
"nana sedang sibuk mengambil kotoran dalam kolam dengan jaring bergagang, namun tiba-tiba fokusnya teralihkan saat melihat sepasang kaki berdiri di sampingnya, lalu nana menyusuri kaki itu dengan matanya sampai terlihat wajah si pemilik tubuh yang sempurna itu, namun fokus nana bukan kepada wajah, melainkan pada sesuatu yang tampak menonjol di tengah sana"
Aaaaaaaarg.... "nana menjerit sejadi-jadinya"
Hei.. Kamu sudah gila ya !
Kenapa teriak-teriak, kamu pikir saya hantu !!
"sarkas jeremy emosi yang langsung menutup mulut nana dengan tangannya."
Emm.. Emm.. "nana mencoba melepaskan tangan jeremy yang membungkam mulutnya".
Huuuh.. Huuuh.. Huuuh... "nana terengah-engah"
"Sembari menundukkan kepala, nana bicara terbata-bata"
Lagian ke..kenapa tuan gak pakai ba..baju ?!
"cicit nana, ragu"
Apa ?!!
pakai baju ?
"nana menganggukkan kepala sebagai jawaban, iya"
Hahahaha.. "jeremy tergelak, mengejek"
Kamu gak pernah melihat orang berenang ya ?!
Kamu pikir saya harus pakai jas tadi buat berenang ?
Iiiihh... Ya maksudnya bukan gitu, yaaa.. seenggaknya jangan cuma pakai kolor doang !
"gerutu nana dalam hati"
maaf tuan, kalau begitu saya permisi tuan !
"nana berdiri namun tatapannya masih menunduk"
Ahh.. "kaki nana tersandung gagang jaring dan hampir terjatuh mencium lantai, beruntung jeremy dengan sigap menarik tangan nana membawa ke dekapannya".
Haahh.. " tubuh nana bergetar, wajahnya memerah saat merasa tangan dan pipinya mendarat tepat di dada bidang jeremy"
__ADS_1
Dug..dug..dug..
"suara detak jantung jeremy terdengar jelas di telinga nana."
"saat merasa sesuatu di bawah sana akan terbangun, dengan cepat jeremy pun menjauhkan nana darinya"
**bayangan off**
oh my god ! "jeremy mengurut dahinya pelan"
Kenapa semua isi kepalaku hanya ada bocah itu sih !
"tambahnya sembari menatap nana dari kejauhan, lalu ia pun pergi"
...***...
"saat jeremy hendak masuk ke dalam mobil, tiba-tiba"
Loh.. Tuan sudah mau pergi lagi ?
"ujar bi ipah menghampiri jeremy"
Iya bi, saya mau kembali ke kantor !
"ujar bi ipah bertanya kepada jeremy"
Saya makan di luar saja bi.
"timpal jeremy dengan nada lesu"
Oh.. Baik tuan, hati-hati di jalan..
" jeremy pun pergi melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi ".
Loh.. Tuan bos sudah mau pergi lagi ?!
" gumam supendi ketika melihat mobil jeremy mendekat ke arahnya yang sedang duduk di kursi di depan gerbang, dengan cepat supendi pun segera membuka pintu gerbang"
Siiitt... "suara mobil jeremy yang melesat dengan kecepatan tinggi melewati supendi yang tengah berdiri di samping gerbang"
Waduuhh.. Ada apa dengan tuan bos ya, gak biasanya tuan bos bawa mobil ngebut begitu.
"gumam supendi sembari menutup kembali pintu gerbang"
__ADS_1
...****...
Aaaaaaaaaaaaarggh....
"jeremy memekik sekuat tenaga melepaskan kegundahan di hatinya"
Huuuuuhh.. Huuuuhh.. "membuang napas lewat mulut dengan kasar"
"kini jeremy tengah berada di samping danau yang tak jauh dari rumahnya, ia mencoba untuk mengosongkan beban di pikirannya dengan cara berteriak sekuat mungkin"
Ya tuhaaan.. Ada apa denganku ! "jeremy meremas rambut dengan kedua tangannya"
Kenapa pikiranku bisa sekacau ini hanya dengan melihat bocah itu kegirangan saat akan pergi dari rumahku. Huuuh... "mendengus kasar"
Kenapa rasanya...
Triiiiing... Triiiiing... "ponsel jeremy berbunyi, sebuah panggilan suara masuk"
Jeremy📞 iya san.. Ada apa ?
"sebuah panggilan masuk dari dasan"
Dasan 📞 tuan.. Baik-baik saja ?
Jeremy📞 saya baik-baik saja, ada apa ?
Dasan📞 em.. Begini tuan, ada masalah dengan artis yang akan menjadi brand ambassador produk kecantikan perusahaan kita.
Jeremy 📞masalah !! Masalah apa ?
dasan📞 artis yang kita kontrak kemarin mengalami kecelakaan, dan kemungkinan dia harus istirahat selama beberapa bulan karena mengalami patah tulang.
Jeremy📞 kalau begitu segera cari artis atau model lain, waktu kita hanya tinggal 3 hari lagi untuk melakukan photoshoot.
dasan📞 baik tuan, saya akan segera mengurus semuanya.
Jeremy📞 oke, saya serahkan semuanya sama kamu !
Jangan sampai ada masalah atau kesalahan apapun.
Dasan📞 baik tuan.
Tut.. "jeremy menutup sambungan telponnya"
__ADS_1