Ternyata Hanya Dia

Ternyata Hanya Dia
Kebetulan yang sempurna


__ADS_3

Assalamu'alikum...


oh ya di sini aku lebih fokus ke Dian dan Dion... ya karena mereka lah tang membantu Ayas dan April bersatu nanti


jangan lupa like nya go go


πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ


******


Rumah sakit tempat Dian bekerja...


sekaligus milik ayah nya, yang menandakan bahwa Dian memiliki hak istimewa namun Dian tidak mau berlaku seperti itu Dian ingin sukses dengan kemampuan nya sendiri, seperti Ayu dan April yang sukses karna usaha mereka sendiri...


hari itu Dion berada di rumah sakit memeriksakan keadaan ibu nya yang memang memiliki kelainan jantung ditambah lagi keinginan nya yang selalu ingin menjodohkan Dion namun selalu di tolak oleh Dion, Dion mondar mandir di ruangan tempat ibu nya di rawat...


dan tampa sengaja Dian melihat sosok yang di kenal nya...



Dion"gumam Dian saat melihat ke arah Dion, Dian pun menghampiri nya


"Dion.. kamu di sini!! siapa yang sakit.. "tanya nya


"Dian_ ah itu mama lagi kambuh..


"sakit apa... kamu panik banget kayak nya" kata Dian


"sakit jantung! mama punya riwayat penyakit jantung..


"kamu yang sabar yaa "Dian menepuk pundak Dion halus


"makasih ya Di..


"sama sama...


tak lama kemudian ayah Dion (Yoga Prahanum) pun datang dan melihat Dion yang sedang berbincang dengan seorang gadis yang mengenakan seragam dokter...


dia pun mendekati kedua insan tersebut..


"Dion gimana keadaan mama..." tanya Yoga


"masih sementara di cek pa...! kata Dion tertunduk sedih


dan tak lama dokter pun keluar..


"bagaimana keadaan isteri saya dok.."


"keadaan nya sudah membaik, sebaiknya jangan buat dia emosi dan berpikir macam" dulu.." peringat dokter


"apa kami boleh menjenguk nya dok.." tanya Dion


"tentu tapi ingat pesan saya," kata Dokter lalu melihat ke arah Dian" eh Dokter Dian selamat malam Dok saya permisi dulu" pamit dokter setelah menyapa Dian


baik Dok... terima kasih "kata Dion...


"ya terima kasih Dok" kata Dian pula


sebelum masuk ke ruangan tersebut Yoga bertanya kepada Dion apa sebenar nya yang terjadi...


karna melihat keseriusan Yoga, Dian pun beranjak pamit pada kedua nya..


"oh ya Dion, om saya pamit dulu..." kata Dian


Yoga hanya mengangguk dan di balas senyuman oleh Dion...


"sebenar nya apa terjadi kenapa mama kamu mendadak kambuh..


"tidak ada, hanya seperti biasa mama selalu mempertanyakan masalah perjodohan dan aku tidak tau kali ini mama sangat emosional pah.


"lalu!!! Di apa susah nya sih kamu menyetujui mama kamu kan kamu juga tidak pernah ngenalin gadis ke mama dan papa...

__ADS_1


"tidak pa aku tidak mau di jodoh kan...


"haiis... lalu siapa gadis tadi apa karna dia kamu tidak mau di jodohkan...


dengar Di papa sama mama tidak mempermasalahkan kan status dari pasangan kamu kalau memang kamu menyukai seorang gadis maka bawa dia ke hadapan kami supaya mama kamu juga bisa lega.. "Yoga menepuk pundak Dion


"iya pa secepat nya...


mereka pun memasuki ruangan Susan.. ibunda Dion...


"ma maafkan Dion ma belum bisa membahagiakan mama saat ini..."gumam Dion


Susan pun membuka mata nya.. karna sudah siuman..


"Di apa kamu sudah memiliki kekasih "Susan bertanya dengan suara pelan ke Dion


Dion menatap sang ayah..


"sudah kok cantik lagi pasti mama suka sama orang nya..." kata Yoga asal


Dion menatap sang ayah.. dengan bingung...


"maksud papa.." tanya Saras antusias


"iya ma! dia kerja di rumah sakit ini kok.." Yoga melirik Dion sejenak berharap anak nya mengikuti permainan nya


Dion tambah terbelalak melihat ke arah ayah nya yang sama sekali tidak mengerti apa rencana ayah nya "apa apaan sih pa aduh.. "batin nya


"oh ya apa itu bener Di" tanya Susan memastikan


"eh i__ iya ma "jawab nya terbata bata


"ya sudah kamu panggil kan dia ke sini mama mau liat calon mantu mama"


"dengan semangat 45


"a__ anu ma itu dia sedang sibuk sekarang katanya nanti dia akan besuk mama kok..."Dion menatap ayah nya dengan tajam


"oh ya.. mama jadi tidak sabar pengen ketemu.."


"ya sudah ya! ma aku keluar dulu sebentar.. "Dion masih menatap ayah nya tajam dan sang ayah hanya mengangkat ke dua bahunya tidak merasa bersalah tuh


"siapa suruh udah bikin istri papa masuk rumah sakit rasain (kata Yoga dalam hati sambil terkekeh)


"aduh gimana nih papa kok usil sih mana aku sama Dian kan belum deket banget lagi..." gumam Dion


dan tampa sengaja Dian kembali melihat Dion yang masih mondar mandir di depan ruangan mama nya


"kenapa lagi sih bukan nya tante sudah tidak apa apa ya... "gumam Dian


"Di kamu kenapa lagi...",Kata Dian yang sudah berada di depan Dion tanpa dia sadari


"ah kamu ngagetin aja...(gimana ya ngomong nggak si sama Dian aah tapi apa nanti tanggepan nya tentang aku.. aah tapi harus! demi kesehatan mama semangat Di semangat)


"eem Dian"


"ya kenapa...


"kamu mau tidak jenguk mama aku sebentar...


"Ooh itu kirain apa, ya sudah ayuk kita masuk... "ajak nya ke Dion dan menarik tangan Dion


"k__ kamu yakin Di..


"iya...


mereka pun memasuki ruangan mama Susan dan masih dengan tangan Dian yang memegang tangan Dion, Dion tersenyum bahagia dengan itu...



"siang tante gimana keadaan tante sekarang..." tanya Dian tanpa tau situasi nya

__ADS_1


"aah cantik!! baik, tante baik baik saja sekarang..


oh ya nama kamu siapa cantik... (sapa nya dengan lembut)


"Dian tante nama saya Dian..


Yoga tersenyum ke arah Dion lalu berbalik ke istri nya...


"wah nama kalian bahkan mirip kalian emang jodoh deh kayak nya..."kata Susan


"aah tante bisa saja...


"oh ya kamu sudah berapa lama pacaran sama Dion...


kok baru sekarang Dion kenalin kamu" Susan melirik ke arah Dion


uhuh uhuk (Dion tersedak ludah nya sendiri)


Dian membelalakkan matanya, melirik tajam ke arah Dion,


"kamu tu ya Di kalau kamu sudah punya pacar secantik ini kan mama tidak bakalan jodoh jodohin kamu sama anak teman mama tau..!


"jodoh... "gumam Dian lalu melirik ke arah Dion lagi "oh jadi gitu ceritanya hmm jadi kamu mau memanfaat kan aku iya kamu Harus jelasin semua ini Di batin Dian


"ma.. ! mama jangan banyak bicara dulu mama kan belum pulih bener..."kata Diob


"iya ma nanti Dion pasti bakal kenalin kedua orang tua Dian ke kita kok iya kan Di.. (melirik ke arah Dion)


bagaimana Dian.. kamu setuju kan..." tanya Yoga


"iya om tante pasti! aku pasti akan datang ke rumah Tante.. Dian menatap Dion dengan tajam


matilah ini semua gara gara papa aah Dian pasti sangat marah entah apa yang di pikirkan nya sekarang bahkan dia masih menatap ku dengan tajam aku rasa aku akan di telan hidup hidup. batin Dion


"oh ya Dian kamu Dokter di sini..",tanya Yoga


"ah iya om saya dokter bedah.. di rumah sakit ini...


"wah hebat dong pasti kamu sangat sibuk masih sempet nya lagi jenguk tante..


"tidak kok tante, aku sudah tidak ada shif dan lagi tidak ada pasien kok"


"oh ya Dian siapa nama ayah kamu mungkin saja om kenal, dan lagi temen om pemilik rumah sakit ini, di rumah sakit ini om bisa ngomong ke dia supaya kamu tidak di persulit di sini..",kata Yoga


"ah tidak perlu kok om" kebetulan Ayah saya pemilik rumah sakit ini" kata Dian canggung


Dion dan Susan hanya memperhatikan kedua orang itu berbincang..


"wah hebat dong kamu bahkan tidak meminta bantuan ayah kamu di sini om salut sama kamu mandiri hebat.." kata Yoga sambil mengangguk kan kepala nya" oh ternyata kamu putri nya Zain Ali ya",kata Yoga lagi


kok bisa kebetulan sih batin Dian "iya omZain Ali nama Ayah saya"


wah kayak nya emang takdir nih kok bisa ya aah seneng nya aku nama mirip tambah lagi papa kenal lagi dengan papa nya wah jodoh telah tiba batin Dion.


"bagus dong kita tinggal undang saja mereka makan malam iya kan pa "kata Susan langsung main nyambar


"ya ya itu ide bagus...


Dion melihat ke arah Dian dengan wajah memelas karna Dian pun melihat ke arah Dion.


*tunggu saja aku pasti akan memberimu pelajaran batin Dian.


****** aku tatapan nya makin tajam saja batin Dion*


"ah ma pa nanti saja ya aku bicara'in sama Dian dulu okey kami permisi dulu ma pa bye


"iya tante om kami permisi dulu.


yang di angguki oleh Yoga dan Susan.


jngan cuma di baca likeπŸ‘πŸ‘ nya dong beri voteπŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯dan juga 🌟 nya jangan lupa komen terima saran dan kritikan nya juga loh πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2