Tetangga Ku Super Ganteng

Tetangga Ku Super Ganteng
JENG JENG JENGGGG


__ADS_3

Keesokan harinya, Cia bangun pagi pagi. Ia membantu ibu untuk memasak sarapan.


"gak bikinin sarapan buat Brian?" tanya ibu


"enggak bu, lagi dirumah mamanya kata dia" jawab Cia


"oh yaudah deh. gimana hari pertama kerja?"


"kerja tuh capek bu ternyata hehehehe. ya susah seneng deh pokoknya dijalanin aja"


"ya gak papa lah. lagian cari pengalaman Ci, siapa tau nanti kamu kalo nikah sama Brian ga dibolehin kerja. disuruh jadi ibu rumah tangga seutuhnya kan ya seenggaknya udah pernah punya pengalaman kerja" jelas ibu


"iya bu"


Sarapan pun selesai dibuat, Cia segera mandi dan bersiap untuk kerja. Cia turun menuju ruang makan untuk sarapan terlebih dahulu sebelum bekerja.


"yah, ibu hari ini mau arisan sama ibu ibu komplek terus jagain toko Cia dulu" ucap ibu pada ayah


"iya bu, ayah nanti juga mau ketemu teman lama ayah waktu tugas di papua waktu Cia bayi. Itu lo bu, pak Herman yang istrinya punya toko kue di Bali" kata ayah


"loh memangnya pak Herman disini?"


"iya bu, katanya anaknya kuliah di kampus Cia. mau nengokin anaknya katanya"


"oh yaudah deh kalo gitu"


"punya ibu sama ayah sok sibuk semua ih" ledek Cia


"eh, gak sok sibuk. ini tuh agenda orang penting. ya gak bu?" jawab ayah


"iya nih, emang yang jadwalnya padet cuma yang muda? gini gini juga masih kuat berkegiatan tau" timpal ibu


"iya deh iyaaaaa" ucap Cia


Cia pun segera menuju garasi untuk mengambil motor. hari ini Cia tidak janjian dengan Mela. karna mela hari ini diantar papanya. Saat akan berangkat, ponsel Cia berbunyi tanda pesan masuk


Mas Brian❤ : Aliciaa nanti malem jadi loh ya


Cia : iya mas Bri sayang. tar Cia kabarin deh


Mas Brian❤ : yaudah deh kalo gitu. have a nice day sayang❤


Cia : mas juga yaa❤ sampai ketemu ntar malem, hehe


Cia tersenyum sendiri mendapat pesan manis dari Brian.


"mumpung nanti ketemu. aku mau ngomong sama mas Brian ah kalo aku keterima kerja di Wijaya Grup"


"waktu itu kan aku baru cerita kalau mau daftar kerja disana. gak papa kali ya baru ngomong. masa iya ngasih kabar menyenangkan lewat telfon atau pesan. tar aja deh sambil traktir mas Brian" monolog Cia


Cia berangkat menuju kantor dengan sepeda motor scoopy merah kesayangannya.


Dilain tempat, Nino mendapat telfon dari Brian.


"hallo tuan"


"No, hari ini kamu temani saya ketemu klien dulu di resto xxx. nanti kalo masalahnya alot. kamu selesaiin sendiri bisa kan?"


"baik tuan. nanti saya langsung menuju resto xxx. berkas kemarin mau dibawa sekalian tuan?"


"iya no nanti tolong kamu bawakan ya"


"baik tuan"


telpon pun terputus.

__ADS_1


"hadeh, baru pulang dari singapur langsung disuruh menghadapi klien kolot itu lagi. hufff tuan Brian ini udah tau orangnya kolot udah paling bener dibatalin deh perjanjiannya"


"dahlah mending buruan bwrangkat daripada telat makin ribet ni urusan"


Nino pun berangkat menuju resto xxx yang disebutkan Brian tadi.


Brian


"kamu mau langsung berangkat?" tanya mama Irene


"iya ma. nanti pulang kesini lagi soalnya malem mau ketemu Cia ma" jawab Brian


"oh yaudah kalo gitu"


" Bri berangkat dulu ya ma" pamit Brian


" iya hati hati"


saat akan beranjak dari kursi ruang makan, terdengar suara teriakan Anna


"kakkkk tungguuuuu"


"knapa?"


"nebeng ke kampus yAaaaa, plisssssss"


"ya udah buruan"


"bentar aku ambil kotak makan dulu mau isi roti buat sarapan dijalan"


"hmmm. kakak ambil mobil dulu"


"ok sip"


Akhirnya Anna pun berangkat bersama Brian. Setelah menurunkan Anna, Brian melaju menuju resto xxx.


Cia


"sebenarnya sesibuk apa juga kayak gimana sih tuan muda itu? jadi penasaran deh" gumam Cia


tokkk... tokkk... tokkk...


"masuk mba" ucap Cia


"nona ini ada orang mau ketemu tuan muda. ngakunya pacarnya. tapi saya sudah bilang kalau tuan muda tidak ada dikantor" ucap resepsionis baru yang masih muda dan baru bekerja beberapa minggu ini


"suruh masuk ruangan saya saja mba" ucap Cia


"baik nona"


tak lama ada seorang perempuan yang terbilang sangat sexy. dengan pakaian minim belahan dada terbuka, bibir tebal dengan polesan lipstik mencolok.


"mana tuan mudamu?" tanya perempuan tadi dengan menggebu gebu


"hari ini beliau mengosongkan seluruh jadwalnya nona dikarenakan meeting dengan klien" jawab Cia dengan nada sehalus mungkin


"dimana meetingnya?"


"mohon maaf nona saya kurang tau karna saya hanya mendapat info tersenut"


"bohong kamu ya. kamu pasti sekongkol dengan tuan mu agar aku tidak bisa kemari. apa dia lupa kalau akan dinikahkan denganku?"


"maaf nona tapi saya hanya menjalankan tugas. mohon menghubungi tuan muda untuk mengatur jadwal bertemu agar tidak bentrok dengan meeting atau pertemuan klien"


"aisss cerewet kali kau ini"

__ADS_1


Perempuan tadi pun keluar ruangan Cia,


"Hadehhh, ada ada aja." cia geleng geleng kepala


clinkkk...


Mela : ayok makan siang dulu. kutunggu di kantin ya? nasi, oseng brokoli, sama udang saus padang kaya biasa kan?


Cia tersenyum mendapat pesan dari Mela kemudian membalasnya


Cia : sippp pinter bangey deh kamu ngapalnya haha


Ia melihat jam di tangannya


"wah udah waktu makan siang ya ternyata"


"gara gara ngurusin perempuan tadi jadi gak sadar udah jam makan siang. makan dulu deh. lagian perempuan tadi juga udah balik kayaknya"


Cia pun turun menuju kantin bawah menemui Mela yang sudah memesankan makanan untuknya.


Brian yang sudah lelah dengan sikap kliennya yang memang alot memutuskan untuk kembali ke kantor. Biar urusan di handle Nino.


Brian kembali ke kantor saat jam makan siang. Brian melewati ruang sekretaris dan asistennya


"katanya ada sekretaris baru?" gumam Brian kemudian melihat jam tangan


"oh iya kan ini jam makan siang. mungkin dia sedang makan siang"


"sudah lah lebih baik aku masuk ke ruangan mengerjakan pekerjaan yang terbengkalai beberapa hari ini"


Brian kemudian masuk ke ruangannya. tanpa Brian sadari perempuan yang mengaku calon istri Brian tadi melihat Brian kembali kekantor namun sayang ia tak dapat masuk lewat lift khusus, malah hal yang tidak disangka lift karyawan pun sedang penuh. jadi ia menunggu antrian lift selanjutnya. Ia adalah Chika, anak teman arisan mama Irene, seorang model yang sering dibicarakan karyawan Wijaya Grup karna sering datang.


Di dalam ruangannya, Brian meminta OB untuk membawakan makan siang untuknya. Kemudian kembali membaca berkas yang perlu ditandatangani.


"wah kerja bagus juga sekretaris baru, bisa merapikan berkas penting dan yang bisa dikerjakan besok besok" gumam Brian


"gak salah nih HRD milih dia" puji Brian


Tak lama ada suara ketukan, Brian mempersilahkan masuk karna Brian pikir itu adalah OB yang mengantar makan siangnya. Ternyata itu adalah Chika. Chika langsung berlari bergelayut manja pada Brian.


Cia yang sudah selesai makan siang dikantin pun naik menuju ruangannya. saat akan masuk ruangan ia melihat OB membawa makanan.


"buat siapa mas?" tanya Cia pada OB tersebut


"makan siang untuk tuan besar, nona" jawab OB itu


"loh tuan besar sudah kembali?"


"sudah nona"


"oh, biar saya aja yang bawakan. sekalian mau perkenalan dengan atasan"


"apa gak merepotkan nona?"


"gak papa. udah sini saya bawa"


"ya sudah nona. saya kembali ke pantry dulu. terimakasih nona"


"iya sama sama"


Cia pun membenarkan bajunya agar terlihat rapi karna ia akan memperkenalkan diri pada atasannya. Cia kemudian mengetuk pintu lalu masuk,


saat Cia masuk alangkah kagetnya melihat atasannya sedang berciuman dengan perempuan yang membuat onar. Dan alangkah terkejutnya, atasannya adalah


pranggggg....

__ADS_1


"mas Brian?"


JENGJENGJENGGGGGG


__ADS_2