
assalamu alaikum...
aku hadir lagi yaa...
happy reading ya guys๐ฃ๐ผโโ๐ฃ๐ผโโ๐ฃ๐ผโโ
*****
Setelah selesai dengan acara makan nya kedua orang tua Ayas dan April sengaja memberikan waktu keduanya untuk lebih akrab lagi, dan meninggalkan April dan Ayas berdua saja....
"apa kau ingin menanyakan sesuatu"tanya Ayas memecah keheningan
"apa hubungan mu dengan Akas "per tanyaan April to the poin
he he Ayas tersenyum mendengar nya sesuai dugaan nya dia tau cepat atau lambat pertanyaan itu akan datang dia pun menarik nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan April
"hufft... aku saudara kembar nya" kata Ayas dengan tertunduk
April membelalakkan matanya dia sangat terkejut pasal nya dia tidak pernah tau apapun tentang Akas dia hanya tau Akas adalah anak dari pengusaha,
mereka berencana memperkenalkan diri mereka masing masing ke keluarga mereka setelah kelulusan namun rencana tinggal rencana.
April tidak tau harus berkata apa dia tidak tau harus bagai mana menghadapi Ayas, dia meneteskan air mata nya, betapa bodoh nya dia, dia bahkan tidak tau apa apa tentang Akas dan tidak berusaha mencari tau.
"maaf kan aku"hanya itu yang keluar dari bibirnya sambil meneteskan air matanya April mengingat kebersamaan nya denga Akas
Ayas sama sekali tidak mengerti kenapa April meminta maaf dian pun menghampiri April dan berusaha menenangkan nya.
"hey ada apa kenapa kamu menangis dan untuk apa kamu minta maaf.." tanya Ayas bingung namun dengan lembut
"hiks hiks kalau saja waktu itu aku tidak meminta putus darinya semua ini tidak akan terjadi, dia pasti masih ada di sini, kecelakaan itu aku lah penyebab nya" ucapan April terasa menyakitkan bagi Ayas
Tanpa sadar Ayas memeluk tubuh April karna dia tidak sanggup melihat orang yang dia sayangi menangis seperti ini dan itu untuk seseorang yang sudah tiada, seseorang yang sudah tenang di sana.
April merasakan kehangatan pelukan Ayas lagi lagi dia merasakan pelukan itu sangat familiar baginya dia pun langsung melepaskan pelukan nya seketika.
"maaf aku memelukmu tanpa izin" kata Ayas
"hmm...."
setelah merasa April cukup tenang mereka pun pergi ke taman yang berada di halaman rumah April banyak pepohonan di sana sangat sejuk yaa seperti yang di katakan Hadi ayah Ayas
mereka duduk di bangku panjang yang ada di taman tersebut
__ADS_1
"emm apa Akas pernah bercerita tentangku dengan mu " tanya dengan wajah tertunduk
"yaa dia sering bercerita tentang mu" (tentu saja sayang karna aku lah yang sering berada di sisimu menggantikan Akas, bisik nya dalam hati)
"oh ya (seketika ceria seperti dulu)
"dia cerita apa aja "(dengan senyum manis nya) "dia tidak pernah menjelek jelekan aku kan..." tanya April antusias
"he he "Ayas tersenyum" tidak dia bilang kamu gadis yang cantik, ceria, manja, dan____ Ayas menghentikan ucapan nya
"dan apa..."tanya April lebih antusias lagu
"bawel____haha Ayas tertawa senang mengerjai April
"iih apa sih aku itu tidak pernah bawel tau " kata April dan memukul lengan Ayas pelan
Ayas sangat bahagia bisa melihat April tersenyum bahagia lagi hari ini...
"begitu dong kalau sering senyum kan cantik tidak kaya kemarin2 " kata Ayas
"hah memang nya kemarin2 tidak cantik ya"kata April
"tidak soal nya jutek banget haha" kata ayas lagu dan kembali tertawa
kedua orang tua mereka pun menyaksikan itu Sabiya dan Ayka saling berpelukan dan meneteskan air mata pasalnya ini pertama kalinya mereka meliha tawa bahagia dari anak anak mereka sejak 5 tahun lalu
Hadi dan Ardi pun bahagia melihat nya ternyata misi mereka berhasil.
setelah beberapa jam Ayas dan April saling bercanda bersama dan waktu pun menunjukan pukul 5 sore
Ayas dan keluarga nya berpamitan untuk pulang, keluarga April pun mengantar mereka sampai di pintu rumah mereka, di ikuti April dari belakang.
"oh ya bunda Sabi lain kali mampir ke rumah ya sekalian bawa April juga" kata Ayka
"iya pasti kok..." Sabi membalas ajakan Ayka
"ok Ardi kami pamit dulu yaa" Hadi berpamitan
"yaa hati hati di jalan..."kata Ardi
"paman bibi sampai berjumpa lagi" kata Ayas sambil menatap April
April hanya tersenyum melihat Ayas
__ADS_1
mobil keluarga Ayas pun melaju pergi...
menandakan akhir dari pertemuan mereka hari ini...
saat April hendak menuju kamar nya dia di cegat oleh bunda nya!!
dan ayah nya yang mengerti maksud istri nya pun duduk di ruang keluarga sambil mau menguping pembicaraan anak dan ibu itu.
Sabiyah menarik April duduk di sofa.
"jadi gimana sayang.." tanya Sabi
"gimana apa nya bun" bingung April
"gimana dengan Ayas kamu suka sama dia apa tidak" tanya Sabi antusias
"iih apaan si bunda baru juga ketemu, lalu April diam sejenak menarik nafas panjang sebelum melanjutkan percakapan mereka" huft___ bunda itu tudak mungkin___
"loh apa nya yang tidak mungkin sayang..." tanya Sabi
"bunda Ayas itu saudara kembar Akas kekasih April yang meninggal karna kecelakaan 5 tahun lalu" jelas April pada bunda nya
Ardiansyah yang sedang menyeduh teh nya pun sontak terkejut dan tersedak
uhuk uhuk..
Sabiyah menoleh ke arah suaminya, "ayah tidak apa apa kan, wah ayah nguping ya" tanya Sabi penuh selidik
"bagai mana bisa di bilang nguping sih bunda!! kan bunda ngomong nya di depan ayah " Ardibmemutar bola mta nya jengah
"eeh ngeles saja, (kembali ke topik)
"jadi maksud kamu Ayas sama pacar kamu dulu itu saudara kembar gitu iya" tanya Sabi memastikan
April mengangguk.
jangan lupa
like๐๐
vote๐ฅ๐ฅ
bintang๐๐
dan satu lagi komen ya guys
__ADS_1