Ternyata Hanya Dia

Ternyata Hanya Dia
April


__ADS_3

Assalamu alaikum


jangan bosan baca nya ya guys


cus lanjuuut


*****


Ardiansyah pun mulai memperhatikan keadaan April yang sedari tadi hanya terdiam dia tidak tau harus berbuat apa karna dia masih marah mengetahui bahwa April selama ini membohongi nya tapi dia mengurungkan niat nya karna melihat keadaan sang putri yang begitu menyedihkan kan, Sabiyah menghampiri putri nya mencoba berbicara dengan putri nya


"sayang kamu baik baik saja kan (berbicara dengan lembut dan mengusap kepala April) "sayang kamu harus iklas jodoh rejeki dan maut sudah di tentukan sama yang kuasa kamu harus bisa menerima itu sayang" ucapan Sabi yang menenangkan April


April sama sekali tidak bergeming masih diam dengan tatapan kosong, dia sangat menyalahkan dirinya...


Ardiansyah menarik nafas panjang melihat keadaan putri nya


Dian dan Ayu pun berpamitan untuk pulang kepada orang tua April...


"om kita pamit ya om tante..." kata Dian


"iya hati hati di jalan" kata Ardi


"iya__ oh ya selamat atas kelulusan kalian ya sayang" kata Sabi


"iya makasih tante" kata keduanya bersamaan


Dian dan Ayu berjalan menuju April


"Pril kita pamit yaa... lo harus iklas ngga boleh sedih terus... okey" kata Ayu


Dian dan Ayu pun pergi meninggalkan rumah April


Sabiya mengantarkan April masuk ke kamarnya dia bahkan memandikan putri nya karna dia sama sekali tidak tau harus berbuat apa, April sama sekali tidak merespon apa pun yang dia katakan ataupun ditanyakan, setelah memandikan April dan memakaikan baju dan bahkan menidurkan nya terlebih dahulu. setelah itu dia pun turun menghampiri suaminya...

__ADS_1


******


rumah sakit....


terlihat Ayas yang berlari mencari ruangan Akas tapi dari kejauhan dia melihat ayah nya yang sedang terduduk dan bunda nya yang masih dengan air mata nya duduk di samping Ayah nya dia hanya bingung kenapa orang tua nya berada di depan ruang mayat... dia pun bergegas menghampiri kedua orang tua nya...


"Ayah bunda apa yang kalian lakukan di sini di mana ruangan Akas aku mau menjenguk nya!! dia baik baik saja kan",kata Ayas berusaha menepis pikiran buruk nya


"Ayas kamu yang sabar nak!!


Akas ada di dalam "kata Hadi lalu menunjuk ke arah ruang mayat


"hehe ayah bercanda kan aku tau ayah sering becanda tapi ayah bercanda ayah tidak lucu " kata Ayas yang masih berusaha tenang


tapi Ayka semakin bersedih dan mengeluarkan air matanya dia pun menangis pilu dia masih belum percaya bahwa putra nya sudah tiada...


Ayas menyadari bahwa apa yang di katakan sang ayah benar dia pun masuk ke dalam ruang mayat tersebut dan mendapati tubuh adik nya yang sudah terbujur kaku tak bernyawa...


dia berpikir andai saja dia tidak meninggalkan adik nya...


setelah itu dia keluar dia ingin menghampiri ayahnya dan ingin tau kenapa adik nya bisa mengalami kecelakaan setaunya Akas selalu berkendara dengan baik dan tidak pernah ugal ugalan...


"ayah apa kata dokter kenapa Akas bisa mengalami kecelakaan...? tanya Ayas


"dokter bilang dia mengonsumsi alkohol terlalu banyak dan mengendarai motor dengan keadaan mabuk itu lah sebab nya dia mengalami kecelakaan... (dengan wajah lesu)


Ayka masih saja menangis dan kemudian dia pun meminta sang suami untuk membawa jasad Akas untuk


di makamkan...


"yah kita bawa pulang Akas untuk di makam kan (menangis tersedu seduh)


Hadi hanya mengangguk tanda setuju...

__ADS_1


Ayas pun menghampiri bunda nya untuk menenangkan nya...


dia kembali memperhatikan sekitar rumah sakit dia tidak melihat keberadaan April dia berpikir apakah April tau kalau Akas sudah tiada...


karna penasaran dia pun bertanya kepada Ayah nya karna tidak mungkin menanyakan hal itu kepada bunda nya...


"ayah apakah ada seorang gadis di sini saat ayah datang...


(bertanya dengan pelan)


"gadis (berpikir sejenak) maksud kamu siapa Yas...." tanya Hadi bingung


"ah sudah lah...(tidak ingin melanjutkan pertanyaan nya)


tapi tiba tiba Hadi ter ingat denga 3 gadis tadi...


"oh... iya tadi ada 3 gadis sebelum ayah datang dokter bilang mereka yang membawa Akas kerumah sakit ini dan ayah perhatikan ada seorang gadis yang sama shock nya sama bunda kamu! dia bahkan sampai tidak bisa berjalan dan di papah oleh ke dua teman nya...


kenapa apa kamu kenal sama mereka..." tanya Hadi


seketika Ayas terkejut dia berpikir April pasti sangat sedih...


"dia kekasih nya Akas ayah mereka berencana memperkenalkan diri kepada ayah sama bunda setelah kelulusan...


Hadi pun terkejut sama seperti Ayas terkejut tadi, dia pun berpikir mungkin mereka tidak berjodoh...


🙍🙍🙍🙍🙍


happy reading ya guys


semoga kalian suka sama ceritaku ini


jangan lupa like vote n komen ya

__ADS_1


__ADS_2