Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang

Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang
Dasar cowok aneh !!


__ADS_3

"Dasan pun naik ke mobil di ikuti oleh bi ipah, lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah utama jeremy."


"mobil berhenti di pelataran rumah jeremy, dasan dan bi ipah pun turun dari mobil dan masuk ke dalan rumah"


Pak, ini koper nona sandra.


"bi ipah mendorong sebuah koper kepada dasan"


Oh.. Iya, terimakasih bi.


"setelah menerima koper milik nana, dasan pun segera pergi menuju rumah nana."


"2 jam kemudian.."


Ini rumah nona nana, saya yakin dia pasti ada di dalam. " gumam-gumam dasan"


Seatt.. "sebuah taksi berhenti tepat di depan pagar rumah nana"


Ini pak.. "nana memberikan tiga lembar uang kertas berwarna merah kepada sopir taksi.


Kembaliannya non..


" sopir taksi memberikan dua lembar uang kertas berwarna hijau"


Gak usah pak, ambil saja kembaliannya.


"ujar nana sembari mengangkat tangannya"


Terimakasih banyak non..


"ujar sopir taksi dengan sedikit membungkukkan kepala sebelum akhirnya pergi melajukan mobilnya".


"Setelah taksi itu pergi dasan pun berjalan menghampiri nana"


Non..


"sapa dasan kepada nana"


Ah.. "nana sedikit terkejut"


Maaf Mas nya cari siapa ya ?


"tanya nana, polos"


"dasan mengerutkan dahinya terkejut mendengar jawaban nana"

__ADS_1


Helloo.. " nana melambaikan tangannya di depan wajah dasan karena dasan masih tercengang"


Ah.. Maaf "dasan tersadar"


nona gak ingat sama saya ?


Eh.. "nana tersenyum kikuk"


Emm.. Maksudnya mas ?


Iyaa.. Nona gak ingat siapa saya ?


Emang kita saling kenal ya ?


"tanya nana bingung"


Non nana gak ingat sama saya ? "gumam dasan dalam hati"


Kok bisa ya ? "melanjutkan kalimatnya"


Apa dia pura-pura gak ingat saja ya ?


"tanya dasan dalam hati sembari melihat raut wajah nana"


Mas mau modus ya?


"tanya nana dengan tatapan tak suka"


Oh.. Enggak !


"jawab dasan dengan cepat"


Saya mau mengembalikan koper nona.


Koper ?


"tanya nana mengerutkan dahinya"


Iya..


"dengan cepat dasan mengambil koper dari mobilnya"


Ini nona !


"dasan memberikan koper kepada nana"

__ADS_1


"nana menatap lekat koper yang diberikan dasan"


Maaf mas, kayaknya mas salah orang deh, saya gak kenal koper itu. "cetus nana acuh"


Saya gak salah orang nona naina salsabila prayoga.


"ujar dasan dengan nada penuh tekanan"


Loh.. Kok mas nya tahu nama saya ?


"ujar nana terkejut"


Ooooohh...jangan-jangan mas ini penguntit ya ?!


Nona !


Nona gak sedang pura-pura lupa sama saya kan ?


Aduh mas tolong ya, saya lagi gak pura-pura, dan saya juga gak kenal sama mas nya, jadi tolong silahkan pergi dari sini. "cetus nana sembari menunjuk mobil dasan"


Kelihatannya nona nana gak sedang berakting !


"gumam dasan dalam hati"


Tapi kok dia bisa lupa sama saya ! "tambahnya"


huhh.. "nana mendengus kesal lalu pergi meninggalkan dasan"


Nona.. Sayaaa..


"dasan mencoba untuk menjelaskan kepada nana, namun ia mengurungkan niatnya mengingat nana tak lagi mengenali dirinya"


Ah.. Sudahlah, sebaiknya sekarang saya pulang dulu saja.


"dasan pun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi meninggalkan rumah nana"


Eh.. Kopernyaa...


"nana memekik kepada dasan karena dasan meninggalkan kopernya, namun terlambat karena dasan sudah berjalan jauh"


Iiihh.. Dasar cowok aneh ! "gerutu nana geram"


"mata nana beralih ke koper yang terletak tak jauh darinya"


jangan-jangan isi koper itu bom lagi ! "gumam-gumam nana"

__ADS_1


__ADS_2