayas bersama wanita lain, April terdiam beberapa menit dan menyimpan amplop yang berisi foto foto itu di dalam laci meja..
drrt.. drrt... ponsel nya berdering April melihat nama yang tertera di sana "Ayas" gumam April lalu merijek panggilan Ayas..
Tak lama Ayu datang untuk mendiskusikan tentang fashion show yang akan di gelar beberapa hari lagi
tok tok tok..
"hay nona, kok serius banget" sapa Ayu
"eh Ayu, silahkan duduk" kata April..
"okey, gimana semua persiapan kamu sudah bereskan "tanya Ayu
"sudah dan mungkin aku akan merubah beberapa sedikit susunan acara nya"
"maksud nya" heran Ayu
drrt drrrt... suara ponsel April dan Ayu juga melihat ke arah ponsel April dan melihat nama Ayas namun lagi lagi April merijek panggilan nya denga raut wajah yang berubah dingin, Ayu melihat perubahan wajah April saat melihat nama Ayas yang tertera di layar ponsel nya
"kenapa di rijeck Pril" tanya Ayu
"aku sibuk jawab April singkat dan tanpa senyum di wajah nya
Ayu melihat perubahan itu dia kembali mengingat April yang dulu setelah kematian Akas..
apa yang terjadi apa mereka sedang bertengkar batin Ayu
"Pril apa boleh aku melihat gaun gaun mu" basa basi Ayu
"pergi lah di luar ada Dina dia akan membawamu ke atas" kata April masih tidak menatap sahabat nya itu
Ayu pun pergi menemui Dina...
Dina" panggil Ayu
"iya nona"
"ada apa dengan April"
"maksud nona, tapi tadi baik baik saja saat dia datang"
"oh ya lalu kenapa sekarang" gumam Ayu
"RISA.. RISA.. teriak April dari ruangan nya..
__ADS_1
assalamu alaikum jangan lupa like vote and komen ya😂😂