Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang

Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang
Episode 4 #Tertidur


__ADS_3

"setelah menutup sebagian tubuh nana dengan selimut, jeremy pun meninggalkan kamar tamu. ia berjalan menuju kamarnya."


"tit.tit.tit.tit. Jeremy membuka kode kunci pintu kamarnya. ya pintu kamar jeremy sudah di lengkapi tekhnologi modern, jadi tidak sembarangan orang yang bisa masuk ke dalam kamarnya.


pintu terbuka, jeremy segera masuk kamar dan menutupnya kembali.


ia berjalan perlahan menuju tempat tidur karena kakinya masih terasa sakit.


"


aaargh... "perlahan jeremy merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur, dan mengangkat kakinya perlahan."


huuhh.. "jeremy mendengus lelah sambil menatap langit-langit kamarnya."


"tiba-tiba bayangan nana muncul dalam kepalanya, hidung mancung, bibir tipis merah, pipi yang merona hadir membayangi pikirannya yang sedang kosong."


huh.." jeremy membuang napas kasar." oh my god.. apa yang aku pikirkan. "mengerutkan dahinya."


no no no.. tidur tidur.. "gumam jeremy frustasi sambil menutup wajahnya dengan bantal."


PAGI DI RUMAH JEREMY.


aaaaaargh... "nana merenggangkan otot-otot tubuhnya. perlahan ia membuka matanya."


ah.. aku ada dimana ? "nana mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan, lalu ia membuka selimut melihat kondisi tubuhnya."


aaaah.. aman.. "tersenyum manis"

__ADS_1


"nana segera beranjak dari tempat tidur."


"ia berjalan menelusuri sudut kamar yang cukup luas. dilengkapi sofa untuk bersantai, dan ada sebuah televisi berukuran besar, ada kamar mandi di dalam juga. sebuah lemari kayu ukir berukuran besar di sudut ruangan, membuat kamar tampak mewah."


"Nana keluar dari kamar itu, untuk memastikan ia sedang berada dimana."


"Di salah satu sudut ruangan terpampang sebuah lukisan dengan ukuran besar. Dan terlihat itu adalah sebuah lukisan seorang laki-laki yang tak lain adalah jeremy."


Ohh.. Jadi ini rumah si om itu..


" gumam-gumam nana sembari kembali ke kamar tempat ia tidur semalam. Nana masuk ke kamar mandi yang ada di dalam kamar itu.


teras kamar mandi terbuat dari keramik marmer berwarna hitam, memberi kesan yang elegant. dilengkapi kloset duduk dan shower mandi, ada sebuah bathtub juga di pojok sana."


emmm... ternyata om itu lebih kaya dari dugaan aku, kamar ini aja mewah banget. tapiiiii... gak mungkin kan ini kamar utama..


"selesai melantur nana keluar dari kamar mandi, ia membuka lemari kayu yang ada di dalam kamar itu.


nana melongok bingung, lalu mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan."


ini kamar pacarnya ? apaaaa kamar istrinya ya..


"bertanya-tanya pada diri sendiri" tapi kok gak ada satu poto pun di kamar ini. "mengerucutkan bibirnya."


"nana menyeka pakaian yang ada di dalam lemari itu"


bajunya bagus-bagus, sexy-sexy lagi. "nana mengambil satu baju."

__ADS_1


kalau di lihat dari potongannya, pasti pemilik baju ini cantik, tinggi dan langsing, kaya aku.. hihi..


"nana mencium baju yang di pakainya."


umm.. bau asem. "mengerucutkan bibirnya, namun bibir manyunnya tiba-tiba merekah tersenyum."


aaaa.. aku pinjem baju ini saja kali yaaaa.., eh tapi aku harus ijin dulu deh.


"nana berjalan membawa sebuah baju, ia keluar dari kamar."


waww.. ternyata rumahnya gede juga yaa.. tapi kamar si om itu yang mana ya ? "nana mengedarkan pandangannya."


"tiba-tiba pandangan nana terhenti ketika melihat kamar yang pintunya berbeda."


kamar ini daun pintunya satu "melihat ke kamar yang ia pakai."


kalau yang itu daun pintunya ada dua, emm.. pasti itu kamar utama.


"nana berjalan mendekati pintu yang menarik perhatiannya.


hmm.. gak salah lagi, ini pasti kamar si om pria itu.


huuuuhh.. "nana membuang napas sambil mengayunkan tangannya".


tok..tok..tok.. "nana mengetuk pintu kamar jeremy"


tok..tok..tok.. om priaaa..... hallooooo...

__ADS_1


huh.. kayaknya dia masih tidur deh, gak apa-apa kali ya aku pinjam baju ini, "mengangkat baju yang di pegangnya". daripada aku gak ganti baju, kan bau.. " mencium bajunya sendiri, lalu mengerucutkan bibirnya"


"nana memutar badan berjalan ke kamar yang semalam ia tempati, ia pun segera mandi.."


__ADS_2