
Ayas telah mengirim alamat restoran kepada Mona melalui ponsel nya, Ayas sengaja memesan privat room untuk makan malam nya bersama Mona sebelum nya trio ADA(April Dian Ayu)
telah memasang kamera pengintai di ruangan itu dan mereka berada di privat room sebelah ruangan Ayas.
Mereka sangat ingin mengakhiri drama ini dengan Mona malam ini juga
"April apa kamu siap? tanya Dion
"ya aku siap!! kata April mantap
"ingat jangan terbawa suasana, Ayas hanya melakukan Drama romantis okey!! kata Adi
"sayang kamu apa'an sih kamu mau menabus minyak di tas bara ya hem" tegur Ayu
"heh dasar Adi" tambah Dian
"okey aku siap sungguh-sungguh siap apa kalian juga sudah siap? tanya April
"SIAP DONG" jawab mereka serentak
"hem!!! gumam April
tak lama kemudian sosok yang di tunggu akhir nya datang juga__
"hem target masuk" kata Dion
"wah ini cewe niat bener mendekati Ayas!! kata Dian
"lihat gaun nya seksi banget!! tambah Ayu
"ekhem" deheman April
"kayak nya yang jadi minyak kalian berdua deh" kata Adi
"sudah, Pril jangan dengar mereka kita fokus sama misi kita" kata Dion
"Maaf" kata Dian dan Ayu
******
"hay Ayas, sudah lama nunggu nya"
"ya lumayan, em aku sudah memesan makanan sebelumnnya untuk ku dan juga untuk mu tidak apa kan??
"tidak aku yakin yang kamu pesan pasti spesial??
"ya memang sangat spesial, dan malam ini kamu terlihat cantik"
tentu saja Ayas hanya bersandiwara di depan Mona tapi seseorang di sebrang sana sudah gerah karna kepanasan padahal kan ruangan nya ber AC
*****
"Pril tenang dong Ayas kan hanya bersandiwara" kata Dian
"sambungkan earphone ku padanya" pinta April
"em baik" kata Dion "sudah tersambung" kata Dion lagi
"Ayas aku pasti akan menghukum mu" bentak April melalui earphone klik sambungan earphone terputus
ha ha ha" Ayas pasti kena serangan jantung lihat wajah nya ha ha" ledek Adi
__ADS_1
"sayang sudah cukup"
"iya"
******
astaga ada apa dengan sayang ku apa aku melakukan kesalahan batin Ayas
"Ayas kau kenapa, wajah mu sangat tegang?
"em tidak apa Mon hanya saja aku sudah sangat lapar"
"ah maaf karena aku telat ya!!
"oo tidak apa"
tak lama kemudian menu yang di pesan Ayas pun tiba, sebelum nya Dion dan Adi sudah menaruh sesuatu ke dalam makanan Mona, yaitu sejenis serum kejujuran (hah author gak tau apa nama nya ralat sendiri kalau salah)
******
"sayang apa kau yakin dengan serum itu" tanya Dion kepada Dian
"tentu sayang aku bersujut semalaman untuk mendapat kan nya, sangat sulit membujuk prof. Lia meskipun aku membayar nya dengan harga mahal, aku behkan menceritakan banyak kisah sedih kita semua dengan nya agar dia mau menyerahkan sebotol serum itu, memang serum nya belum di verifikasi tapi sudah di uji coba kok" jelas Dian panjang-panjang sepanjang kereta mainan kalau kaya kereta Api kepanjangan😂
"oke kita lihat apa reaksi nya" kata April
*******
"wah ini sangat mewah Ayas"
"hem tentu ini sebagai permintaan maaf ku padamu malam itu"
"baiklah aku memaafkan mu"
setelah beberapa menit Mona dan Ayas menghabiskan makanan mereka, Ayas tinggal menunggu reaksi dari serum itu
em ini sudah 30 menit kenapa belum bereaksi ya batin Ayas
"ah Ayas kenapa pandangan ku kabur ya?
"Mona apa kau baik-baik saja? Mona__ Mona
Ayas mendekati Mona ingin memastikan apakah serum itu sudah bereaksi
"Ayas kau sangat tampan, aku sangat menyukai mu, sejak SMA tapi kau selalu mengabaikan ku, hehe tapi sekarang aku yakin kau menyukai ku iya kan sayang" kata Mona yang sudah mulai terpengaruh setum kejujuran
Ayas menatap kamera tersembunyi di sana memberikan kode kepada Dion dan Adi untuk datang ke ruang tempat nya dan Mona berada
Dion dan Adi mengerti isyarat Ayas
"sayang kamu April dan Ayu tunggu di sini pantau keadaan di luar oke segera hubungi kami kalau ada yang mencurigakan" kata Dion ke Dian
"iya sayang"
"pergi lah kami akan mengawasi dari sini" kata April
******
Dion dan Adi sudah berada di ruang tempat Ayas berada
"kita mulai" kata Dion
__ADS_1
"Adi awasi pintu masuk" pinta Ayas
"okey"
"hallo Mona?
"em Hallo!
"aku ingin menanyakan sesuatu kepada mu?
"tanya saja?
"siapa yang meminta mu mendekati Ayas?
"em aku tidak di minta oleh siapa-siapa,aku hanya menyepakati kerja sama haha"
"kerja sama seperti apa??
"sebelum nya aku di minta oleh Mr X untuk memata-matai perusahaan Dion tapi aku bertemu Ayas di kantor itu, lalu__
"lalu apa??
"lalu Mr X ingin tau tentang Ayas, tapi seperti nya dia menyukai April dan menjadikan Ayas sebagai target, haha
"lalu??
"lalu aku menawari nya kerja sama untuk memisahkan Ayas dan April, agar dia tidak mencelakai Ayas ku, kalau untuk gadis itu aku tidak peduli dia mau di apakan aku hanya butuh Ayas ku hehe"
"gadis licik" gumam Ayas
"apa kau tau siapa Mr X ini dan di mana alamat nya dan__
"huh aku tidak mengenal nya, dia membayar ku dan lagi aku hanya bisa mendengar suara nya dia selalu memakai topeng, dia akan menutup mata ku saat akan membawaku ke tempat nya, jadi lebih tepat nya aku tidak tau alamat nya ha ha"
"sialan Pria itu psikopat" kata Ayas
"ya dia menargetkan perusahaan ku, dan menjadikan mu target karna dia menginginkan April, dia sangat berbahaya Ayas" kata Dion
"Di coba kau ingat apa kau pernah berseteruh dengan seseorang sehingga menjadikan perusahaan mu menjadi target, mungkin saja kita bisa dapat kan petunjuk"
"seingatku aku tidak pernah, kalau pun pernah paling juga berseteru dengan mu dan Adi"
"hey apa maksud mu" sambut Adi
"he he bercanda, hem lebih baik kita menanyakan pada gadis ini saja"
"apa kau bisa menceritakan ciri-ciri Mr X pada kami?
"hem, ya dia tinggi suara nya juga sangat seksi uh, tapi Ayas ku lebih seksi hehe, dan satu lagi dia seperti nya seorang fotografer, Karana sangat banyak foto gadis cantik di ruangan nya apa lagi foto nya April!!
"itu artinya dia sudah menguntit April sangat lama"
"APRIL!!!!!
Ayas merasa sangat cemas mengingat April karena mereka bertiga berada di ruangan yang sama, dan meninggalkan para gadis itu di ruang sebelah
"Adi hubungi Ayu" pinta Ayas
"oke" Adi menghubungi Ayu namun tak ada jawaban
begitu pun Dion dia juga mencoba menghubungi Dian namun tak ada jawaban dari Dian
kepanikan Ayas bertambah, mereka pun pergi ke privat room tempat ketiga nya berada___
__ADS_1