Ternyata Hanya Dia

Ternyata Hanya Dia
kekhawatiran Ayas


__ADS_3

Assalamu 'alaikum


balik lagi ya semoga kalian ngga bosan..


😘😘😘


*****


seiring berjalan nya waktu Ayas dan April semakin akrab, yaa Ayas mencoba membangun kedekatan nya kembali dengan April namun kali ini sebagai dirinya sendiri bukan lagi dalam penyamaran sebagai Akas...


hal yang sama terjadi pada Dian dan Dion..


dan tibalah hari dimana Ayu pulang ke Indo April dan Dian segera bersiap ke bandara bersama keluarga Ayu untuk menyambut sang model internasional...


"wah aku sudah tidak sabar melihat bagaimana penampilan model kita" kata Dian


"hmm pasti makin cantik lah" kata April


di bandara...


Ayu keluar dengan berbagai setelan yang menutupi wajah nya topi kaca mata plus woodi hah padahal lagi musim panas yaa maklum model terkenal takut nya ketemu paparazi lebih menakutkan lagi kalau ketemu fans gila nya yang memang mengetahui kepulangan Ayu, terpaksa deh Ayu melewati pintu yang jauh dari kawasan fans nya yang membludak di pintu bandara utama...


April dan Dian yang melihat sahabat nya sontak tertawa melihat aksi sahabat nya itu dan hanya di gelengkan kepala oleh Alamsya ayah dari Ayu, tapi berbeda dengan Alda ibunda nya yang sudah mulai meneteskan air mata nya


air mata kebahagiaan tentunya akhirnya putri nya pulang juga...


Dian dan April langsung berlari menuju Ayu dan menarik nya masuk ke dalam mobil keluarga Alamsya yang terbilang cukup mewah yaa April dan Dian memutuskan menaiki mobil Alamsya...


di dalam mobil...



"sayang bunda kangen banget sama kamu... "Alda memeluk dengan erat


"i__ iya b__ bunda a__ aku tidak b__ bisa n__ nafas... hah hah "mendengar nya Alda melepas pelukan nya


Alamsya tersenyum melihat tingkah istri dan anak nya...


"bagai mana kabar kamu sayang..." tanya Alamsya ayah Ayu kepada putri nya


"Aku baik ayah dan aku juga sudah memenang kan tantangan ayah apa aku dapat bonus... "kata Ayu dengan senyum dan mata kucing nya


"tidak ada bonus...",singkat Alamsya


sontak semua yang ada di dalam mobil tertawa bahagia...


ha ha ha...


"huh!! iya ni bukan nya melepas kangen malah nanya bonus nemang tidak kangen apa bareng kita..." kata Dian


"eh!! uuwu buk dokter tambah cantik saja... emm tidak kangen tuh.." canda Ayu



"hah...! serius ya usdah Pril kita tidak usah deh ketemu Ayu lagi" balas Dian


"iih apa'an becanda tau...! aku kangen banget sama kalian.. Ayu berpelukan dengan ke 2 sahabat nya


"cie cie sejak kapan pake aku kamu...",ledek Dian


"tentu dong sejak aku harus berjuang sendiri.. di negri orang... "Ayu melirik ke Ayah nya


ekhem ekhem "Alamsya berdehem

__ADS_1


"rasain sama anak sendiri tega.." Alda melihat ke arah suami nya juga


Alamsya hanya tersenyum...


"oh ya Yu selama di Indo kamu ada kegiatan apa",tanya April


"kayak nya tidak ada deh..." kata Ayu


"yey kalau gitu kita punya banyak waktu dong "girang Dian


"apaan sih kayak anak kecil saja! inget buk kamu dokter..!! kata April ke Dian


"yee lagi pula ini kan bukan di rumah sakit..." elak Dian


"ah ternyata sahabat aku yang satu ini udah balik deh "Ayu memeluk April


"maksud nya.." bingung April


"yaa menjadi April kita yang ceria dan bahagia seperti dulu" kata Ayu


"iya dong kan sudah... mulai move on..." kata Dian


"Di..." tegur April


"iya iya


"apa sih kok main rahasia an sih!! ah tidak seru tau" sebal Ayu


"entar kamu liat sendiri deh..." kata Dian


" Di...",tegur April lagi


"iya iya... pelit banget sih..." gumam Dian


sebelum Ayu dan keluarga nya kembali ke kediaman mereka mereka terlebih dahulu mengantar April dan Dian ke tempat kerja mereka masing masing..


butik April...


saat memasuki ruangan nya dia di kejutkan dengan keberadaan Ayas di butik nya...


" aah!! Ayas sejak kapan kamu di sini..." tanya April



"sejak..."Ayas melihat arloji di tangan nya" jam 01:00 siang tadi..."kata Ayas


" apaa! tapi ini sudah jam 03:00 Yas ada perlu apa sampai kamu nungguin aku di sini selama itu..." kata April merasa tidak enak


"emm tadi nya mau ngajak kamu makan siang tapi kamu tidak jawab telfon aku yaa aku susul kamu di sini...


eh tau nya kamu juga tidak ada di sini kata sekretaris kamu, kamu keluar bareng om om... jadi aku khawatir sama kamu..." kata Ayas yang memang sedari tadi khawatir memikir kan April


"astaga Yas..Yas.. "April menepok jidat nya"


ponsel aku mode silent jadi aku tidak dengar panggilan kamu dan lagi om itu ayah nya Ayu hari ini kita pergi ke bandara menjemput Ayu, eeh kalau kamu di sini dari jam satu ber arti kamu belum makan siang.. ya" tanya April


"hehe belum...


"astaga.. Yas!! ya sudah untuk menebus rasa bersalah aku, gimana kalau aku nemenin kamu makan okey


"boleh kalau kamu tidak keberatan...


"tidak sama sekali, ya sudah berangkat...

__ADS_1


Ayas merasa lega melihat April baik baik saja yang sempat berpikir macam" tadi namun tetap berusaha tenang...


"kita makan di mana...


"kita makan di resto X saja deket dari sini...


"okey...


setelah sampai di resto tersebut mereka pun masuk dan memilih meja yang berada di tengah..


"kamu mau makan apa..." tanya Ayas


"tidak deh aku sudah makan tadi bareng Dian Ayu sama keluarga nya..


aku minum saja...


"ya sudah.. aku pesenin kamu jus mangga saja kamu suka kan...


"kok tau... aku suka jus mangga...


"nebak saja.. hehe..


"Ooo


hidangan pun sampai...


April memperhatikan Ayas sedang asik menyantap makanan nya...


dia berpikir sejenak kenapa Ayas tau apa kesukaan nya dan juga Ayas tau kebiasaan nya dan dia juga merasa sangat dekat dengan Ayas seperti kedekatan nya bersama Akas...


apa aku masih menganggap Ayas sebagai Akas, tidak-tidak" batin April


lalu menggelengkan kepala nya


"kamu kenapa..." tanya Ayas melihat April yang menggeleng kan kepala nya


"hah ah tiidak...! tidak kenapa kok... cuman mikirin kerjaan saja.. "Apri tersenyum kaku ke Ayas


Ayas yang sangat mengenal April pun tau kalau April sedang memikirkan sesuatu tapi apa... pasti nya bukan pekerjaan karna jika urusan kantor ada om Ardi yang mengatasi nya jika masalah butik itu tidak mungkin... karna semua sudah terhendel dengan baik jadi masalah apa (pikir Ayas)


Ayas pun selesai dengan makan nya...


"kamu tidak apa kan Pril..",tanya Ayas lagi memastikan


"eng.. tidak kok kamu kenapa sih nanya nya itu terus..."


"yaa kamu tu kayak orang bingung tau mikirin apa sih sampai bengong gitu...


"lah kan aku udah bilang tadi lagi mikirin pekerjaan saja.. (canggung)


"kerjaan apa sih Pril kamu jangan bohong deh di kantor om Ardi tu baik baik saja kok! dan butik kamu juga tidak ada masalah... cerita ke aku kamu tu mikirin apa... kita kan berteman..


" kamu yakin mau aku cerita sama kamu...


"asal kamu siap untuk cerita "apa yang kamu pikirkan sayang batin Ayas


**haayo kira kira April cerita nggak ya apa Ays siap mendengar nya...


hehe jangan lupa ya likeπŸ‘πŸ‘πŸ‘


voteπŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯ jangan lupa juga kasih bintang hehe


saran kritik dan juga komen ya guys

__ADS_1


😘😘😘😘😘**


__ADS_2