
pergi ?!
aku harus pergi kemana ? "nana bertanya dengan ekspresi sedih"
terserah !! "bentak jeremy yang membuat nana terperanjat kaget."
aku gak tahu harus pergi kemana.. aku bahkan gak punya apa-apa. "cicit nana memelas sedih"
"tiba-tiba bayangan tas melintas di pikirannya."
tas ?? oh.. iya.. dimana tas aku?! "ekspresi wajah nana berubah menjadi bingung dan panik."
om, mana tas aku ?! "nana menghampiri jeremy dan menarik-narik baju jeremy.
mana saya tahu, "cetus jeremy acuh"
Jangan dekat-dekat.. "Jeremy melayangkan tatapan risih namun nana tak menghiraukan itu"
semalem kan aku udah minta tolong balik lagi ke halte itu buat ngambil tas aku.
jadi semalem kita gak kesana lagi ?
"tiba-tiba suara nana menjadi serak karena menahan tangis, air matanya mulai menganak sungai di pipinya"
kenapa om tega ?! itu harta aku satu-satunya, semua harta aku ada di tas itu. huaaaaa..aaaaa... "nana menangis tersedu-sedu.
hei..kenapa kamu menangis ?
stop gak !! jangan nangis.
"jeremy panik melihat nana menangis keras, jeremy mencoba menghentikan namun tangisan nana semakin menjadi."
ok, ok saya minta maaf, semalam gak balik lagi kesana itu karena ....
karena apa?? "belum selesai jeremy bicara nana memotongnya"
ya.. karena semalem kamu tidur.
om kan bisa bangunin aku.. "nana bicara tersedu-sedu"
tadi pagi anak buah saya kesana, dan gak nemuin apa-apa di sana.
tadi pagi ?? "nana bertanya dengan nada penuh tekanan."
om.. itu halte, jangankan pagi, tengah malam saja pasti ada orang yang kesana.
"tiba-tiba nana teringat uang yang ada di kartu atm nya, nana langsung menyeka air mata nya."
om, antar aku ke bank sekarang juga !!
ke bank ?? "jeremy bertanya bingung, dahinya berkerut"
iya ke bank, aku mau nge blokir kartu atm aku.
__ADS_1
"nana berjalan cepat keluar menuju mobil namun jeremy masih mematung."
Om ayoooo.. "Nana kembali menghampiri jeremy dan menarik lengan jeremy"
"Tiba-tiba jeremy merasa ada sengatan yang membuat dirinya merasa cemas dan lemah ketika nana memegang tangannya. Seperti ada suatu bayangan yang melintas di kepalanya."
Om kenapa ?
"Tanya nana bingung, saat melihat jeremy terduduk lemah"
Om !
"Nana memegang bahu jeremy"
Jangan sentuh saya ! "Seketika itu jeremy langsung menepis tangan nana dengan kuat."
Aw.. "Nana memekik kesakitan"
cih... jeremy merdecih
berapa banyak uang di atm nya sih, sampai harus d blokir segala. "jeremy masih mematung di tempat."
Uangnya emang gak banyak, tapi itu adalah uang tabungan aku. "Cicit nana dengan nada sedih."
"Melihat ekspresi wajah nana, jeremy tak berani berkomentar"
om... ayooooo... "nana berteriak memanggil jeremy"
tid..tid.. "nana membuka pintu mobil dan segera naik."
ayo cepetan om !
okey.. "jeremy berteriak"
hei.. dia pikir siapa dia bisa memerintah saya seenak jidatnya, kurang ajar ini bocah.. "jeremy menggerutu."
"jeremy berdiri di depan pintu kemudi."
Turun !! "perintah jeremy dengan nada ringan"
Kenapa ?
Biar aku saja yang menyetir om !
"ujar nana santai"
Kamu gak lihat mobil ini sudah hancur ?!
"Ujar jeremy sembari menunjuk bagian mobil yang rusak dengan ekor matanya"
Emangnya kenapa ?
Masih bisa di pakai kan ?
__ADS_1
"tanya nana bingung"
Ganti mobil lain !!
"Jeremy berjalan menuju garasi yang terletak di samping rumahnya,
Dan nana pun turun dari mobil lalu mengikuti jeremy"
waaaaaahh...
"nana terperangah melihat ada banyak mobil, dan sebagian adalah mobil sport dengan harga fantastis"
"Jeremy berjalan ke salah satu sudut di ruang garasi itu, di sana ada sebuah brangkas besi, jeremy pun membuka brangkas itu"
Tit..tit..tit..tit..
Tek' "brangkas pun terbuka"
"jeremy mengambil satu buah kunci"
"ya.. ternyata jeremy menyimpan semua kunci mobilnya di dalam brangkas itu"
Pakai mobil yang itu !!
Perintah jeremy menunjuk sebuah mobil dengan kepalanya, lalu melemparkan kunci ke arah nana yang di tangkap nana gelagapan"
"tanpa berkomentar nana segera masuk ke dalam mobil, dan duduk di kursi kemudi"
"setelah jeremy masuk, nana pun langsung menancap gas menuju pintu gerbang utama rumah jeremy."
...*****...
"melihat dari kejauhan sebuah mobil melaju ke arahnya, supendi dengan sigap segera membuka pintu gerbang."
tin.. "nana membunyikan klakson dan langsung tancap gas keluar menuju jalan raya."
di depan sana kamu tinggal belok kiri, "jeremy menunjuk jalan dengan mengangkat dagunya" nanti ada belokan lagi belok kanan. "tambahnya"
sedekat itu ? "tanya nana takjub"
em..
waww.. wajar saja ya rumah om masuk kawasan elite, deket sama mall, bank dan perkantoran juga.
gak usah banyak ngomong ! nyetir saja yang benar. "cetus jeremy judes"
ish.. ganteng-ganteng kok judes. "gerutu nana sambil mengerucutkan bibirnya, namun tak di gubris jeremy."
sampaaaaaiii... "nana hendak masuk ke basement"
stop !! kamu mau kemana ?! "tanya jeremy sambil mengerutkan dahinya."
mau ke basement, kita mau parkir kan ? "tanya nana santai"
__ADS_1