
"Pagi di rumah jeremy"
Tuan..
"nana menyapa jeremy saat jeremy akan berangkat ke kantor, jeremy pun menghentikan langkah kaki nya"
Apa saya boleh bertanya ?
"cicit nana dengan pelan karena takut"
Em..
"jeremy menjawab dengan sebuh isyarat, yang di artikan nana, iya, boleh"
Apa semalam dasan kerja lembur ?
"tanya nana dengan ragu-ragu"
Iya, ada apa ?
"jawab jeremy acuh"
Hemm... Pantas saja semalam dia lupa sama janjinya, ternyata dia sibuk kerja.
"gumam nana dalam hati"
"merasa resah nana tak menjawab pertanyaannya, jeremy pun memutar badan dan berjalan mendekati nana"
Ada apa ?
Apa dia menjanjikan sesuatu dan mengingkarinya ?
Ah.. "Nana terkejut saat menyadari jeremy sudah berdiri dekat dengannya"
Kenapa terkejut ? "menatap mata nana lekat"
Apa saya begitu menakutkan buat kamu ? "tambahnya"
Emm.. Iya..
"jawab nana dengan polosnya"
Sedikit. "melanjutkan kalimatnya sembari menjentikkan jarinya👌"
Oh.. Oke ! "menganggukkan kepala pelan"
Saya menakutkan bagi kamu, makanya kamu mau cepat-cepat keluar dari rumah saya !
__ADS_1
"nana menganggukkan kepala sebagai jawaban, iya"
"dan jawaban nana mampu membuat emosi jeremy hampir meledak-ledak, namun jeremy berusaha untuk tetap tenang demi menjaga gengsi nya."
"Jeremy melangkah maju mengikis jarak di antara keduanya, nana pun berusaha menjauh dengan melangkah mundur, namun sayang tubuh mungil nana itu berakhir di dinding dan tak bisa bergerak lagi, dengan cepat jeremy mengongkong tubuh nana dengan kedua tangannya"
Apa selama kamu tinggal disini tidak ada sesuatu yang mampu membuat kamu untuk tetap tinggal ?
"ujar jeremy melontarkan pertanyaan dengan nada penuh tekanan dan membuat nana bingung harus menjawab apa"
M.. Maksudnya ?
"nana menjawab dengan pertanyaan"
Huuuhh... "Membuang napas gusar"
lupakan !!
"jeremy pergi meninggalkan nana yang masih terpaku kebingungan"
Cih.. "jeremy berdecih" apa yang saya harapkan dari bocah seperti dia.
Saya pasti sudah gila !!
"gumam jeremy sembari keluar dari rumah dan berjalan menuju garasi"
apa sih maksud itu orang ! "nana mengerutkan dahinya"
Gak jelas banget. "melanjutkan kalimatnya sembari masuk ke kamarnya".
Huuuhh.. "Nana merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur."
"Apa selama kamu tinggal disini tidak ada sesuatu yang mampu membuat kamu untuk tetap tinggal ?"
"perkataan jeremy terus terngiang-ngiang di telinga nana"
Maksud pertanyaan si tuan jutek tadi itu apa ya ?
"gumam-gumam nana sembari mengingat-ingat pertanyaan jeremy padanya"
Gak mungkin kan kalau dia ingin aku terus tinggal di rumah ini ?
"gumam nana sembari berpikir"
Oh my god !
Gak mungkin ! Gak mungkin ! Gak mungkin !
__ADS_1
Sandra pliiiiiiiisss, jangan kepedean !!
"pekik nana sembari menutup wajahnya dengan bantal".
Huuuuhhh.. " nana menyingkirkan bantal yang menutup wajahnya"
"nana mengambil ponsel yang tak jauh darinya"
Yaaaa.. Kok mati sih ! "mengerucutkan bibirnya"
Kebiasaan banget deh suka lupa cas ponsel.
"gumamnya sembari meletakkan kembali ponselnya"
Tiba-tiba..
tok tok tok... "suara ketukan pintu dari luar kamar nana"
Non sandra..
"terdengar suara wanita paruh baya memanggil nana, nana pun segera beranjak dari rebahan nya dan berjalan ke arah pintu"
Bi ipah !
Ada apa bi ?
Em.. Ini non.
Tadi pak dasan telpon, katanya sebentar lagi dia jemput non sandra kesini, jadi non di suruh siap-siap.
Nelpon ke bibi ?
Oh bukan non, ke telpon rumah ini. Abis katanya mau nelpon ke ponsel non tapi gak aktif.
"ujar bi ipah menerangkan"
Oh iya, ponsel aku kehabisan baterai.
Ya sudah kalau begitu bibi kembali beberes lagi ya non.
Oh iya bi, makasih ya bi.
Iya sama-sama non.
"bi ipah pun pergi"
"nana menutup pintu setelah bayangan bi ipah sudah tak terlihat lagi, lalu melompat-lompat kegirangan"
__ADS_1
Yeeeee.... Akhirnya aku bebaaaaasss.... "pekik nana sembari tersenyum puas"