
loh kok turun disini om? "tanya nana heran"
pagarnya aja masih jauh. "menunjuk dengan matanya"
emangnya siapa yang nyuruh kamu masuk ke dalam ? "cetus jeremy"
maksudnya aku turun disini sendirian ?
"nana bertanya sambil melihat tajam ke arah jeremy."
iya.. "jawab jeremy tegas"
tapi..
"belum selesai nana berbicara, jeremy sudah memotong pembicaraannya."
tadi kamu bilang mau antar saya sampai rumah dengan selamat, dan sekarang saya sudah sampai rumah dengan selamat. terimakasih dan silahkan pergi.
" jeremy menunjuk ke pintu mobil dengan dagu dan matanya."
masalahnya ya om jutek, ini udah "nana melihat jam di tangannya" jam 11 malam. ini juga kawasan elit, mana ada taksi yg lewat apalagi malam-malam gini. "nana mengerucutkan bibirnya."
hei.. ini jaman apa ?
kamu punya ponsel kan ?! pesan taksi online lewat aplikasi !!
"nana memalingkan wajahnya acuh sembari merogoh saku rok nya, nana terkejut mendapati saku roknya kosong."
ponsel.. ah.. ponsel, ponsel aku dimanaaaaa... "nana merengek kebingungan sambil meraba raba rok nya."
tas.. tas aku di manaaa ?! "nana merengek kebingungan"
kamu nanya ke siapa ? "tanya jeremy acuh"
gak tahuuuu, "jawab nana lemas"
"jeremy menggaruk dahinya, lalu mendengus."
huuuhh.. tas kamu warna pink ?
ah.. iya, "nana tersenyum bahagia seolah ada harapan."
om bawa tas aku ? "Tanya nya sembari tersenyum sumringah"
mana saya tahu kalau itu tas kamu, saya gak sengaja melihat tas itu di halte tadi.
oh my god.. aku ninggalin tasnya di halte tadi. "nana meremas rambutnya frustasi, dengan cepat nana melihat ke arah jeremy dengan tatapan menghiba."
apa ?? "cetus jeremy, seolah tau maksud dari tatapan nana padanya."
om.. kita balik lagi ke tempat tadi ya, "mengerucutkan bibirnya dan mengedip ngedipkan matanya jenaka."
"tak tahan melihat tingkah manja nana, jeremy memalingkan pandangannya, mencoba menahan tawa geli."
Ada apa dengan bocah ini, kenapa dia bisa terlihat seperti anak anjing yang menggemaskan ! "Gumam jeremy dalam hati"
__ADS_1
"tiba-tiba nana menarik tangan jeremy". mohoooooonnn... "nana memohon sambil menggoyang-goyangkan tangan jeremy."
lepas tangan kamu !! "perintah jeremy sambil menatap tajam tangan nana"
ah.. "dengan sigap nana segera melepaskannya."
Maaf !!
ooooom... "lagi-lagi nana mengedip-ngedipkan matanya jenaka.
kamu udah gila ya ?!! "menatap nana tajam"
butuh 2 jam perjalanan buat kesana, ini udah jam berapa coba !! "tambahnya dengan nada kesal"
aku tahu aku ceroboh, aku pelupa !! aku minta maaf.
" nana bicara dengan menahan tangis."
tapi tas itu berharga banget buat aku, semua harta aku ada di dalam tas itu. "nana menangis pelan."
"jeremy mengambil tisu."
ini.. lap air mata kamu, gak usah nangis, dasar bocah.
"cetus jeremy cuek"
"jeremy merogoh ponsel di saku nya. lalu ia melakukan panggilan.. jeremy menghubungi Dasan. Dasan Sumargo adalah tangan kanan jeremy."
tut.. tut..
Jeremy📞 kamu lagi dimana ?
Dasan📞 saya lagi di apartemen/, ada yang .......
belom selesai Dasan bicara, jeremy sudah memotong..
Jeremy📞 ke rumah saya sekarang !!
" jeremy langsung menutup sambungan teleponnya."
"APARTEMEN DASAN"
"tanpa banyak berfikir dasan langsung memakai jacket dan pergi ke rumah jeremy."
"5 menit berlalu, dasan hampir sampai di depan rumah jeremy."
"dari kejauhan dasan melihat mobil jeremy yang masih terparkir di depan gerbang masuk."
loh.. itu kan mobil tuan jeremy, kenapa masih di luar ya ? "bertanya-tanya pada diri sendiri, lalu mempercepat laju mobil."
"Dasan berhenti tepat di samping mobil jeremy, ia pun segera turun dari mobil.
Dasan berjalan setengah berlari menghampiri jeremy yang tangah duduk di dalam mobil. tanpa ragu Dasan langsung membuka pintu bagian kemudi."
Tuan gak apa-apa ??
__ADS_1
"Dasan terkejut ketika melihat yang duduk di kursi kemudi adalah seorang perempuan muda, terlebih lagi perempuan itu sedang menangis."
A... tuan !!
"dasan melihat jeremy yang duduk di sebelah nana."
antar bocah ini ke kota XX, " perintah jeremy"
malam-malam begini tuan ?
"Dasan terkejut mendengar perintah jeremy"
iya, tas nya tadi ketinggalan di sana.
tas ??
"Dasan mengerutkan dahinya bingung"
entahlah..
"jeremy menggelengkan kepalanya frustasi."
gimana kalo besok pagi tuan?
"Dasan meminta ulur waktu mengingat perjalan kesana akan memakan waktu lama dan ini sudah larut malam."
gak bisa !!
"cetus nana membantah"
"Dasan terkejut"
kenapa ?
"Dasan melihat ke arah nana"
karena di dalam tas itu banyak barang aku yang berharga, kalau di ambilnya besok pasti nanti sudah ada yang ngambil. "tegas nana"
San.. antar saya ke dalam, saya mau istirahat.
"perintah jeremy dengan nada lelah"
baik tuan..
maaf non, kamu bisa pindah k belakang ?
"nana pun turun dari kursi kemudi, pindah ke kursi penumpang, Dasan pun duduk di kursi kemudi."
Siapa gadis itu ?
"tanya dasan dalam hati, sembari melihat nana melalui kaca spion,
sepertinya ini baru pertama kali saya melihat dia, apa tuan jeremy sekarang sudah bisa berbaur dengan wanita asing.
sembari menyetir dasan terus berasumsi tentang bos nya itu"
__ADS_1
"Jeremy laki-laki yang hatinya pernah dilukai oleh wanita, jadi ia sangat membenci wanita, bahkan ia sampai tidak mau walau hanya sekedar berhadapan dengan wanita, kecuali itu para petinggi perusahaan, kolega bisnis atau orang terdekatnya(someone special)."