
Hari yang telah di tunggu pun tiba hari di mana April mengadakan Fashion show nya...
Suasana nya masih terasa normal selama Fashion show nya berlangsung
namun setelah acara Fashion Show selesai semua tamu justru beranjak pergi hingga yang tersisah hanya keluarga April dan Ayas juga para sahabat mereka
"apa yang terjadi kenapa tamu undangan pulang acara nya kan belum selesai" tanya Ayka bingung
"bunda tenang dulu mungkin Ayas dan April punya rencana" kata Hadi
"April ada apa ini kenapa para tamu undangan sudah pada pulang, bukan kah masih ada acara pertunangan kalian" tanya Sabi
"April jangan bercanda, sama orang tua, tentang masalah pertunangan kalian, bukan nya ayah sudah mencetak undangan nya dan jelas ayah menuliskan tentang acara pertunangan" kata Ardi
April masih bungkam, para sahabat mereka pun heran karena nya.
"sayang apa kamu ingin menunda pertunangan kita, kalau memang seperti itu tidak apa, kita bisa merencanakan lain hari kan" kata Ayas
"tidak akan ada pertunangan Ayas" kata April yang akhir nya berbicara
"APRILL.."bentak Ardi
kini Ayka dan Sabi meneteskan air mata, yang di takutkan Sabi akhir nya terjadi, Ayka tidak menyangkah semua ini bahkan belum di mulai justru akan berakhir...
Hadi berusaha menenangkan Istri nya..
sedangkan Sabi hanya terduduk diam...
"apa kamu pikir ini masalah sepeleh, jika kamu memang ingin membatalkan nya seharus nya dari awal kamu bicara bukan hanya diam seperti ini" Ardi berbicara dengan penuh emosi
"ayah tenang dulu mungkin April hanya belum siap biar Ayas bicara dengan April dulu" kata Ayas
"Ayas kita tidak akan bertungan" kata April
"sayang jangan bercanda okey, sudah cukup jangan menyiksa ku lagi, aku sangat mencintai mu, jangan seperti ini katakan padaku apa salah ku akan ku perbaiki ku mohon...
"RINA... BAWA AMPLOP ITU KEMARI" perintah April pada asisten nya
"ini nona" kata Rina sambil menyerahkan amplop yang di minta April
"Ayas katakan pada ku apa kah aku harus bertungan pada mu setelah melihat semua ini" April.melemparkan amplop yang berisi foto foto Ayas dengan Mona
Foto Ayas sedang mencium mesra Mona dan menggendong Mona ke dalam hotel... semua foto itu berceceran di lantai semua mata tertuju pada foto foto itu...
"Ayas jelaskan sama bunda apa ini" tanya Ayka
__ADS_1
Ayas masih mematung di sana dia pun sangat terkejut dengan semua itu
tanpa pikir panjang Hadi menampar wajah Ayas dengan sangat keras hingga membuat Ayas tersungkur di lantai tepat di atas foto foto itu..
perasaan April sangat sakit melihat pria yang di cintai nya tak berdaya seperti itu tapi April harus bertahan dengan sikap nya tak tahan melihat semua itu April memutuskan pergi dari sana..
Ayas memandang kepergian April dengan hati nya yang hancur..
Sabi dan Ardi hanya diam saja menyaksikan semua itu mereka juga tidak memahami situasi nya..
Dian dan Ayu mendekati foto foto itu..
"gadis ini... ini kan Mona" kata Dian.
"kamu mengenal nya Di" tanya Ayu
"Mona, gumam Dion dan Adi bersama lalu melihat foto foto tersebut..
"inikan Mona, apa kamu tidak salah Ayas melakukan hal seperti ini dengan nya" kata Adi
"hey Adi aku mengenal Ayas dengan baik dia tidak akan melakukan ini semua" kata Dion
"aku sudah pernah bilang gadis ini licik, ini semua pasti rencana nya untuk memisah kan Ayas dan April" kata Dian
Semua orang akhir nya memperhatikan foto foto tersebut dengan sangat baik
"Ayas sebenar nya apa yang terjadi, ceritakan pada kami, lalu bagaimana kamu bisa menggendong Mona masuk ke hotel.." tanya Dion
"ya kami juga menunggu penjelasan mu" kata Hadi ,semua mata kini tertuju pada Ayas
Ayas pun menceritakan semua nya tentang pertemuan nya dengan Mona di restoran sampai menggendong Mona masuk ke hotel...
saat itu Mona merasa sangat kesakitan dan tidak mampu untuk berjalan akhirnya Ayas menggendong Mona masuk ke dalam hotel tempat Mona menginap tentu saja itu hanya sebuah jebakan untuk memuluskan rencana nya..
"gadis licik" gumam Dian
"apa gadis ini terobsesi pada mu, tapi sejak kapan, bingung Dion
"heh kalian berdua selalu sibuk dengan buku, Mona menyukai Ayas sejak SMA, apa kamu ingat surat surat yang ada di laci meja Ayas" tanya Adi
"surat" bingung Ayas
"ya surat yang tidak pernah kamu baca, semua itu dari Mona, seperti nya dia memang terobsesi pada mu Yas, dan lagi sejak kapan kalian bertemu" tanya Adi lagi
"em itu dia bekerja di kantor ku" kata Dion
__ADS_1
" sayang aku sudah pernah bilang sama kamu ya aku tidak suka gadis ini tapi apa yang kamu bilang waktu itu, perasaan mu saja yang terlalu berpikiran buruk, lihat sekarang..
" Hey apa kalian hanya ingin bercerita di sini Ayas sebaik nya kamu mengejar April dan jelaskan pada nya kebenaran semua nya, biar kami yang mengurus Mona", dan kalian berdua cari fotografer ini sebagai bukti dan saksi perintah Ayu kepada Dion dan Adi
tanpa mengatakan apapun Ayas pergi mengendarai mobil nya menyusul April
"hati hati sayang kami bersamamu" teriak Ayka
"Ya selamat berjuang nak" tambah Sabi
Hadi dan Ardi akhir nya bernafas lega ternyata hanya ke salah pahaman, walaupun ada penyesalan di hati Hadi karna sudah menampar Ayas..
"apa Ayah menyesal telah menampar anak sendiri," tanya Ayka
Hadi diam saja..
"ayah tidak perlu menyesal, itu pantas untuk nya, karna terlalu baik pada semua orang hingga bisa di manfaatkan oleh gadis licik itu" kata Ayka
"hey apa kamu sungguh ibu nya" kata Sabi
" meskipun aku ibunya, tapi dia sudah menyakiti putri ku dia pantas untuk itu" kata Ayka
"dia adalah putri ku,"
"nanti juga akan jadi putri ku"
"ya dia putri kalian saja" kata Ardi
"ya benar lalu apa yang akan kita lakukan" kata Hadi
mereka pun menoleh dan ternyata hanya tinggal mereka berempat saja di sana suasana nya sudah sangat sepi
Dion dan Adi telah pergi mencari si foto grafer karna itu adalah ide dari Ayu, sedangkan Ayu dan Dian mencari Mona di hotel tempat Ayas mengantar nya
Ayas kini telah tiba di rumah April dia mengikuti April yang ternyata hanya kembali ke kediaman nya
Ayas turun dengan cepat dari mobil nya dan mengejar April yang sudah memasuki rumah...
"sayang tunggu, (menarik tangan April)
itu semua tidak seperti yang kamu fikirkan, aku bisa menjelaskan semua tidak ada apapun yang terjadi antara aku dan Mona, sayang ayolah jangan seperti ini"
"aku tau, aku Percaya padamu lebih dari apapun" kata April
hayoo balik lagi saja nanti buat lanjut baca ya jangan lupa like vote and komen tentunya juga bintanga nya🌟🌟
__ADS_1