Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang

Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang
Kerja Rodi bagai Kuda


__ADS_3

"Dasan sampai apartemennya sekitar pukul 01.30 WIB.


menunggu nana yang tak kunjung sadar akhirnya dasan pun memutuskan untuk pulang karena ia belum mandi dan ganti baju seharian ini."


A a aaaaa... "Dasan merenggangkan otot-otot tubuhnya, dengan memutar pinggang ke kiri dan ke kanan lalu ia berjalan ke arah sofa dan menjatuhkan tubuhnya di atas sana."


huuuuhh.. "membuang napas berat dari mulut,entah kenapa ia merasa akhir-akhir ini pekerjannya semakin melelahkan."


jam segini baru pulang kerja, besok pagi udah harus pergi lagi ! emang kamu gak cape ya ?


"tiba-tiba mamahnya dasan sudah berdiri di atas kepala dan mengoceh"


"dasan pun duduk sembari menghadap ke mamahnya."


namanya juga kerja mah, yang namanya cape itu udah pasti.


"jawab dasan dengan nada ringan"


iyaaa.. tapi bos kamu itu gak punya perasaan apa ! tiap hari di suruh lembur, pagi-pagi sudah di telponin lagi. kamu juga harus punya waktu untuk beristirahat san. dikira kamu robot apa !


Mamah udah kayak orang-orang aja, anggap aku robot !


loh emang benar !


Kerja siang malem gak kenal capek..


mungkin udah biasa.. "jawab dasan santai sembari tangannya mengambil buah apel yang terletak di atas meja di samping sofa tempat ia berbaring."


kamu itu udah dewasa, sudah waktunya mencari jodoh. jangan hanya fokus sama pekerjaan saja !

__ADS_1


maaahh..


kamu gak lihat mamah ini udah tua ! sudah seharusnya mamah ini gendong cucu.


coba kamu lihat nesya, dia bahkan udah punya anak dua, lucu-lucu lagi anaknya. (nesya teman sekolah dasan saat di bangku SMA )


ya sudah mamah tinggal gendong aja anaknya nesya, kan nesya juga udah mamah anggap kaya anak sendiri. "cetus dasan dengan santainya."


mamah itu pengennya kamu cepat-cepat nikah, punya anak, jadi mamah gendong cucu dari darah daging mamah sendiri.


apa bedanya ?!


"tanya dasan pura-pura bodoh"


ya jelas beda lah saaaaaan..


kamu ini kerja siang malam gak ada capeknya, kerja rodi bagai kuda ! yang ada nanti kamu keburu tua. "ujar mamah dasan kesal"


iiihhh.. dasar kamu ini ya !!


"Reni menjewer kuping dasan sampai-sampai dasan berdiri.


orang tua lagi ngomong serius malah di becandain ! "melanjutkan kalimatnya"


aw.. sakit maaaaah..


"dasan meringis kesakitan"


emangnya aku anak kecil apa, pake di jewer segala ! "protes dasan manja"

__ADS_1


iyaaa.. bagi mamah kamu itu masih kecil ! "cetus Reni sembari melepaskan jeweran nya"


ya sudah.. kalau gitu jangan paksa aku buat cepat-cepat nikah terus, kan aku masih kecil !


"cetus dasan sembari pergi meninggalkan mamahnya berjalan menuju kamarnya."


iihhh.. dasar kamu yaaaaaa...


"gerutu reni sembari berjalan menyusul dasan"


dasan mamah belum selesai ngomong !! "melanjutkan kalimatnya"


udah malam maaaaah ! sebaiknya mamah istirahat. aku juga capek mau istirahat. "terang dasan dibalik pintu kamarnya yang sudah dikuncinya."


uuuuuhhh.. dasar anak ini !


kalau ngebahas tentang pernikahan pastiiiii ada aja alasannya.


"gerutu Reni sembari pergi dari depan kamar dasan."


...***...


"dasan duduk di sisi tempat tidur sembari melepas pakaiannya."


huuuuhhh.. "membuang napas dari mulut"


boro - borooooo mikirin pernikahan ! mikirin kerjaan aja udah pusing !! "mengurut dahi yang tak sakit."


apalagi sekarang harus ngurusin gadis itu juga..

__ADS_1


"gumam dasan sembari berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum dirinya beristirahat dan tidur."


__ADS_2