Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang

Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang
pulang atau tidak ?!


__ADS_3

dimana robot mu itu ?


"tanya rion sembari mengedarkan pandangannya mencari robot jeremy, ya terkadang rion memanggil dasan dengan sebutan robot, karna dasan selalu bekerja sesuai dengan perintah jeremy bak robot."


"jeremy hanya menegakkan kepalanya, menunjuk ke sebuah pintu yang tidak jauh dari tempat mereka duduk."


hmm.. okeh.


saya harus bicara dengan siapa mengenai gadis itu ?


bagaimana keadaan gadis itu ?


"tanya jeremy sembari duduk tegak melihat rion lekat"


seserius itu ?


"seru rion dengan nada mengejek"


katakan jika ada yang ingin kau katakan, pergi saja jika tidak ada yang ingin kau katakan !!


"cetus jeremy kesal sembari menyandarkan tubuhnya ke bahu sofa, lagi"


hahahahahaa... "rion tergelak melihat respon temannya itu"


dasar pemarah !!


"cetus rion bercanda, namun jeremy melayangkan tatapan tajam kepadanya."


oke.. oke..oke..


"rion melambaikan tangannya sembari terkekeh namun tak bersuara".


huuuuhh.


"rion membuang napas lewat mulut, mencoba menenangkan diri agar tidak terus tertawa."


okeee.. begini !! keadaan gadis itu sekarang sangat lemah, jadi dia butuh istirahat total selama beberapa hari, dan jangan sampai dia stress, kelelahan atau mengalami guncangan.


"jeremy mendengarkan ucapan rion tapi ia tak berkomentar."


hei kau mendengarkan aku bicara kan ?


"rion melemparkan bantal sofa ke perut jeremy"

__ADS_1


kau pikir aku ini tuli. walau mataku terpejam tapi kupingku tetap bisa mendengar.


haha.. kupikir kau tertidur.


kenapa robot mu itu lama sekali ?


kau beri tugas apa dia ?!


gak usah kepo deh !


mending kamu pulang saja, aku mau istirahat !!


"cetus jeremy acuh"


Ngusir ??


iya !!


"jawab jeremy ketus"


ya sudah.. Oke..oke.. aku memang harus ke rumah sakit. "ujar Rion dengan nada santai"


kalau begitu aku pulang dulu ! "melanjutkan kalimatnya"


jaga si cantik itu baik-baik. "menepuk bahu jeremy lalu ia pun pergi."


"tak lama kemudian Dasan keluar dari ruang kerja jeremy membawa sebuah kertas berisi point-point yang harus dipatuhi nana selama tinggal di rumah jeremy."


tuan..


"dasan menyapa jeremy"


emm..


saya sudah membuat peraturannya.


apa tuan mau memeriksanya terlebih dahulu ?


tidak perlu !


"kurasa kau tidak bodoh."


baik tuan, kalau begitu saya permisi.

__ADS_1


emm..


"dasan pun pergi ke kamar tamu dimana nana berada."


huuuuhh.."dasan membuang napas lewat mulut."


kenapa gadis ini belum sadar juga ya ? saya harus pulang sekarang atau saya tunggu dia siuman dulu ya.. "gumam dasan dalam hati sembari mengerutkan dahinya, bingung"


"dasan meletakkan kertas yang ia bawa di atas nakas di samping tempat tidur nana.


lalu dasan pergi ke dapur untuk membuatkan nana makanan."


...***...


"saya masak telor mata sapi saja kali ya, gumam-gumam dasan sembari membuka lemari es dan melihat ada beberapa telor di dalamnya"


"dasan melirik ke sebelah kanannya, terlihat jeremy masih duduk di sana, lalu dasan pun menghampiri jeremy."


emm.. tuan.. ?!


"dasan menyapa jeremy, namun jeremy tak bergeming, sepertinya bosnya itu kelelahan dan tertidur."


tuan !!


"dasan memanggil jeremy, lagi"


oh.. ya.. ada apa ? "bicara khas orang bangun tidur."


"jeremy terbangun mendengar suara dasan memanggil namanya. ia mengerjap-ngerjapkan matanya, karena silau melihat cahaya lampu."


tuan sudah makan ?


"tanya dasan dengan nada hati-hati"


"jeremy beranjak dari sofa.


huuhh.. "membuang napas kasar sembari menggeleng-gelengkan kepalanya mencari kesadaran."


iya sudah.." jawab jeremy dengan nada ringan."


Emm.. Saya mau masak, apa tuan mau...


Gak perlu, saya mau istirahat.. "Ujar jeremy memotong pertanyaan dasan sembari pergi meninggalkan dasan menuju kamarnya"

__ADS_1


Baik tuan... Selamat beristirahat..


__ADS_2