
dasar mesum !! "cetus eva sembari membuka pintu mobil dan langsung meninggalkan dasan yang tengah kesakitan."
aaaaaaargh.. sakitnyaaaa... "dasan merengek kesakitan sambil memegang bagian sensitifnya yang telah di tendang eva."
"dasan berjalan sambil membungkuk-bungkuk."
aaaaa.. "dasan merasa sakit saat menaiki mobilnya."
huuuh.. huuh.. "dasan membuang napas dengan mulut."
"Dasan terdiam sejenak sembari memikirkan ucapan eva yang memanggilnya Mesum."
mesum ?! "mengerutkan dahinya sembari berpikir"
ya ampun !! harusnya kan tadi saya minta maaf. kenapa saya malah memandangi wajahnya. aaaaaargh.. "dasan berteriak frustasi sambil meremas rambutnya". pantas aja dia mengira kalau saya cowok mesum. "tambahnya."
tapi baru kali ini saya melihat wanita dan membuat jantung saya berdebar-debar. "dasan memegang dadanya sembari memejamkan matanya"
"Dasan tiba-tiba terperanjat dan langsung menjalankan mobilnya, rupanya ia teringat bahwa jeremy hanya memberinya waktu 10 menit saja."
"seat.. Dasan menginjak pedal rem, mobil berhenti di basement rumah sakit. dengan cepat dasan berlari menaiki lift."
Ayo cepat, cepat, "dasan menggerutu karena pintu lift tak kunjung terbuka."
ting.. "pintu lift terbuka, dasan pun segera masuk dan menekan angka 2 karena nana dirawat di lantai 2."
"begitu sampai di depan ruang ICU dasan tak menemukan jeremy. ia pun segera merogoh kantong celananya, tak menemukan yang ia cari dasan pun meraba semua saku yang ada pada pakaiannya".
ya ampuunn.. saya pasti lupa bawa ponsel karena buru-buru tadi. "dasan melihat jam di tangannya, waktu sudah menunjukkan pukul 23:57 wib"
"Dasan menggelengkan kepala frustasi karena merasa sudah menghabiskan banyak waktu.
__ADS_1
karena bingung tak bisa menghubungi jeremy, dasan akhirnya bertanya kepada suster yang bertugas di sana."
em.. sus.. maaf saya mau tanya, pasien atas nama sandra paula yang dirawat di ruang ICU ini dipindahkan kemana ya sus ?
oh.. pasien di ruang ICU ini kebetulan tadi sudah siuman, dan dipindahkan ke ruang rawat inap VIP pak.
dilantai berapa sus ?
dilantai 5 pak,
ok, terima kasih ya sus,
sama-sama pak..
"Dasan pun segera menuju ruang rawat inap VIP d lantai 5."
"ting.. pintu lift terbuka, tepat di ujung pandang dasan adalah pintu ruang inap VIP dimana ada jeremy yang tengah berdiri tegak di depan sana."
"Dasan pun segera keluar dari lift."
semoga tuan jeremy gak marah besar.. "harapnya dalam hati."
'
Tuan.. maaf, saya telat. "Dasan menyapa jeremy yang sudah memasang wajah dingin tanpa ekspresi."
"jeremy mengangkat tangannya, melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya, waktu sudah menunjukkan pukul 00:13 wib."
kamu tahu ini sudah jam berapa ?
maaf tuan tadi terjadi insiden saat perjalanan menuju kesini. saya benar-benar minta maaf tuan. "dasan membungkuk"
__ADS_1
dimana ponsel kamu ? "tanya jeremy dengan nada kesal"
ponsel saya ...
saya sudah menghubungi kamu lebih dari 1000 kali, tapi kamu tidak menjawab. sepertinya kamu sudah bosan hidup !!
"jeremy bicara dengan nada sedikit tinggi."
maaf tuan, ponsel saya tertinggal di rumah. "dasan menjawab dengan cepat."
cih.. jeremy bendecih.
sejak kapan kamu menjadi bodoh dan ceroboh seperti ini ?!
maaf tuan.. "lagi lagi dasan meminta maaf."
"jeremy menggelengkan kepala."
huuuhh.. "membuang napas lewat mulut. setelah terdiam beberapa saat."
sudahlah.. ada hal yang lebih penting yang harus segera kamu urus.
baik tuan.
"jeremy masuk ke ruangan dimana nana dirawat, dan dasan mengikuti dari belakang."
"begitu jeremy dan dasan masuk.."
ke..kenapa kamu kesini lagi ?! "tanya nana dengan nada lemas khas orang sakit."
dia pacar kamu yang tadi saya ceritain. " jeremy menunjuk dasan."
__ADS_1
pa..pacar ?? "dasan mengerutkan dahinya bingung"
Maksudnya tuan ??