Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang

Terpaksa Menikah Karena Terlilit Hutang
Fresh dan Imut


__ADS_3

"kiiiikkk.. suara ban mobil berdecit karena bersentuhan dengan rem. mobil berhenti di sebuah pintu gerbang yang menjulang tinggi."


"tiiiiid.. dasan membunyikan klakson. tidak lama pintu gerbang itu pun terbuka."


selamat sore pak..


"sapa satpam penjaga gerbang"


sore pak.. "jawab dasan ramah"


Tuan jeremy sudah pulang ?


"tanya dasan kepada satpam penjaga"


"ya.. sekarang dasan sudah ada di kawasan istana jeremy. ia membawa nana ke rumah jeremy karena dipikirannya tidak ada pilihan lain."


tuan jeremy belum pulang pak !


"jawab satpam berjalan mendekat dan membungkukkan badan"


oh.. ya sudah.. terimakasih pak..


"dasan pun melajukan mobilnya"


sama-sama paaaakk..


"pekik satpam sembari melihat ke arah mobil dasan yang sudah melaju."


"mobil berhenti di pelataran rumah jeremy. dasan pun keluar dari mobilnya, diikuti dengan nana, lalu nana berjalan menghampiri dasan."


ini rumah aku ?


"tanya nana polos"


bukan, "jawab dasan cepat"


terus ?


rumah kamu ? "nana membalik badan menghadap dasan"


ini rumah bos saya. "jawab dasan dengan nada ringan"


"mendengar jawaban dasan, nana mengerutkan dahinya dalam"

__ADS_1


terus kenapa kamu bawa aku kesini ? "dasan mengartikan kerutan dahi nana"


saya tidak bisa mengajak kamu ke apartemen saya, karena ada mamah saya. dan saya juga tidak bisa mengantar kamu ke rumah kamu.


huuhh.. "membuang napas pelan", karena saya tidak tau rumah kamu dimana.. "melanjutkan kalimatnya"


apa ??


kamu pacar aku tapi kamu gak tau rumah aku dimana, dan sekarang kamu malah bawa aku ke rumah bos kamu yang super nyebelin itu !!


"Cetus nana dengan nada kesal"


saya gak punya pilihan lain.


"dasan bicara dengan nada meyakinkan"


"nana melengos, marah"


"dasan membalik badan nana dengan memegang kedua bahu nana"


ini cuma sementara, okey..


gak mau !!


pokoknya aku mau pulang !


"cetus nana, kekeh"


saya benar-benar gak tau rumah kamu dimana.. "Ujar dasan bingung"


bohong !


katanya kamu pacar aku, masa kamu gak tau rumah aku !!


saya gak bohong !


karena sebelumnya kamu gak pernah ajak saya ke rumah kamu.


"Ujar dasan meyakinkan"


kenapa ?


yaaa... "dasan berpikir untuk membuat alasan yang masuk akal."

__ADS_1


karena waktu itu kamu bilang kamu belum diijinkan pacaran, jadiiii kamu gak bisa ngajak saya ke rumah kamu karena takut orang tua kamu marah.


masa iya,, emang waktu itu umur aku berapa, gak boleh bawa pacar ke rumah? "gumam nana bertanya dalam hati"


huuu.. "membuang napas pelan."


bahkan sekarang aku juga gak tau umur aku berapa !! "bicara dalam hati"


"nana berlari ke mobil dan mendekatkan wajahnya ke kaca spion. ia menatap bayangannya di kaca spion, lekat"


kalau dilihat dari wajah aku sih kayaknya aku emang masih muda banget. masih fresh dan imut. "gumam-gumam nana memuji dirinya sendiri sembari senyum-senyum sok imut."


"sementara dasan hanya mengerutkan dahinya bingung melihat tingkah konyol nana."


"dasan menggelengkan kepala, pelan"


mungkin benturan keras di kepalanya akibat kecelakaan kemarin bikin dia jadi sedikit....


"Belum selesai dasan bergumam, tiba-tiba nana bertanya.."


umur aku berapa sekarang ?


ah.. apa ?


"pertanyaan nana membuat dasan terkejut"


sekarang umur aku berapa ?


"nana membalik badan melihat dasan"


terus aku mulai pacaran sama kamu dari aku umur berapa ? dan siapa diantara kita berdua yang jatuh cinta duluan ?


"nana mengajukan pertanyaan beruntun"


"pertanyaan beruntun nana membuat dasan bingung untuk menjawabnya"


sekarang umur berapa, dari umur berapa, siapa yg suka duluan !


"dasan meringkas pertanyaan nana di dalam otaknya."


"Dasan merogoh saku jas nya, ia mengeluarkan ponsel. lalu ia melihat identitas asli nana yang sudah ia simpan di dalam ponselnya."


sekarang umur kamu sudah 17 tahun 11 bulan 14 hari.

__ADS_1


dan kemarin saat kita baru pacaran umur kamu masih 16 an.. daaaann.. saya yang suka kamu duluan.


__ADS_2