
Assalamu 'alaikum
kita lanjut lagi ya guys...
πππ
*****
Setelah selesai dari sarapan, Ayas dan April berpamitan kepada Ardi dan Sabi orang tua April, mereka berencana menghabiskan waktu libur mereka, lebih tepat nya rencana Ayas karna sebelumnya dia hanya berniat untuk bertamu ke rumah April, ehh justru berakhir dengan ajakan Ayas untuk pergi jalan" dan di dukung penuh oleh Ardi dan Sabi,
"hati hati ya... oh ya Yas saran bunda kalian mampir ke taman hiburan deh mumpung hari minggu " kata Sabi dengan senyum usil nya memandang April
"pasti tante..." jawab Ayas
"eh panggil bunda saja kaya April okey...."
"bunda apaan sih..."April berbisik ke bunda nya
"kamu tidak usah sewot..."Sabi berbisik pula
"emm i__iya bunda "Ayas sedikit terbata bata
"sudah sana buruan berangkat..." kata Ardi
"iyya om Ayas pamit yaa pinjem April dulu sehari hehe..." kata Ayas
April ternganga mendengar nya
"pinjem!! memang nya barang ingat kembalikan dengan utuh hehe dan satu lagi karna kamu panggil istri saya bunda maka panggil saya ayah saja okey..." kata Ardi mengikuti permainan istri nya
April tambah ternganga mendengar ayah nya kalau bunda ya sudah biasa usil tapi kalau ayah___ pikir nya, lalu April menggelengkan kepala nya pasrah melihat tingkah orang tua nya
"heem pasti ada yang tidak beres nih "batin April
*****
April dan Ayas akhirnya pergi meninggalkan rumah April..
Di dalam mobil...
"jadi kita mau kemana... "tanya Ayas sesekali melihat ke arah April
"emmm.. Bagai mana kalau kita ke taman hiburan saja sekalian aku mau nyegerin pikiran aku dari rutinitas sehari hari aku..." kata April
" boleh juga... kita kesana sekarang" kata Ayas menyetujui permintaan April
"iya" kata April sambil tersenyum kepada Ayas
setelah sampai di taman hiburan April dan Ayas menaiki beberapa wahana dan memainkan berbagai macam permainan layak nya anak SMA, yaa maklum masa SMA mereka kurang menyenangkan, sebagai anak dari pengusaha besar dan sukses mereka tidak bisa memiliki kebebasan layak nya anak SMA lain nya...
akhirnya sore pun menjelang yaa tepat pukul 4 sore...
mereka tertawa bahagia...
"ha ha... apa kamu menikmati nya..." tanya Ayas
"ha ha yaa tentu saja... ini pertama kali nya aku menaiki banyak wahana ha ha "kata Aprik dengan tertawa bahagia
"oh yaa.. memang kamu tidak pernah ke taman hiburan seperti ini..." tanya Ayas
"pernah dulu... bareng Dian sama Ayu terus ketahuan ayah.. eh malah di omelin habis habisan!!!!
kamu sendiri pasti sering ke tempat seperti ini... yaa" April balik bertanya
__ADS_1
"tidak pernah" kata Ayas yang memang tidak pernah ke tempat seperti ini
"masa iya kamu kan cowo tidak mungkin dilarang kan!! bukti nya Akas saja bisa kemana pun bereng temen nya...?
apa lagi kamu punya Dion sama Adi..." kata April meragu
"memang!! tapi kita tuh sering ngumpul di sekolah saja kadang si ngumpul bareng kalau hari minggu kayak gini tapi palingan juga makan terus ke gim itu saja sih, lagian kata orang kalau mau ke taman kaya gini harus bareng pacar nah kita bertiga kan cowo apa kata orang, 3 cowo jomblo pergi ke taman hiburan kan tidak lucu...
"hahaha!! memang bener sih tapi masa iya kalian sama sekali tidak punya cewe sejak SMA pasti bohong deh..." tanya April lagi
"emm aku sih memang tidak pernah punya cewe tapi aku tidak tau sama si Adi tapi kalau Dion aku yakin dia tidak pernah punya cewe..." kata Ayas
"ah kamu yakin Dion tidak pernah jatuh cinta gitu..."
"yakin lah sejak SMA dia tuh cuman sering ngintilin aku, ets tapi kita normal ya jangan mikir macem"
"haha iya iya...!! terus kamu sendiri apa tidak pernah ada cewe yang kamu suka gitu..."
"pernah ada satu cewe bahkan sampai sekarang aku masih sangat menyukai nya.."
"sejak kapan..."
"sejak SMA..."
"kalau kamu suka terus kenapa tidak kamu jadikan pacar saja, kamu tu yaa sudah ganteng tajir lagi dia pasti mau kalau kamu jadikan pacar.."
"he he waktu SMA dia sudah punya pacar..."
"terus sekarang..."
"yaa sekarang aku lagi nyoba ngejar dia lagi..."
"wah kalau begitu aku dukung deh sebagai sahabat kamu...
semoga kali ini kamu berhasil okey..."
"eh Pril ini sudah sore kita ngelewatin makan siang deh saking asik nya..
kita cari makan saja dulu sebelum balik, gimana.." ajak Ayas
"iya ya pantesan aku laper banget, gimana kalau kita makan bakso aku pengen makan bakso..
"ya sudah ayo kita cari kedai bakso okey...
April mengangguk tersenyum...
mereka pun berjalan mencari kedai yang menjual bakso...
dan akhir nya ketemu deh, mereka pun masuk ke kedai itu mereka sama sekali tidak merasa risih...
walaupun mereka biasa nya makan di restoran mewah, itulah persamaan sifat Ayas dan April yang tidak membeda beda kan status seseorang..
"mbak bakso nya dua.." pinta Ayas pada penjual bakso,
"sayang kamu pedes apa tidak..!!, tanpa sadar Ayas mengucapkan kata sayang seperti dulu
"hah apa " April terkejut lalu menengok ke arah Ayas" kamu bilang apa barusan" tanya April memastikan bahwa dia tidak salah dengar
"ah aku bilang kamu mau pedes apa tidak.. "kata Ayas gugup
"oh pedes saja " aku rasa aku salah dengar deh batin nya"
"pedes, 2 ya mbak..
__ADS_1
"iya tunggu bentar yaa" kata Mbak nya
"kamu sama kaya Akas suka pedes... tapi aku bingung terakhir kali aku makan bareng Akas dulu dia bilang dia tidak suka pedes aku jadi bingung" April tampak berpikir
Ayas terdiam "iya Akas memang suka gitu kadang suka pedes kadang suka manis... hehe "Ayas menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal,lagi gugup dia hampir ngebongkar rahasia sih
"oh gitu yaa...
dua mangkuk bakso pun datang, mereka menyantap nya dengan nikmat,
acara makan bakso pun selesai mereka menuju ke parkiran tempat mobil Ayas di parkir saat di perjalanan ke parkiran, seorang anak menabrak April dari belakang sontak membuat tubuh April yang terkejut hampir terjatuh dan dengan sigap Ayas menangkap nya
dia memeluk pinggang April dan membuat jarak mereka sangat dekat jantung April serasa mau loncat ketika wajah Ayas yang berada sangat dekat dengan wajah nya sangat lama pelukan itu terjadi seakan mereka enggan untuk saling melepaskan pelukan itu... dan seseorang telah membuyarkan segalanya yaa siapa lagi ibu dari si bocah
"aah maaf-maaf nona anak saya tidak sengaja apakah anda baik baik saja nona
mereka pun melepaskan pelukan itu... Ayas dan April tersenyum kikuk melihat ibu itu..
ah tidak apa" buk saya baik baik saja oh adek tidak Apa" kan apa ada yang terluka..." tanya April kepada bocah itu
tidak kak dede minta maaf tidak sengaja sudah metabrak kaka
"tudak apa kok lain kali hati hati yaa bye..." kata April
anak dan ibunya pun beranjak pergi...
"kamu suka sama anak kecil ya.."
"ah!! iya dong anak kecil tu gemesin imut lagi..
"oh ya maaf tadi aku sudah lancang peluk kamu..
"oh ya... bukan nya tadi pagi juga yaa tapi tidak minta maaf "April melirik sambil tersenyum usil
Ayas lagi lagi menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal bingung...
"hahaha kamu lucu tau!! kalau lagi gerogi gitu haha aku becanda kali kok serius amat sih.."
"ah ha haa bencanda yaa",Ayas tersenyum kikuk
Ayas lalu menggelitik pinggang April dan membalas keusilan nya tadi...
April pun tertawa geli karna Ayas...
"aaah iya iya ampun ampun tidak becanda lagi... (masih tertawa geli)
Ayas pun menghentikan gelitikan nya karna melihat wajah April yang memerah kelelahan tertawa..
sudah kita balik! sudah sore okey
"hemm" April mengangguk
hay hay hay
jangan lupa yaa
likeπππ
voteπ₯π₯π₯
__ADS_1
bintangπππππ
n komen nya yaπππ