
Ayas dan kedua sahabat nya berlari menuju privat room tempat april dan kedua sahabat nya itu berada
namun sesampai nya di sana mereka mendapati Dian dan Ayu yang sudah di bakap namun tak ada April di sana sontak Dion dan Adi melepaskan ikatan pada gadis mereka dengan tergesa gesa.
"sayang apa kau baik baik saja? tanya Dion pada Dian
"aku tidak apa sayang April, dia membawa April? kata Dian
"ya dia membawa April" tambah Ayu
"apa kalian mengenal pria itu" tanya Ayas
"tidak! dia menutupi wajah nya" kata Ayu
"Dion, April dalam bahaya" kata Dian
"sayang tenanglah kita harus tenang" kata Dion
"apa dia mengatakan sesuatu saat pergi? tanya Ayas yang sudah merasa sangat marah saat ini
"dia hanya bilang bahwa kita semua adalah orang bodoh" kata Ayu
"kurang ngajar Ayas aku memasang kamera tersembunyi di pintu masuk ini tadi" kata Adi
Adi mengambil ponsel nya dan menghubungkan kamera itu dengan ponsel nya.
tetepi tetap saja tak mendapatkan hasil pria itu benar menggunakan topeng dia sangat berhati-hati dan semua tindakan nya sudah terencana dengan baik
******
April masih dalam keadaan pingsan, kini dia berada di kediaman pria itu barada di atas ranjang milik pria itu dengan sebelah tangan nya yang terikat borgol di sisi ranjang, dan bahkan pria itu sedang menunggu April siuman
tak lama April pun siuman dia berusaha membuka mata nya, mengerjap kan mata nya agar pandangan jelas
April menatap pria yang ada di hadapan nya dan sontak saja dia terkejud pasal nya pria itu adalah seorang fotografer yang dia pekerjakan di acara fashion show nya, Arka
"Arka jadi kamu dalang di balik semua ini? tanya April
Arka
"kenapa sayang kau sangat terkejut ya" kata Arka
"Arka apa salah ku padamu hah? tanya April lagi
"kau salah sayang kau tidak pernah melihat ku, aku mencintai mu jauh sebelum Ayas tapi malah memilih bertunangan dengan nya" kata Arka
__ADS_1
"apa maksud mu Arka, aku baru mengenal mu 3 bulan yang lalu, sejak kapan kau__
"DIAM!! aku sekelas dengan mu, saat itu kau masih bersama Akas si pemabuk itu, aku selalu berusaha memperlihatkan jati diri nya padamu, tapi Ayas selalu saja melindungi kembaran nya itu" kata Arka
"kau tidak Usah berbohong Arka, aku kenal semua teman sekelas ku, tapi aku sama sekali tidak mengingat mu" kata April yang memang tidak merasa pernah bertemu Arka sebelum 3 bulan lalu
"hem ya bukan salah mu, aku memang sangat pemalu dan sering di bully dulu dan hanya kau yang peduli dengan ku April "kata Arka
"se__ sering di bully setauku dia dalah Putra, bukan kamu! kata April lagi
"ya itu aku Arka Dwi Putra, kau hanya mengenal nama belakang ku, tapi itu aku Clara, ayo kita menikah" kata Arka lagi
"apa kau sudah gila Arka! bentak April
"ya aku gila karena kamu saat Akas tiada aku mencari mu tapi aku tidak menemukan mu, lalu aku mendengar kau melanjutkan kuliah mu di Paris, aku menyusul mu ke sana, aku menemukan mu tapi kau seolah berubah menjadi orang lain, aku sering mendekati mu tapi kau juga sama saja tak pernah melihat ku sama sakali,YA AKU GILA SEMUA KARNA KAMU APRIL "bentak Arka
"Arka aku minta maaf kalau aku tidak pernah melihat mu, tapi kau tidak bisa memaksaku mencintai mu Arka" kata April
"aku bisa sayang bukti nya aku bisa membuatmu membatalkan pertunangan mu, hem" kata Arka lagi
"itu karena kau mengancam ku Arka" kata April tak kalah nyaring
"AKU TIDAK PEDULI" kata Arka
"kau harus peduli karena aku sedang mengandung anak Ayas sekarang? bohong April kepada Arka
Arka terdiam sejenak__
"apa kau sudah gila, aku tidak akan menggugurkan nya" kata April
"baiklah aku akan membiarkan mu mengandung tapi kau harus menikah dengan ku" kata Arka tanpa menunggu jawaban April Arka meninggalkan April di kamar nya dengan posisi April yang masih terikat di atas ranjang, tepatnya sebelah tangan April yang terborgol di tepian ranjang
"apa yang harus aku lakukan" gumam April "Ayas selamatkan aku" lirih nya lagi
******
Dian dan Ayu sedang berpikir siapa Pria yang membawa April yang kata nya terobsesi dengan April setau mereka tak ada yang lain selain Akas dan Ayas
"sayang apa yang kau pikirkan? tanya Adi ke Ayu
"aku hanya berpikir siapa pria penguntit itu, setau aku tidak ada pria Yang terobsesi kepada April selain Ayas dan Akas",kata Ayu
"jika kita lihat dari cerita Mona, Pria ini sudah sangat lama mengenal April, tapi sejak kapan! andai saja kita bisa mendapatkan sedikit petunjuk" keluh Dion
mereka terdiam bingung harus berbuat apa__
"tunggu April pernah bilang bahwa mata-mata Mona mengawasi nya di Fashion Show, dan Mona mengatakan bahwa psikopat itu seperti nya seorang foto grafer" kata Dian
__ADS_1
"ARIS!! Dion dan Adi mengingat Aris fotografer yang memotret Ayas dan Mona sekaligus mantan sahabat Akas
"Aris aku seperti Familiar dengan nama itu" kata Ayu
"ya aku juga tapi di mana ya" kata Dian juga
"ya kalian mengenal nya dia adalah teman Akas di SMA dulu" kata Dion
"APA!!! kaget Ayu
"hem apa Aris memiliki dendam dengan kita ya" Dian penasaran
"kalian tanya langsung saja nanti" kata Adi lagi
"maksud nya" tanya Ayu
"ya kami menyekap nya di gudang dekat mansion Ayas" kata Dion
"hem baiklah kita ke sana moga saja kita dapat petunjuk" kata Dian
"ya semoga" tambah Ayu
******
sementara di tempat lain Ayas masih mencari keberadaan April melalui semua rekaman cctv di restoran itu
Ayas tambah frustasi saat tak mendapatkan petunjuk apa pun, namun tak lama kemudian dia melihat pedagang pinggiran yang menjajahkan topeng yang sama di gunakan pria yang menculik April
Ayas mendatangi pedagang itu
"ah permisi pak, apakah ada seorang pria yang membeli topeng mu di sini" tanya Ayas
"maaf tuan seharian ini hanya satu orang yang membeli topeng padaku, dan itu hanya seorang bocah" kata pedagang itu
"apakah ada orang lain yang menjual topeng yang sama dengan mu di sini? tanya Ayas lagi
"setau saya tidak ada hanya saya yang berjualan topeng di sekitar sini" kata pedagang itu
"kalau begitu apa bapak mengenal bocah yang membeli topeng padamu tadi? tanya Ayas lagi
"tidak!! tapi dia masih berada di sini, itu dia sedang bermain di taman sana" kata pedagang lagi dan menunjuk arah bocah itu berada
"ah terima kasih pak, ini sedikit rejeki untuk bapak, informasi bapak memberikan saya sedikit harapan, terimakasih dan saya harap bapak menerima ini" kata Ayas dengan menyerahkan beberapa lembar uang seratus ribuan
******
maaf dikit ya soal nya lagi fokus di CEO CANTIK NYASAR JADI OFFICE
__ADS_1
tapi tetep ya di tunggu like and komen nya juga vote nya untuk mendukung Author supaya semangat menulis nya
di tunggu ya