Ternyata Hanya Dia

Ternyata Hanya Dia
Restoran


__ADS_3

Assalamu alaikum


jumpa lagi yaa guys...


*****


Setelah beberapa bulan di Indo April selalu menyibukkan diri dengan desain nya padahal dia sama sekali tidak di kejar deadline dia hanya menjadikan itu sebuah pelarian, bahkan dia jarang sekali berkumpul dengan sahabat nya Dian hanya sesekali itupun selalu Dian yang mengajak nya ya' Ayu masih di Paris dia sibuk dengan job job nya tapi, dia akan kembali 2 bulan lagi.


di butik April...


"hay Pril... sibuk lagi yaa" sapa Dian pada April



"tidak cuma lagi memeriksa file yang di kirim Ayah..." kata April


yaa meskipun April memiliki butik dia juga membantu menjalan kan bisnis ayah nya.


"oh!!!! ya sudah kita makan siang yuuk" ajak Dian


"iya iya bawel lama lama kamu tuh mirip Ayu deh bawel tau" kata April



"harus dong kamu tuh kalau tidak di paksa tidak bakalan mau ikut dan kamu tuh sering ngelewatin makan siang tau, kamu kan punya riwayat penyakit maag tidak boleh telat makan" jelas Dian


"hah aku tidak salah dengar salah denger kan!! aku kamu, tumben tidak pake gue elu" ledek April


"iya dong aku tu sekarang sudah jadi dokter jadi harus ngebiasaain ngomong lembut ke pasien aku gitu..


eh Pril kita makan di restoran Milan itu yuk katanya chef nya terkenal ganteng baru pulang dari Milan hehe" bujuk Dian pada April


" hem terserah kamu saja Di" kata April


"yee gitu amat sih neng, ya sudah ayo" Dian menarik tangan April pergi


*****


sesampainya di restoran Milan


yaa itu adalah resto milik Adi...


mereka pun memasuki resto dan memilih meja di pojokan Dian mengangkat tangan nya memanggil pelayan agar datang membawa menu resto.


setelah pelayan datang mereka pun memesan makanan dan minuman,

__ADS_1


dan tak lama kemudian pesanan mereka pun datang.


saat mereka tengah asik menikmati makanan mereka, Ayas dan Dion datang ke resto itu juga tentu saja karna inikan resto nya Adi.


mereka duduk tidak jauh dari April dan Dian...


Adi datang menghampiri ke dua sahabat nya yaa karna dia sendiri lah yang akan melayani kedua sahabatnya itu.


Ayas duduk membelakangi April sedangkan Dion dia bisa langsung melihat Dian karna dia duduk di hadapan Ayas, Dion terpesona saat pertama kali melihat Dian padahal selama ini dia tidak pernah sama sekali mau melirik gadis mana pun, tapi ini berbeda Dion tidak bisa mengalihkan pandangan dari Dian.



Adi yang memperhatikan arah pandangan Dion pun sengaja menjahili sahabatnya itu


"Door....(mengagetkan Dion)


"hah sialan lo ngapain sih menggangu saja.. "kesal Dion ke Adi


"haha lagi pula kamu kenapa sih bengong saja Di" tanya Ayas


"itu tu "Adi menunjuk ke arah Dian


Ayas pun menoleh ke arah yang di tunjuk oleh Adi dan lalu dia tersenyum melihat ke arah Dion


Dion tersipu malu karna ketangkap basah oleh kedua sahabat nya.


"gue kira lo tidak akan pernah suka sama cewe Di... haha" Adi pun ikut meledek


"hah "terkejut dengan perkataan Adi "maksud lo apa, lo kira gue gay apa, gile lo... "Dion menepuk bahu Adi pelan


mereka pun tertawa bersama


Dian merasa terganggu dengan suara bising mereka, dia pun menoleh ke arah mereka dengan kesal dan seketika pandangan Dian dan Dion bertemu.


Dian terkejut karna Dion tidak melepas pandangan nya ke arah nya


seketika wajah Dian memerah karna malu terus di pandangi oleh Dion


"apaan sih kok ngeliatin nya gitu banget" gumam Dian


"kenapa Di kamu ngomong sama siapa" tanya April


"eh.. em tidak!! cuma tuh ada cowo yang liatin aku terus apa dia pedofil yaa" kata Dian


"gila kamu memang nya kamu anak kecil apa "april pun menoleh ke arah yang di maksud Dian,

__ADS_1


"hmm orang ganteng kok dan ngga tua kalian seumuran kali" kata April


"yee... aduuuh kok dia tidak berhenti menatap aku sih..."gumam Dian"


Pril apa ada yang aneh di wajah aku..."tanya Dian


"emm tidak ada tuh


memang nya kenapa dia masih melihat kamu ya.." kata April


"iyaa....


"dia naksir kamu kali...


"yee kali kenal saja tidak..


"ya sudah tidak usah di pikirin kali...


*****


"woii mau copot tu mata..." tegur Adi pada Dion


"apaan sih, lo tuh usil banget Adi" kesal Dion


"lo nggak liat apa tu cewe udah risih lo liatin terus tau" kata Adi


"sudah samperin aja dari pada kamu penasaran entar keburu ambil orang" kata Ayas


"hah... gimana cara nyaYas gue kan nggak pernah dekat sama cewe, gue nggak tau cara nya" kata Dion


"yaa lo tanya ke Ayas emang nya dia punya cewe apa" kata Adi


"lah kamu memang nya punya" kata Ayas tak mau kalah



mereka bertiga saling menatap dan tertawa bersama


ha ha ha....



🤣🤣🤣🤣🤣


halloow

__ADS_1


jangan lupa like n vote n komen yaa guys 👍👍👍


__ADS_2