Terpaksa Menikahi Sang Dokter

Terpaksa Menikahi Sang Dokter
Air mata Cassy


__ADS_3

Keesokan harinya Leon mendatangi perusahaan GL company untuk bertemu dengan adiknya Liam. Leon ingin menanyakan tentang foto foto yang di maksud Alessia.


"Hai kak Leon tumben kesini, ada apa kak?" tanya Liam dengan tersenyum.


"Liam apa maksudmu dengan memberikan foto foto ku dan Cassy pada Alessia"


"Ooh foto.. maksudmu foto perselingkuhanmu dan Cassy? Yang ini?" Ujar Liam memberikan foto foto Leon dan Cassy.


Leon mengambil foto foto tersebut betapa kagetnya dia saat melihat berbagai macam pose dia dan Cassy tapi tunggu dulu ini foto waktu dia masih berpacaran dengan Cassy bukan foto terbaru.


"Kenapa kak? Kaget aku punya foto fotomu?" tanya Liam lagi lagi dengan tersenyum.


"Ini bukan foto perselingkuhanku, ini foto foto jaman aku dulu"


"Aku ga tau lah kak, aku dapat foto ini juga dari Cassy. Kamu tanyakan aja sendiri ke Cassy" ujar Liam dengan santai.


"Apa yang kamu rencanakan Liam?"


"Rencana? Maksudnya rencana apa kak?"


"Jangan berpura pura Liam"


"Aku ga pura pura, aku memang ga ada rencana apapun loh. Jangan suka menuduh yang bukan bukan kak"


"Aku harap kamu tidak terlibat dalam masalah ini Liam. Kamu adikku tolong jaga perasaan Alessia, dia sedang mengandung" ujar Leon memberi peringatan pada Liam.


"Harusnya pertanyaan itu aku kembalikan padamu kak, jagalah perasaan Alessia dia sedang mengandung anakmu" balas Liam.

__ADS_1


"Aku tau dan kamu tidak usah mengajariku"


Leon meninggalkan perusahaan GL company, beberapa karyawan mengenalinya dan menunduk hormat pada Leon. Walau Liam tak mengakui perbuatannya tapi dia yakin adiknya itu ada suatu rencana yang dia sendiri belum yakin itu apa.


Leon menghubungi Cassy, dia ingin segera bertemu Cassy dan menanyakan apa yang diinginkan wanita itu.


Tak lama kemudian dia pun bertemu dengan Cassy.


"Hai Leon apa kabarmu sayang" sapa Cassy dengan mesra dan mengecup pipinya.


"Cas tolong jangan seperti ini" Leon menolak Cassy.


"Kenapa? Kan biasa kalau yang namanya sahabat itu saling cipika cipiki" kata Cassy dengan wajah pura pura tak bersalah.


"Cas aku mau langsung saja mengatakan padamu. Apa maksudmu memberikan foto foto lama kita pada istriku?"


"Cas tolong jangan seperti ini, aku menghargai kamu karena hubungan kita dulu"


"Benar Leon aku ga ada memberikan foto foto lama kita ke Alessia. Aku ga bohong"


"Lalu kenapa kamu mengatakan kalau aku tidak menginginkan bayi yang dikandung Alessia dan bilang kalau aku tak menginginkan bayiku!!!"


"Demi Tuhan Leon aku tidak pernah mengatakan hal seperti itu, sepertinya Alessia cemburu padaku lalu berbohong padamu"


"Kenapa kamu bilang bahwa bayiku adalah sebuah kesalahan!!! Dan lebih kurang ajarnya kamu mengatakan kalau aku akan menyuruh Alessia untuk menggugurkan kandungannya. Otakmu dimana Cassy!!!"Bentak Leon yang sudah habis kesabaran dengan semua perkataan Cassy.


"Leon kamu membentak ku?" Ujar Cassy dengan mata berkaca kaca.

__ADS_1


"Kamu.. kamu dulu tidak seperti itu Leon, kamu tidak pernah membentakku. Kamu selalu lembut padaku, kamu selalu bilang kalau hanya mencintaiku. Leon jangan seperti ini Leon... aku bersumpah demi Tuhan aku tak pernah berkata seperti itu ke Alessia. Aku juga seorang wanita masa aku tega berkata seperti itu pada Alessia. Leon percayalah padaku aku tak mungkin seperti itu Leon"Cassy menangis.


"Cas tolong jangan ganggu aku lagi. Hubungan kita sudah berakhir saat kamu meninggalkan aku"


"Leon aku tidak pernah melakukan itu pada Alessia, aku juga tidak berharap apapun lagi padamu. Kenapa kamu bisa berpikiran kalau aku masih mencintaimu? Walau aku mencintaimu tapi aku sudah merelakanmu Leon"


"Baguslah kalau kamu berpikiran seperti itu Cas, ini pertemuan terakhir kita. Aku ingin hidup tenang dengan istri dan anakku. Tolong kamu mengerti Cassy"


Leon meninggalkan Cassy...


Setelah memastikan Leon pergi Cassy menghapus air matanya, sejujurnya dia sedih Leon tak ingin lagi bertemu dengannya. Dia tak menyangka Alessia mengatakan semua hal tersebut pada Leon. Dia mengira Alessia wanita lemah yang akan menyimpan rasa sakitnya sendiri tapi ternyata dia salah.


Cassy menghubungi Liam...


"Hallo" ujar Liam.


"Liam bagaimana ini Leon mengetahui semuanya. Aku sudah tak ada kesempatan lagi untuk bersama Leon. Liam tolong bantu aku, aku mohon. Aku sangat mencintai Leon lebih dari apapun, Liam tolong bantu aku"


"Tenang saja... kamu diam lah dulu tunggu kabar dari aku. Jika kamu gegabah dan berkata hal menyakitkan pada Alessia tentu Leon akan sangat marah tapi kamu harus memperhitungkan segala hal"


"Iya Liam. Terima kasih atas bantuan mu Liam, aku sangat menghargainya. Sekali lagi terima kasih calon adik ipar"


"Sama sama calon kakak ipar"


Cassy menutup teleponnya, sekarang dia sudah punya sekutu yang tak bisa dipandang remeh. Dia harus berhasil menjadi istri Leon apapun resikonya.


************

__ADS_1


__ADS_2