
"pintu gerbang masih tertutup.
Dasan membunyikan klakson agar satpam penjaga pintu gerbang segera membukanya."
"tid.. tid.. tidak ada pergerakan dari dalam sana, dasan pun membunyikan klaksonnya lagi.
tiiiiiiid... tiiiiiiiid..."
waduh.. waduh..waduh.. itu kayaknya tuan bos baru pulang.
"gumam supendi satpam penjaga keamanan di rumah jeremy terkejut karena ia tertidur. supendi pun segera membuka gerbangnya.
setelah pintu gerbang terbuka Dasan melajukan mobil dengan kecepatan sedang."
"supendi tengah berdiri di ambang gerbang.
begitu majikannya itu lewat, seperti biasa supendi pun menyapa bos nya itu."
Selamat malam tuan bos, selamat beristirahat.
"Sapa supendi kepada jeremy"
pak gerbangnya jangan di kunci dulu ya..
"Ujar dasan kepada supendi"
Siap pak.. "Jawab supendi tegas"
"Dasan pun melajukan mobilnya, dan saat mobil jeremy berlalu.."
waduh.. kok kayak ada perempuan di dalam mobil tuan bos ?
aahhh.. menggelengkan kepala. mana mungkin tuan bos pulang bawa perempuan, bakal hujan deras ini kalau benar tuan bos bawa perempuan pulang.. "melanjutkan kalimatnya."
mungkin saya cuma salah lihat. "menganggukkan kepala meyakinkan diri."
...******...
"mobil berhenti di depan pintu utama rumah."
kamu pergi pakai mobil ini saja, kamu tinggal ngikutin journey maps mobil ini. "ujar jeremy dengan nada ringan"
baik tuan.
"ketika hendak keluar mobil, jeremy menoleh ke kursi penumpang."
__ADS_1
cih.." jeremy berdecih" lupakan !!
kenapa tuan ? "tanya dasan bingung."
kamu tidak melihat dia tidur ?
bawa dia masuk, biarkan dia istirahat dulu saja.
"dasan menoleh ke kursi penumpang, lalu melihat ke arah jeremy."
apa yang kamu lihat ? "cetus jeremy cuek"
em.. tuan yakin mau membiarkan gadis ini menginap di rumah tuan ?
"tanya dasan ragu"
memangnya kenapa ?
kamu pikir saya cabul ?! "cetus jeremy dengan nada marah"
oh.. bukan, bukan seperti itu maksud saya tuan.
maksud sayaaa.. bukannya tuan benci kalau ada wanita yang tinggal bersama tuan ?
Siapa bilang dia wanita ?
"Dasan mengerutkan dahinya bingung."
sejak kapan tuan jeremy begitu perduli sama perempuan ?!
"gumam dasan pelan"
'
"Dasan menggendong Nana ke dalam rumah jeremy. ia membawa nana ke kamar tamu.
Dasan merebahkan tubuh nana di atas kasur.
Dasan mencoba menyisir rambut yang menutupi sebagian wajah nana."
emm.. "tersenyum"
ternyata gadis ini sangat manis, wajar aja kalau tuan jeremy .......
ehem.. jeremy berdehem dengan sangat keras, membuat dasan terkejut.
__ADS_1
Tu..tuan.. Saya.... "Dasan bicara terbata karena gugup"
saya hanya menyuruh kamu membawanya untuk istirahat, bukan untuk memandanginya dan berbicara yang tidak-tidak ! "sarkas jeremy dengan raut wajah masam."
oh.. maaf tuan..??
kamu boleh pulang !! "cetus jeremy"
besok urus urusan perusahaan, kalau ada yang perlu di tandatangani bawa kesini. "tambahnya."!
baik tuan, kalau begitu saya permisi.
"dengan cepat dasan keluar dari kamar dengan langkah tergesa-gesa."
"setelah berjalan cukup jauh, hanya punggung jeremy yang terlihat.
huuhhhh... huuhhh.. dasan membuang napas berat sambil mengelus-elus dadanya."
untung saya gak keceplosan ngomong tadi..
"gumam dasan pelan"
huuuhh.. "mendengus kasar sambil berjalan keluar.
dasan pun pergi meninggalkan rumah jeremy."
"jeremy berjalan mendekati nana, sambil menatap wajah nana ia membayangkan saat kecelakaan terjadi."
"seseorang menelponnya saat ia sedang menyetir, ketika hendak menjawab panggilan, ponselnya tidak sengaja terjatuh ke dekat kaki nya, lalu ia berusaha untuk mengambil ponselnya sehingga membuatnya tidak fokus saat menyetir. ketika ia sudah mendapatkan kembali ponselnya dan ia melihat ke depan jalan tiba-tiba terlihat seorang gadis berlari menyebrang jalan dan ia hampir menabraknya. beruntung ia sempat membanting stir yang menyebabkan ia menabrak beton pembatas jalan."
bagaimanapun saya yang sudah membuat insiden ini terjadi.. "gumam dalam hati jeremy."
"jeremy berjalan mendekati nana lebih dekat.
tanpa ia sadari ia memandangi wajah nana dengan sangat dekat."
hidungnya mancung, "jeremy mencolek hidung nana dengan telunjuknya".
bibirnya tipis, alisnya bagus, emm.. ternyata gadis ini memang sangat cantik dan manis.
"tanpa sadar jeremy mengembangkan senyum manis di bibirnya, begitu menyadari ia bicara melantur seketika senyum manis di bibirnya sirna, wajahnya berubah menjadi datar seperti biasanya."
"menggelengkan kepala".. huhh.. "mendengus"
apa yang sudah saya katakan, "jeremy menepuk-nepuk pipinya," mungkin kejadian tadi membuat saya stres. "gumam jeremy pelan"
__ADS_1
huuuhh.. "membuang napas berat."
"jeremy menarik selimut, setelah menutup sebagian tubuh nana dengan selimut, jeremy pun meninggalkan kamar tamu."