Ternyata Hanya Dia

Ternyata Hanya Dia
perubahan April


__ADS_3

assalamu alaikum


happy reading ya guys jangan bosen baca novel aku hihi....


*****


Rumah April.....


April menangis terseduh seduh ketika dia mengingat kata kata terakhir Akas


April aku sangat mencintai kamu, aku sangat menyayangi kamu, maafkan aku sayang...


itu adalah kata kata terakhir yang di ucapkan Akas sebelum dia pergi


mengingat kata kata itu April kembali merasakan kesedihan yang luar biasa


sudah berjam jam dia menangis bahkan sang bunda sudah mulai khawatir padanya Ardiansyah hanya terdiam melihat sang istri mondar mandir di depan kamar putri nya yaa dia juga sebenar nya sangat khawatir melihat keadaan putri nya tapi dia berusaha untuk tenang, tak lama kemudian tak terdengar lagi suara tangisan April mereka pun bergegas masuk dan melihat keadaan April,


mereka sangat terkejut karna April sudah tidak sadarkan diri...


yaa jelas lah dari kemari tidak makan makan di tambah nangis terus...Author juga belum makan😭😭


Ardiansyah seketika menggendong tubuh putri nya dan membawa nya ke rumah sakit...


Sabiyah hanya menangis melihat keadaan April...


"dokter... dokter...(teriaknya memanggil dokter)


dokter pun segera datang dan membawa April masuk keruang rawat


"ayah semoga April tidak kenapa napa hiks hiks" kata Sabi di sela tangis nya


" iya bunda April pasti baik baik saja, dia adalah gadis yang kuat" kata Ardi menenangkan istri nya


tak lama setelah nya dokter pun keluar..


"pasien mengalami depresi tuan di tambah lagi dia kekurangan cairan, itulah sebabnya dia pingsan, oh ya tuan sebaik nya bawa dia ke pesikiater sebelum bertambah parah" pinta Dokter pada Ardi

__ADS_1


"baik dokter terimakasih..." ucap Ardi


"sama sama Tuan ini adalah tugas kami sebagai dokter" kata Dokter dan berlalu pergi


Sabiyah merasa sangat sedih mendengar keadaan putri nya, Dian dan Ayu datang menghampiri Sabiya.


Sabiyah mengabari kedua sahabat April tersebut tentang keadaan April


"gimana kabar April tante, tanya Dian dengan cemas


"dia harus di bawa ke pesikiater sayang dia mengalami depresi... hiks hiks" dengan perasaan sedih Sabi mengatakan nya pada dian dan Ayu


"tante yang sabar kita selalu ada kok buat April, kita ini adalh sahabat nya tante" kata Ayu


"iya tante kita pasti akan membantu kesembuhan April kok tante" kata Dian


Ardiansyah tersenyum bahagia melihat kedua sahabat putri nya betapa beruntung April memiliki sahabat seperti mereka pikirnya


******


April sudah sembuh dari depresi nya tapi sifat nya berubah drastis...


tidak ada lagi April yang ceria, tidak ada lagi April yang sering berdebat dengan Ayah nya, tidak ada lagi April yang sering bercanda dengan bunda nya


bunda nya sangat sedih karna rumah yang dulu selalu ceria kini sepi seperti tak berpenghuni setalah kesembuhan April.


yaa april menjadi sosok yang pendiam dan dingin, seakan akan april yang dulu telah tiada bersama dengan kepergian akas.


April menghampiri kedua orang tuanya di ruang makan yaa mereka akan sarapan dan bersiap dengan kegiatan masing masing...


"ayah.. bunda..


April mau ngelanjutin kuliah April di paris..." kata April tanpa ekspresi di wajah nya


seketika suasana hening...


"apa kamu yakin sayang tanya Ardi dan menatap April dengan penuh selidik

__ADS_1


"iya sayang kamu tunggu sebulan saja lagi kamu kan baru sembuh" kata Sabi


"tidak bunda aku udah sehat lagi pula aku sudah daftar kok sebelum kelulusan..." jelas April kepada kedua orang tua nya


"yaa sudah kalau itu keinginan kamu asal kamu bahagia bunda tidak akan menghalangimu nak" kata Sabi menyembunyikan kesedihan nya


"jadi rencana nya kapan kamu akan berangkat..." tanya Ardi


"minggu depan Ayah..." kata April


Ardiansyah dan Sabiyah hanya terdiam mendengar keputusan putri nya


April memang mengambil keputusan ini sebelum nya karna berpikir menjadi seorang desainer adalah cita cita nya


tapi sekarang dia menganggap menjadi desainer adalah pelarian baginya dengan merancang berbagai busana dan gaun dia bisa melupakan Akas sejenak dan tidak larut dalam kesedihan nya


April masih sangat merasa kehilangan sosok Akas orang yang sangat dia cintai...


*****


seminggu kemudian....


April sudah bersiap untuk berangkat...


kedua orang tuanya pun sudah siap untuk mengantar kepergian nya...


yaa tidak ada Dian dan Ayu...


setelah memastikan April sembuh, Dian memutuskan untuk pergi ke Inggris untuk melanjutkan kuliah kedokteran nya dan Ayu pun begitu dia pergi ke Paris terlebih dahulu untuk mengejar cita citanya menjadi model terkenal


April juga akan ke sana tapi di kota yang berbeda dengan Ayu, Ayu memang tidak memberikan alamat nya kepada ke dua sahabatnya sebelum dia menjadi terkenal karna itulah syarat dari ayah nya Ayu tidak boleh meminta bantuan dari kedua shabat nya sekalipun...


πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


semoga kalian suka ya guys


jangan lupa like vote n komen nya ya..

__ADS_1


__ADS_2