
Huuh.. Huuh. Huuh.. "nana terengah-engah karena habis berjalan cepat dengan jarak yang lumayan jauh"
"ya. Jarak dari rumah utama jeremy ke gerbang cukup jauh, harus melewati beberapa meter taman yang menghampar luas."
Pak.. Tolong buka gerbangnya !
"pekik nana tergesa-gesa"
Non sandra !
Non sandra sudah sadar ?
"tanya supendi sembari tersenyum"
Sandra ?!
Kenapa semua orang memanggil aku sandra sih ?!
"gerutu nana dalam hati"
Pak.. Tolong buka gerbangnya sekarang !
"ujar nana dengan nada perintah"
Emang non sandra mau kemana ?
"tanya supendi, kepo"
Saya mau pulang !
Cetus nana acuh
Pulang ??
"gumam-gumam supendi bingung"
Iiihhh.. Lama deh !!
"karena supendi tak kunjung membuka gerbangnya akhirnya nana masuk ke pos dan menekan tombol otomatis pembuka gerbang, gerbang pun terbuka. Dengan cepat nana berlari keluar."
Loh non !
Non sandra mau kemana ?
"Pekik supendi mencoba menghentikan nana, namun sayang nana sudah terlebih dahulu naik taksi"
"Tak lama kemudian bi ipah sampai ke gerbang"
Haduuh.. Huuhh.. Huuhh..
pen.. Pendi.. Kamu melihat non.. Non sandra ?
"tanya bi ipah kepada supendi dengan napas terengah-engah"
Non sandra barusan pergi naik taksi, ini saya baru saja mau ngejar. Tapi non sandra sudah keburu pergi.
"ujar pendi menjelaskan"
...****...
__ADS_1
Ciiitt... "ban mobil berdecit karena bersentuhan dengan rem"
pak dasan !
"sapa supendi sembari menghampiri dasan"
"Dasan hanya membalas dengan senyuman lalu berjalan menghampiri bi ipah".
Bi.. Kok bibi ada di sini ?
Sandra di dalam sama siapa ?
"tanya dasan kepada bi ipah"
Ituuu.. Anuu.. Non sandraaaa...
"bi ipah bicara terbata"
Sandra kenapa bi?
"tanya dasan sembari melihat bi ipah yang tampak sedang kebingungan dan saat yang bersamaan supendi pun merasa bimbang."
Ya sudah bi, sekarang saya harus bawa sandra ke rumah sakit karena dokter rion lagi di luar kota dan gak bisa kesini !
"ujar dasan sembari berjalan ke mobil"
pak dasan !
"supendi memanggil dasan, dasan pun menghentikan langkah kaki nya"
Emm !
"tanya dasan sembari memutar badan menghadap supendi"
Non sandra nya pergi pak !
"ujar supendi memberanikan diri"
Pergi ?
"mengerutkan dahi"
Maksudnya pergi gimana ?
"tanya dasan bingung"
Iya pak, tadi begitu non sandra sadar dia langsung keluar kamar dan lari, bibi kejar tapi gak ke kejar.
"terang bi ipah menjelaskan"
Bentar.. Bentar bi !
Maksud bibi, begitu sadar sandra langsung pergi begitu saja ?
Iya pak !
Apa sandra bicara sesuatu sebelumnya ?
"bi ipah menggelengkan kepala, pelan."
__ADS_1
E..eh.. Itu pak, tadi begitu sadar bibi panggil nama non sandra tapi katanya namanya non sandra itu bukan sandra, tapiiii "bi ipah mencoba mengingat-ingat"
Nana ?
"Cetus dasan memberi petunjuk"
Ah.. Iya betul !
Apa ingatan nana sudah kembali ya ?
"gumam dasan dalam hati"
Pak.. !!
"bi ipah memanggil dasan namun dasan tak mendengar karena terlalu fokus memikirkan nana"
Kalau benar nana sudah mengingat semuanya, itu artinya dia tahu kalau saya penyebab dia mengalami kecelakaan. "gumam dasan dalam hati"
Huuuh.. "membuang napas berat"
Saya harus menemui nana, saya harus meminta maaf , iya saya harus meminta maaf "menganggukkan kepala, pelan"
pak dasan !!
"bi ipah memanggil dasan sembari menepuk ringan tangan dasan"
Ah.. Iya bi !
"dasan sedikit terperanjat"
Pak dasan baik-baik saja ?
emm.. Iya saya baik-baik saja.
Oh iya bi, apa barang-barang non sandra sudah di kemasi ?
Sudah pak, semua barangnya sudah di kemas semua.
Tapiii.. Biar bibi periksa pagi saja ya pak.
Oh iya..
"bi ipah hendak kembali ke rumah utama jeremy, namun dasan menegurnya"
Bi, naik mobil sama saya saja !
"ujar dasan menawari"
Memangnya gak apa-apa pak ?
"tanya bi ipah merasa kikuk"
Ya gak apa-apa bi..
Ayo..
Baik pak..
"Dasan pun naik ke mobil di ikuti oleh bi ipah, lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah utama jeremy."
__ADS_1