
Assalamu'alaikum
langsung aja yaa🚣🏼♀🚣🏼♀🚣🏼♀
Di tempat lain tempat Ayas dan April...
"hey kamu kenapa sih apa yang kamu pikirkan.. "tanya Ayasvdengan mengusap pucuk kepala April)
"kamu yakin mau denger aku cerita.. "April menatap Ayas
Ayas hanya mengangguk...
"hufff "April menarik nafas panjang sebelum melanjutkan ceritanya) Yas sebelum nya aku minta maaf... karna!!! aku masih melihat bayang bayang Akas di diri kamu aku merasa bahwa kamu itu adalah Akas cara kamu ngomong dan cara kamu memperlakukan aku...!!
maaf Yas aku minta maaf tapi bukan hanya wajah kamu yang sama tapi perlakuan kamu itu selalu mengingat kan aku sama Akas... "kata April sambil menunduk dan menggigit bibir bawah nya
"bagaimana kalau aku bilang ke kamu bahwa selama ini akulah yang berada di sisimu "batin Ayas
"kamu tidak perlu minta maaf aku tau kamu pasti akan sulit ber interaksi dengan aku karna wajahku, apa aku harus oplas ya "canda Ayas mencoba mengurangi kecanggungan di antara mereka
"apa'an sih Yas sudalah kita balik yuk, tapi.. kamu tidak marah kan atas apa yang aku katakan tadi...
"tidak!!! yang penting sekarang kamu sudah rileks kan tidak ada beban lagi iya kan?? kata Ayas memastikan
April mengangguk sambil tersenyum, dan mereka pun beranjak dari taman hiburan tetsebut Ayas mengantar April pulang ke rumah nya sebelum Ayas kembali ke kediaman nya dia mengantar April masuk sampai ke dalam rumah,
" harus dong namanya juga habis ngajak anak gadis orang'"author yang ngomong
"eh sudah pulang yaa, gimana seru tidak jalan jalan nya...
"eh malam tante eh__ maksud nya bunda!!__ya pasti seru dong bun... Ayas menjawab nya dengan senyum
"ish bunda kepo banget sih.." April merasa risih di depan Ayas karena bunda nya kepo
"harus dong... hehe
"oh Ayas! kenapa cuma berdiri di situ sini masuk kalian pasti lelah kan...
"tidak apa ya Yah! kan sudah malam,aku mau pamit dulu"
"tidak apa kok sekalian habis makan malam baru kamu balik iya kan bun" Ardibmelirik ke arah istri nya
Sabi mengerti dengan isyarat suami nya itu
"iya Yas makan malam di sini saja dulu iya kan Priil " kata Sabi dengan nada menekan kan
"terserah Ayas, bunda...!!! jawab nya jengah
__ADS_1
"yaa...!! kalau begitu aku makan malam di sini deh.. hehe
"bagus itu keputusan yang tepat " Ardi mengedipkan matanya ke istri nya
lagi lagi Sabi mengikuti permai na suami nya
"oh ya Pril ajak Ayas ke kamar kamu buat ngobrol lebih dekat lagi ke kamu" Sabi berbisik ke April
"haah bunda yakin tidak salah kan..."April balas berbisik
"iya kalau ayah kamu yang ngajak ngobrol entar malah di panggil main catur sampai pagi sama ayah kamu kamu tidak mau kan kalau ayas punya mata panda besok "bisik Sabi lagi
"Yas kamu mau ke kamar aku, buat cuci muka gitu... " April akhir nya termakan pancingan ayah dan bundanya
"hah yakin kamu ngajak aku ke kamar kamu..."bisik Ayas ke April
ekhem Ardi berdehem...
"sudah Yas kamu ke kamar April saja dulu, bunda mau menyiapkan makan malam" kata Sabi
"ah baik bunda, ayah aku pamit ke atas dulu yaa..
Ardi hanya mengangguk kan kepala nya
April dan Ayas menaiki anak tangga menuju ke kamar April...
lalu Sabi dan Ardi melakukan tos..
"iih bunda kok pinter banget akting nya belajar dari mana sih..
"ah ayah biasa saja yang penting rencana sukses (melakukan tos lagi dengan suami nya)
******
di dalam kamar...
"emm Yas kamu jangan salah paham ya emm bunda nyuruh kamu ke sini karna tidak mau kamu di ajak ayah main catur ayah itu kalau sudah dapat temen main lupa waktu makanya nanti kalau sudah makan malam kalau ayah nanya kamu bisa main catur apa tidak kamu jawab saja tidak okey... "Aprik menjelaskan
" hem okey!! aku kira kamu memang mau aku di sini terus bareng kamu" kata Ayas menggoda April
"heleh, itu mah mau nya kamu, tapi tunggu kamu bisa main catur apa tidak sih...
"eng... bisa sih dikit aku sama ayah ku juga sering main catur kalau lagi senggang...
"ooh!! ya sudah sana kamu mandi saja dulu, nanti aku cariin baju ayah yang cocok sama kamu okey
"yakin kamu nyuruh aku mandi...
__ADS_1
"iya.. dong kan cuma mandi doang..
"handuk nya mana...
"oh iya " Aprikbmenepok jidat, lalu berjalan menuju ruang ganti nya mengambil handuk untuk Ayas" nih... "Aprik memberikan handuk kepada Ayas
"makasih sayang " jawab nya lalu masuk ke kamar mandi secepat kilat
Deg ... deg
ah kenapa jantungku kok aah! aku tidak bisa nafas apa Ayas sadar dengan yang dia ucapkan barusan, apa di sedang menjahiliku batin April
Ayas pun selesai dengan ritual mandi nya, dia keluar dengan handuk yang hanya melilit di pinggang nya, bersamaan dengan itu pula April masuk dengan membawa sepasang baju santai untuk Ayas.
mata april seketika melihat roti sobek milik Ayas, dia memalingkan wajah nya ke sembarang arah mencoba menetral kan perasaan dan juga wajah nya yang memerah...
dia pun berjalan menuju ke arah ayas untuk memberikan sepasang baju kepada Ayas dengan jantung nya yang sudah jungkat jungkit di dalam sana.
dia memberikan sepasang baju itu dengan memalingkan kan wajah nya ke arah samping dia tidak berani menatap Ayas karna dia merasa malu dengan wajah nya yan sudah kaya udang rebus..
Ayas hanya tersenyum melihat nya dia pun menyambut tangan April tapi bukan nya mengambil baju itu dia justru menarik tangan April, hingga April sekarang berada di dalam dekapan nya April mencium aroma sabun yang biasa dia pake April sejenak terhanyut di dekapan Ayas,
"apa kamu menyukai nya.."bisik Ayas di telinga April
April tersadar sontak dia langsung mendongak kearah Ayas dan CUP
Ayas mengecup bibir itu, April mundur perlahan...
"apa kamu marah..!! April aku menyukaimu dan apa kamu tau gadis yang aku ceritakan padamu adalah kamu" Ayas mencoba mendekat dan menyentuh pipi April dengan lembut
"Ayas aku minta maaf tapi aku sendiri belum yakin dengan perasaan aku apakah aku menyukai mu atau aku masih terikat dengan kenangan Akas melalui wajahmu bisa kah kau memberiku waktu..
"tentu saja sebanyak yang kamu mau aku bisa menunggu selama 5 tahun tidak masalah jika aku harus menunggu lagi "jawab nya dengan senyum nya
April menyentuh wajah Ayas dengan lembut dan berucap
"terima kasih atas pengertian mu"
******
setelah Ayas mengenakan baju yang di berikan April, gantian April yang memasuki kamar mandi, dan Ayas keluar untuk bergabung ke ruang makan bersama Ardi dan Sabi.
April pun selesai dengan ritual mandinya, dan bergegas menuju ke ruang makan.
__ADS_1
makasih yaa udah mampir...
jangan lupa like, vote n komen yaa