Ternyata Hanya Dia

Ternyata Hanya Dia
Candaan pagi


__ADS_3

Assalamu alaikum


kita lanjut lagi yaa....😘😘😘


*****


Tiba lah hari di mana Ayas berjanji ingin berkunjung ke rumah April, hari minggu tepat pukul 9 pagi,


dia sengaja datang pagi karna dia berencana untuk mengajak April jalan yaa mumpung hari minggu karna biasa nya kalau ngajak makan siang pasti banyak anti nyamuk, dan hari ini kesempatan nya untuk jalan berdua dengan April dan mencoba lebih dekat dengan gadis pujaan nya...


ting tung... 'bunyi bel'


pelayan pun pergi untuk membuka pintu...


"selamat pagi den nyari non April yaa..." sapa bibi pelayan sambil mempersilah kan Ayas masuk


"hehe iya bi oh ya bi paman sama tante mana..." tanya Ayas yang sudah berapa di dalam


"yonya sama tuan ada di taman belakang, nah kalau non April belum bangun den apa mau bibi bangunin" kata bibi


"hmm tidak perlu bi biar aku saja, oh ya kamar nya yang mana" tanya Ayas


Bibi pun menunjuk ke arah kamar April yang berada di lantai 2.


Ayas langsung menuju kamar April ingin membangunkan April.


tok tok tok...


tidak ada respon...


Ayas masih mencoba mengetuk pintu kamar April tapi masih saja sama tidak ada reson dari empunya kamar...


Ayas pun memberanikan diri membuka pintu kamar yang ternyata tidak terkunci


dia melihat seorang gadis yang masih meringkuk dengan selimutnya terlihat begitu cantik meskipun sedang tidur


dia tersenyum melihatnya...


Ayas mendekati wajah April dan...


huf huf... Ayas meniup wajah April mencoba membangunkan gadis itu April hanya menggerakkan kenig nya saja dan masih belum bangun...


dia mengeluarkan ponsel nya dan mengambil foto April yang sadang tertidur... cekrek..


kemudian Ayas berbisik di telinga nya...


"hey apa kau lupa kalau aku akan berkunjung hri ini... "bisik Ayas di telinga April


April langsung membuka matanya mendengar bisikan di telinga nya di tambah lagi aroma mint yang menyapu hidung nya, sontak iya pun langsung terduduk dan Ayas yang belum sempat menjauhkan wajahnya mendapatkan hadiah di pagi hari..


tuk...


"aaw... (ringis April) yaa Ayas mendapat benturan dari jidat ke jidat mereka itulah hadiah yang dia dapatkan setelah membangunkan sang tuan putri


"issh..."Ayas juga meringis kesakitan


"apa yang kau lakukan di kamarku.." tanya April kaget melihat Ayas di kamar nya


"yaa membangun kan kamu lah uh..."kata Ayas sambil menyapu jidat nya yang juga sakit


"iih kamu tidak malu apa masuk kamar cewe..." kata April


"kenapa harus malu memang nya aku ngapain... aku kan cuma mau bangunin kamu... kebo..." ledek Ayas

__ADS_1


"iih enak saja meskipun aku tidur aku tu tetap cantik tau..." kata April denga nada kesal di katain kebo


Ayas tersenyum melihat wajah imut April yang lagi manyun karna kesal...


"aku sangat merindukan momen ini sayang (kata Ayas dalam hati)


"kamu mau liat kebo tidur tidak" kata Ayas sambil memperlihat kan ponsel nya


"aakh...Ayas berikan ponsel nya!! sini ponsel nya Ayas___!!! berikan ponsel nya __aakh Ayas hapus foto nya!! itu jelek banget Ayas... !! teriak2 April ke Ayas


mereka pun rebutan ponsel... karna tubuh Ayas yang tinggi membuat April harus berdiri di atas ranjang nya untuk meraih ponsel itu dan tak sengaja kaki nya tersangkut selimut nya sendiri dan kehilangan keseimbangan sehingga spontan menarik leher Akas dan yaa tentu saja tubuh akas ikut terjatuh di atas ranjang dengan posisi yang (aduh gimana cara nulis nya yaa)


dengan posisi tubuh Ayas yang menindih April, dan pandangan mereka bertemu...


karna merasa di kamar April terlalu berisik Sabiyah pun pergi menuju kamar April dan...


Aaaaakh.....


"apa yang kalian lakukan..."teriak Bunda Sabi saat melihat adegan tersebut


Ayas dan April pun terkejut dan langsung bangkit dari posisinya...


Ardi yang mendengar teriakan istrinya itu langsung pergi ke arah suara cempreng istri nya...


Ardi sampai di kamar April...


dua juga kaget melihat Ayas di dalam kamar April "tapi tidak seheboh bunda ya


"tante!!! tante salah paham kami tidak ngapa-ngapain kok, April tidak sengaja jatuh terus narik aku dan aku ikutan jatuh di!! atas nya tante... "Ayas mencoba menjelaskan dan melirik ke arah April


"iya bunda " kata April dan mencubit lengan Ayas


"aaw... "Ayas meringis karna dapat capitan April.


"iya bener!! tante juga mau tanya itu..." tambah Sabi


"Astaga... "batin Ayas lalu melirik ke arah April


dan april hanya tersenyum melihat Ayas terpojok, sebenernya dia tau bahwa kedua orang tuanya cuman bercanda, tapi dia malas untuk membantu Ayas karna sudah usil mengambil foto nya yang sedang tidur, Sabi yang melihat wajah Ayas yang pucat lantas tertawa..



hahaha


"sudah!!! sudah kamu itu Ayah sudah pucat tu si Ayas karna pertanyaan Ayah tau..." kata Sabi menghentikan gurauan Ardi


Ardi kemudian tersenyum...


"Pril mandi sana terus turun sarapan" pinta Ardi ke Putri nya


"iya ayah... "April tersenyum jahil ke Ayas


"Yas kita turun di bawah yaa kita sarapan bareng kamu belum sarapan kan.." ajak Ardi


"iya Yas lagian kamu datang nya pagi-pagi gini, April itu susah di bangunin apa lagi hari libur gini dia paling betah di atas kasur.." kata Sabi


"iya om tante... "kata Ayas canggung


*****


Ardi, Sabi dan Ayas, sudah tiba di meja makan menunggu April...


dan akhirnya orang yang di tunggu datang juga...

__ADS_1


April menuruni anak tangga sambil tersenyum ke arah mereka, Ayas yang melihat senyuman itu pun membalas senyuman April, Ardi dan Sabi menyaksikan itu Sabi sangat bahagia melihat pemandangan itu.


Ayas dan April masih saling menatap


tatapan mereka terhenti ketika Ardi...



"ekhem.... "Ardi berdehem


"apa kalian mau sarapan atau saling memandang terus seperti itu..." kata Ardi menganggu


Ayas dan April salah tingkah di buat sang Ayah...


"aah Ayah apaan sih ganggu saja...",kesal Sabi ke suami nya


"lah kok bunda yang sewot sih ayah lapar tau... kalau mereka saling pandang kapan sarapan nya..." elak Ardi


April dan Ayas terkekeh mendengar nya


"iya iya kita sarapan... "kata April dan senyum kepada semua nya


di tengah tengah sarapan keluarga April memang sudah terbiasa mengobrol di meja makan


"oh ya Ayas kalian rencana nya mau kemana hari ini...",tanya Ardi


"kita belum ada rencana om..." kata Ayas


"loh kok gitu..." kata Sabu


"ayah bunda nanti saja deh nanya nya lagian kita tuh cuma mau jalan doang nanti saja di jalan di pikir kan mau kemana.." kata April santai memang kebiasaan April dari dulu setelah di jalan baru dapat ide mau kemana dan Ayas sangat tau tentang itu


"iya tante itu kebiasaan April setelah kita jalan baru deh dia putuskan mau kemana... " kata Ayas di sela makan nya


April menatap Ayas "kok dia tau bukan nya cuma Akas yang tau kebiasaan aku' batin nya


Ayas merasakan ada tatapan yang menatap nya tajam dia tau April sedang melirik nya tapi dia berpura- pura tidak melihat nya.


"ya terserah kalian deh..." kata Ardi


"tapi... saran bunda kalian nonton saja... kayak orang kencan gitu.." kata Sabi dengan santai


uhuk uhuk... "april tersedak mendengar ucapan bunda nya


Ayas spontan memberikan April air dan langsung di sambut nya dan meneguknya sampai habis...


April melotot ke arah bunda nya...


bunda hanya cengengesan..


Ardi menggeleng melihat tingkah istri dan putri nya, ini adalah pemandangan yang sudah lama dia rindukan dan semua ini karna kehadiran Ayas.


Hay hay ha


jangan lupa ya guys


likeπŸ‘πŸ‘πŸ‘


voteπŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


bintang🌟🌟🌟🌟🌟


N komen saran dan kritik ya😘😘

__ADS_1


__ADS_2