
klunting... klunting...
brian bangkit mengambil ponselnya di nakas kemudian membuka layar ponselnya dengan sidik jari.
*cia : mas brian lagi apa?
cia : mas brian dimana?
cia : oh iya mas, tadi cia di bandara ketemu orang kayak mas brian tapi mau manggil takut salah. yaudah aku diem
cia : mas brian kemana sih kok ngilang*?
brian hanya membaca chatting dari cia dengan tersenyum simpul tanpa berniat membalasnya, saat akan meletakkan ponselnya di nakas kembali,
*klunting...
cia : kok ga dibales sih mas?
cia : cia salah apa*?
cia
dikamar, cia merebahkan tubuhnya di sofa kamar dekat jendela. ia memikirkan brian, kenapa brian berbeda. namun tak berapa lama ponsel cia berbunyi
*clinkk.....
brian : iya besok aku pulang, kangen sarapan buatan kamu*
seketika cia bangun lalu melompat lompat diatas sofa saking senangnya
__ADS_1
*bruggggg....
"kyaaaaaa ibuuuuuu*"
ibu yang berada di dapur sedang mencuci piring langsung naik ke atas mencari sumber suara. ibu yakin suara tadi berasal dari kamar cia. ibu masuk dan mendapati cia tergeletak disamping sofa dengan keadaan memijat kakinya.
"kamu tu ngapain sihh ciiiiiii"
"banyak tingkah"
"anak gadis juga kelakuan kayak preman" omel ibu
ibu memegang kaki cia lalu,
"aauuuuuuwwwwww" pekik cia
" ayahhhhhhhh" teriak ibu
" cia keseleo, tolong pijit dulu yahh"
" yaampun cia, tingkahmu itu gimana bisa sampe keseleo begini?" omel ayah
" ihh ayah sama ibu bukannya bantuin malah marah mulu. ya cia jatoh pokoknya ga sengaja"
padahal cia jatuh karna melompat saking senangnya dapat balasan dari brian🤭 pake malu malu deh si cia hihihi
"aduh aduhhhh ayahhhh sakitttttt" teriak cia
"ya sakitlah, namanya juga di urut biar sembuh" sahut ayah
__ADS_1
"adu aduuu, sakit yah tapi udah mendingan deng" kata cia sambil menggoyangkan kakinya
"udah ah, ayah mau turun dulu. kamu itu anak gadis kelakuan kayak preman. jangan diulangi kaya begitu"
brian
malam ini brian menginap di mansion. brian menyelesaikan makan malamnya dengan cepat kemudian kembali ke kamar. badan yang beberapa hari ini di forsir untuk bekerja tanpa istirahat membuat brian ingin cepat cepat merebahkan diri. brian masuk kamar kemudian gosok gigi, cuci muka lalu menuju kasur empuknya untuk tidur.
cia
malam ini cia cukup excited, karna brian membalas chattingnya. apalagi brian mengatakan bahwa ia rindu masakan cia. cia langsung browsing resep resep masakan ter lezat untuk ia buat esok hari. dan pilihannya jatuh pada cumi asam saus tiram, bola bola daging, juga salad sayur. tak lupa cia membuat jus daun kale dengan stroberi dan apel. cia tidak sabar menunggu esok hari.
paginya,
brian bangun pukul 5, ia mandi kemudian bersiap. turun menuju lantai bawah bertemu mama irene,
"loh tumben pagi? gak sarapan dulu?" tanya mama irene yang sedang mengawasi pelayannya masak
"enggak ma, aku mau sarapan dikantor. lagian mau ambil barang dirumah juga ada yang ketinggalan"
"yaudah kamu hati hati. lain kali nginep sinj lagi ya sayang "
"iya ma"
cia
cia bangun pukul 5, cia menyadari tidak mungkin meminta tolong mamanya. apalagi pelayan rumahnya yang hanya dipekerjakan untuk bwrsih bersih dan mencuci pakaian. cia siap dengan alat tempurnya yakni pisau dan kompor. cia memasak dengan semangat karna ini resep baru, ia berharap brian menyukai masakannya. masakan cia selesai pukul 06.35. biasanya sehabis masak, cia mandi dulu sebelum mengantarkannya pada brian. cia hanya cuci muka kemudian mengantar masakan untuk brian.
janlup like komen guize
__ADS_1