
Hari hari berikut di lalui Ayas dan April bersama walau hanya sekedar makan siang bersama, April mulai merasa nyaman bersama Ayas, dan itu semua tidak luput dari pengawasan kedua orang tua mereka yang sedari awal sangat ingin menjodohkan mereka, Ayka sangat bahagia ketika mendengar bahwa April menerima Ayas menjadi kekasih nya dia pun berencana mengundang April dan keluarga nya makan malam bersama, dan di setujui pula oleh Ardi dan Sabi.
**panggilan telfon yang di lakukan Ayka dan Sabi.
kriiing*....
Sabi. hallo...
Ayka. hallo bun ini aku loh Ayka bunda nya Ayas
Sabi. oh.. bunda Ayka, tumben telfon ada kabar baru yaa..
Ayka. enggak sih aku cuma mau undang bunda Sabi sekeluarga makan malam di rumah ku! bisa kan
Sabi. bisa dong oke aku kasih tau sama ayah nya April dulu biar pulang cepet yaa sama April juga
Ayka. iya bun di tunggu yaa bye
Sabi. bye*
d**i butik April**
April sudah tidak pernah mengingat kenangan tentang Akas lagi, kini hatinya bisa menerima Ayas sepenuh nya dia bahkan sering senyum senyum sendiri jika mengingat kebersamaan nya dengan Ayas, seperti sekarang ini...
makasih Yas karna sudah mengeluarkan ku dari masa lalu "batin April" sambil tersenyum
triing... ponsel April berdering..
bunda kok tumben nelfon yaa.. "batin nya"
***hallo bun ada apa kok tumben nelfon...
iya bunda cuma mau kasi tau bunda nya Ayas mengundang kita makan malam di rumah nya jadi kamu harus pulang cepet yaa sayang
oh gitu yaa iya deh aku pulang sore dah bunda sampai jumpa nanti sore yaa bun
iya sayang bunda tunggu yaa***
**panggilan berakhir, namun tak lama ponsel April kembali berdering
triiing**...
*hmmm Ayas... hehe (tersenyum)
**hallo...
hallo sayang kamu udah di kasih tau bunda kan tentang undangan makan malam, malam ini
iya sudah kok,
aku jemput kamu sekarang yaa
hem.. kan masih jam 3 sore Yas
iya sih aku cuma mau ajak kamu cari gaun untuk malam ini
oh yaa se spesial apa sih makan malam , malam ini sampai harus milih gaun
__ADS_1
spesial banget dong ini kan pertama kali nya kamu ke rumah ku sayang. pokok nya kamu harus nurut, aku ke sana sekarang
iya iya aku tunggu love you
deg..deg..(Ayas tersenyum mendengar kata kata April) love you to***
panggilan berakhir..
"Aaaah apa yang aku katakan barusan aah apa aku masih waras, apriiil kamu sadar kan dengan apa yang kamu katakan aah kenapa aku jadi malu gini yaa huh" gumam April
kantor Ayas...
"hah aku tidak salah dengar kan April bilang cinta padaku apa sekarang dia menerima ku sepenuh nya, aku harus memastikan ini" gumam Ayas
Ayas pun langsung pergi menuju mobil nya dan pergi ke butik dengan perasaan yang berdebar debar karna masih terngiang di telinga nya kata cinta dari April...
butik April...
"okey aku sekarang sangat yakin bahwa aku sekang jatuh cinta padanya dan aku sangat merindukan nya, lalu apa yang akan aku katakan padanya sekarang, hah kenapa jantung ku apa aku sakit jantung yaa kok belum berhenti berdebar sih" gumam April
Ayas pun tiba di butik dia berlari memasuki butik dan langsung menuju ke ruangan April...
**braak...
deg.. deg.. deg**...
"Ayas" gumam April
seketika April merasa kedatangan Ayas sangat meneduh kan hatinya, tanpa sadar dia berlari ke arah Ayas, dan dengan wajah yang bahagia Ayas merentang tangan nya untuk menyambut kekasih nya,
mereka berpelukan seperti sepasang kekasih yang lama terpisah dan baru bertemu kembali hedeh....
"aku mencintai mu, aku sangat mencintai mu, maaf baru bisa menyadari nya sekarang" kata April
"aku juga sangat mencintai mu, sangat sangat mencintai mu sayang, terimakasih kasih karna sudah menerima ku sepenuh nya, dan jangan meminta maaf sayang, aku tidak menerima maaf mu" kata Ayas
"hiks hiks... aku bodoh selalu mengabaikan mu, aku sadar kau dan Akas berbeda maafkan aku jika aku selalu membandingkan mu dengan Akas, maaf.... cup Ayas mencium nya untuk menghentikan perkataan April
"hey berhenti meminta maaf okey" kata Ayas
April hanya mengangguk dan menundukkan wajahnya, Ayas memerhatikan itu dan menangkup wajah April dengan kedua tangan nya agar melihat ke arah nya dan...
cup cup cup...
Ayas mengecup kening April, dan kedua pipi nya lalu mengecup bibir nya, dan mereka saling memandang dengan penuh kasih, perlahan Ayas mencium bibir April sekali lagi namun ciuman yang sangat lama, tidak ada penolakan dari April, bahkan April membalas ciuman itu, Ayas tersenyum kini April sudah sangat bisa menerima nya, Ayas pun tidak ingin melepas ciuman itu yang semakin lama semakin menuntut, namun seketika dia ingat dengan makan malam... dia pun melepas ciuman itu lalu mereka saling tersenyum dan memandang, Ayas meraba bibir April dengan ibu jari nya yang sudah agak bengkak karna ulah nya..
"kita berangkat sekarang" kata Ayas
"heem" April menjawab dan masih memandang wajah Ayas
"hey kau masih mamandangku, apa kau baru sadar bahwa kekasih mu ini sangat tampan" kata Ayas
"oow aku justru baru tau kekasih ku ini ternyata sangat narsis" kata April
cup... Ayas sekali lagi mengecup kening April "ayo" mengajak April keluar dari ruangan nya.
"sayang kamu mau pilih gaun yang mana, aku yang bayar.." kata Ayas
__ADS_1
"hah kau membeli gaun di butik ku untuk ku, begitu," kata April
"iya dong, sayang ngapain kamu pakai rancangan orang rancangan kamu kan juga sudah terkenal ke manca negara, eh tunggu bukan nya kamu mau ada in fashion show yaa.." kata Ayas
"hemm iya sih, tapi..."
"tapi..., kok tapi sayang..." bingung Ayas
"yaa dulu aku mau ada in fashion show karna ingin lari dari masa lalu aku, sekarang aku kan ada kamu..." kata April
"sayang, kamu harus lanjutin itu okey lagian masa lalu sama depan kamu itu sekarang berbeda okey kita jalanin sama sama" kata Ayas
"makasih ya sayang" kata April dan memeluk Ayas
"hemm sekarang pilih gaun ya sayang" kata Ayas
"hmm gimana kalau aku pilih kemeja untuk kamu dan kamu pilih gaun buat aku, aku mau lihat selera kamu kayak gimana, hemm" kata April
"okey siapa takut, kata Ayas
mereka pun memilih kan pasangan mereka masing masing sesuai selera nya sendiri
April memilih kemeja biru tua dan blezer biru muda dan di padu padan kan dengan celana jeans yang kekinian,
"hemm ini cocok untuk acara malam ini santai tapi elegan dan tetap sopan jika bertemu dengan bunda dan ayah, oke ini saja" gumam April
Ayas memilih dres sebatas lutut yang berwarna biru muda dengan lengan banjang yang berbahan kain brokat di lengan itu sangat cantik menurut nya jka April menggunakan nya.
"heem ini kayak nya cocok untuk acara malam ini, cantik dan tidak terlalu seksi dan ahh... ini saja, kan cocok buat ketemu sama calon mertua hehe" gumam Ayas
mereka pun kembali dan memperlihatkan pilihan mereka masing masing
Taraaa...
"wah seperti nya selere bos dan tuan bos sama deh pasti jodoh nih" kata asisten April, Dini
April saling memandang dan melihat pilihan mereka masing masing lalu mereka pun tertawa bersama
ha ha ha
"sayang aku suka sama pilihan kamu" kata Ayas
"makasih, aku juga suka sama pilihan kamu, makasih yaa sayang, tapi kamu yang bayar kan" kata April
" iya iya orang bayak duit gini" kata Ayas
"wah jiwa narsis nya kumat lagi" kata April
hahaha.. si asisten ketawa
"total nya 35 juta tuan bos" kata asisten Dini
" hah keciill itu mah" kata Ayas
April menggelengkan kepala melihat tingkah Ayas
ternyata ini sisi lain dari Ayas, sangat narsis aku baru tau, tapi aku suka "batin April"
__ADS_1
jangan lupa like vote nya dan komen yaa guys oh ya mampir juga di novel aku yang lain CEO CANTIK NYASAR JADI OFIICE jangan lupa ya