
"sembari mandi dasan terus memikirkan cara agar bisa ke rumah sakit tanpa di curigai oleh mamahnya."
kalau saya bilang mau jenguk temen di rumah sakit, aaahh.. gak mungkin! saya harus menginap di sana, mamah pasti curiga.
apa saya .......
Dasaaaaaannn... "suara teriakan dari luar kamar dasan."
kamu mandi udah mau dua jam loh !! apa masih kurang lama ?! "cetus reni yang sudah bosan menunggu anak semata wayangnya itu mandi."
"Dasan pun segera keluar dari kamar mandi dan segera mengenakan pakaian."
"begitu melihat dasan keluar dari kamar.."
ya ampuuuuunnnn.. bisa-bisa mamah jamuran karena kelamaan nungguin kamu mandi. "cetus reni kesal."
maaf maaaah.. aku belum mandi seharian. "jawab dasan dengan lembut"
udah.. udah.. ayo kita makan.
"reni berjalan ke meja makan, diikuti dengan dasan."
"keduanya sedang menyantap hidangan makan malam."
mah,
em..
mamah mau pulang kapan ?
oho.. oho.. oho.. "reni tersedak mendengar pertanyaan dasan, ia pun segera minum air putih."
__ADS_1
kamu ngusir mamah ? "tanya reni emosi"
bukan ngusir maaaaaah.. aku cuma nanya mamah mau pulang kapan ? bukan kapan mamah pulang ! "jelas dasan"
sama aja, intinya kamu ingin mamah cepat-cepat pulang kan. "mengerucutkan bibirnya."
triiiing... triiiing.. "ponsel dasan berbunyi, dengan cepat ia menjawab panggilan di ponselnya setelah tau siapa yang menghubunginya."
Dasan📞 halo tuan..
Jeremy📞 berapa banyak lagi waktu saya yang bakal kamu sia-sia kan ? "cetus jeremy dengan nada penuh tekanan"
Dasan📞 oh.. maaf tuan, ini saya ....
Jeremy📞 saya tunggu dalam waktu 10 menit, kamu harus sudah ada disini. "jeremy memotong pembicaraan dasan."
tut.. "jeremy menutup sambungan teleponnya."
"Dasan langsung mengakhiri makan malamnya, ia menghabiskan air dalam gelas sekali teguk."
"dasan mengambil sebuah jacket hitam di atas sofa, ia mengenakan jacket itu sembari berjalan kocar-kacir sambil berpamitan ke mamahnya. ia pun keluar dan segera pergi ke rumah sakit."
...*****...
tiiiiiinn.. tiiiiiinn.. "dasan membunyikan klakson."
haduuuuhhh.. kenapa bisa macet sih.
"karena terjebak macet akhirnya dasan memutuskan untuk mengambil jalan pintas."
disaat dasan banting stir ke kanan, tiba-tiba..
__ADS_1
tiiiiiiiiiiiiiiiinnnnnn... "sebuah mobil honda CRV membunyikan klakson karena dasan hampir menghantam mobilnya. dasan yg terkejut pun langsung menginjak rem, dan beruntung tabrakan bisa dihindari."
huuuuhh.. huuuhh.. "dasan membuang napas berat."
untung saja..
"dasan melihat ke arah mobil yang hampir ia tabrak, ia pun turun dari mobil untuk meminta maaf"
tok.. tok.. tok.. "dasan mengetuk kaca mobil honda CRV yang hampir ia tabrak itu."
"karena orang yang mengendarai mobil honda itu emosi, ia pun langsung membuka pintu mobilnya, dan hampir saja membuat dasan terdorong dan terjatuh, beruntung pertahanan tubuh dasan kuat."
"ternyata yang mengendarai mobil honda itu adalah seorang wanita cantik, berparas tinggi, putih, langsing dan berambut lurus pendek sebahu."
"Dasan melihat wanita itu langsung terpesona".
mas, tolong ya ! lain kali kalau nyetir itu hati-hati, fokus !!
untung aja tadi saya fokus nyetirnya, jadi saya bisa ....
"Eva berhenti mengoceh karena ia merasa ocehannya sama sekali tidak di dengar, dasan terlalu fokus pada kecantikan eva."
"ya wanita yang hampir baku hantam dengan dasan itu bernama Eva Rosalina, ia berprofesi sebagai model."
"Eva menatap dasan dengan tatapan yang tajam, karena semenjak ia keluar dari mobil dasan tak memalingkan pandangan kepadanya sedikitpun."
apa jangan-jangan ini cowok mesum ya ?! "eva bergumam dalam hati"
kini eva merasa agak takut. akhirnya...
buukk..
__ADS_1
aaaaaaargh.. "dasan berteriak kesakitan, eva menendang bagian sensitifnya."
dasar mesum !! "cetus eva sembari membuka pintu mobil dan langsung meninggalkan dasan yang tengah kesakitan."