Terpaksa Menikahi Sang Dokter

Terpaksa Menikahi Sang Dokter
Senyuman untuk Leon


__ADS_3

Alessia menyambut Leon pulang ke rumah dengan senyum terindahnya, Leon melihat wajah Alessia yang tersenyum membuatnya ikut tersenyum juga. Leon merasa bahagia dengan keadaan tersebut setelah berhari hari Alessia lebih banyak berdiam diri dan wajahnya selalu terlihat sedih.


"Leon aku sudah masakin makanan kesukaan kamu lagi. Dimakan yaa"


"Tentu Ale.. apapun yang kamu masak aku akan selalu memakannya"


"Walau tak enak?"


"Walau makanan tak enak jika aku makan memandang wajahmu jadi enak loh"


"Yaa ampun Leon.. please.. kumohon.. stop.. berhenti.. apapun itu tolong jangan berkata seperti itu lagi, wajahmu tak pantas mengucapkan kata kata seperti itu" ujar Alessia dengan tertawa.


Leon juga tertawa mendengar perkataan Alessia, dia juga merasa heran kenapa dia bisa berkata kata seperti itu pada Alessia. Alessia membuat dunianya yang hitam putih saja menjadi lebih berwarna.


Setelah makan malam bersama, wajah Leon tak bisa berhenti untuk terus tersenyum. Melihat Alessia begitu ceria dan terus tersenyum Leon juga merasakan kebahagiaan yang sama.


"Leon aku mau nanya sesuatu deh" kata Alessia memulai pembicaraan.


"Nanya apa?"


"Tapi janji harus jawab dengan jujur yaa, ga boleh bohong"


"Iya nanya apa sih"


"Hmm kalau ada seorang wanita ingin aborsi kandungannya, apa kamu akan setuju?"


"Aku sangat menentang dan sangat tidak setuju yang namanya aborsi atau apapun itu yang menyangkut menghilangkan nyawa orang lain. Aku sebagai dokter mempunyai tanggung jawab dan kewajiban untuk menyelamatkan nyawa setiap manusia bukan malah sebaliknya. Ada apa sih Ale kok kamu bertanya seperti itu? Jangan pernah berfikiran hal yang aneh aneh yaa" kata Leon dengan curiga.


"Ga kok aku cuma bertanya aja"

__ADS_1


"Baguslah aku tak ingin kamu yang sedang mengandung banyak pikiran itu ga baik untuk anak kita" kata Leon lalu memeluk Alessia.


Alessia berada dipelukan Leon berfikir tak mungkin Leon mengatakan apa yang dikatakan Cassy kemarin, dia yakin semua adalah rencana Cassy untuk memisahkan dia dengan Leon.


*************


Keesokan harinya Alessia menemui Liam lagi dikantornya tapi baru dia tiba di lobby perusahaan  tak sengaja melihat Cassy dan Liam sedang bersama keluar dari lift.


"Ada apa dengan anak lelaki keluarga Geraldo kenapa mereka semua selalu berhubungan dengan Cassy dulu Leon dan sekarang Liam. Ada apa dengan mereka?" kata Alessia pada dirinya sendiri.


Alessia dengan cepat mengikuti Liam dan Cassy, dia sangat penasaran dengan semua yang terjadi. Alessia juga berfikir apa mungkin foto foto yang diberikan Liam padanya adalah konspirasi antara Liam dan Cassy.


Dulu Liam melakukan pelecahan seksual padanya dan sekarang sepertinya Liam ingin membuat hubungannya dengan Leon menjadi hancur, kenapa Liam melakuan hal tersebut padanya? Leon adalah kakak kandung Liam. Kenapa Liam ingin merusak rumah tangga kakaknya sendiri?


Alessia mengendarai mobilnya dengan cepat untuk mengikuti kendaraan Liam tapi sayangnya dia kehilangan jejak mobil Liam. Alessia sangat penasaran, dia harus menanyakan pada Liam apa yang sebenarnya maksud dan tujuan Liam yang sebenarnya?


Hari sudah menjelang malam, Leon pulang kerumah setelah seharian berada dirumah sakit. Alessia seperti biasa menyambut kedatangan Leon dengan senyuman terindahnya.


Mereka makan malam bersama, bercanda tawa bersama dan sebelum tidur saling bercerita tentang apa yang terjadi dalam keseharian mereka.


"Leon aku mau nanya lagi sama kamu"


"Kamu ini banyak sekali bertanya, dari kemarin selalu saja ada pertanyaan. Ada apa sih? Katakan lah semuanya jangan hanya kamu cicil begini, udah kayak cicilan kredit mobil aja"


"Enak aja kamu samain aku dengan kreditan tapi bagusan mobil sih dari pada kreditan panci"


"Hahaha kamu ini bisa aja sih" ujar Leon lalu mencubit hidung Alessia dengan gemas.


"Aduuh Leon sakit.." rengek Alessia dengan manja pada Leon.

__ADS_1


"Yaa udah sekarang kamu ingin bertanya apa?"


"Apa kamu masih ada perasaan pada Cassy?"


"Ale.. Leon menarik napasnya, dia lelah harus menjawab pertanyaan Alessia yang dari dulu menanyakan pertanyaan yang sama... "sudah ku katakan berkali kali padamu kalau aku tidak mencintai Cassy lagi, aku hanya mencintai kamu" ujar Leon dengan serius melihat Alessia.


"Tapi kamu tidak bisa tegas mengatakan semuanya pada Cassy, Cassy mengira kamu masih mencintainya"


"Aku sudah mengatakan pada Cassy Ale kalau aku mencintaimu bukan Cassy"


"Tapi Cassy tidak seperti itu, dia masih berusaha membuatmu kembali padanya"


"Tidak mungkin Ale, Cassy mengatakan padaku kalau dia hanya ingin aku dan dia bersahabat tidak lebih dari itu. Yakinlah padaku Ale... aku tak akan mungkin menghianati kamu. Aku bukan laki laki yang gampang tergoda oleh perempuan lain"


"Tapi Cassy mengatakan kalau kamu sebenarnya tidak menginginkan anak kita dan anak kita merupakan kesalahan yang pernah kamu buat"


"Kapan Cassy mengatakan itu padamu? Apa kamu menemui Cassy?" tanya Leon dengan penasaran.


"Iya aku pergi menemui Cassy dan bertanya tentang hubunganmu dengan dia. Dia mengatakan padaku kalau dia tidak akan menyerah dengamu, dia juga bilang kalau kamu akan kembali dengannya dan Liam memberikan aku foto fotomu saat bersama dengan Cassy"


"Cassy mengatakan semua itu padamu? Foto foto? Kapan aku berfoto dengan Cassy?" Kata Leon dengan kaget.


"Iya... Liam memberikan bukti bahwa kamu bersama Cassy, Cassy juga mengatakan kalau kamu ingin menggugurkan kandunganku karena bayi ini adalah kesalahan yang seharusnya tak terjadi dalam hidupmu" ujar Alessia menangis mengingat perkataan Cassy tentang bayinya.


Leon terkejut mendengar semua perkataan Alessia tentang Cassy dan Liam. Dia langsung memeluk Alessia membawa wanita yang dia cintai dalam pelukannya. Dia mencintai Alessia, dia tak ingin Alessia menangis juga banyak pikiran karena hal tersebut dapat mempengaruhi kehamilan istrinya.


"Dengar lah sayang... bayi kita adalah hal terindah yang pernah hadir dalam hidupku bukan kesalahan dan aku tak pernah menyesali kehadiran anak kita di rahimmu. Jangan pernah kamu mempercayai semua perkataan Cassy atau pun perkataan yang buruk tentang bayi kita. Aku sangat menantikan kelahiran Leon junior sayang" kata Leon dengan lembut.


•*•*•*•*•*•*•*•*•*•*•

__ADS_1


__ADS_2