Tetangga Ku Super Ganteng

Tetangga Ku Super Ganteng
Cantik


__ADS_3

waktu berlalu begitu cepat, dan hubungan cia dan brian semakin hari semakin dekat walaupun tidak ada kata pacaran. cia sudah tidak membuatkan sarapan brian setiap hari. karna brian meminta cia untuk fokus mengurus tokonya yang sedang kurang karyawan karna kejadian kemarin. dan hari ini, cia akan ke toko untuk membantu yang lainnya. cia membuka lowongan untuk karyawan tokonya, karna cia tidak mungkin membantu terlalu sering. cia berniat untuk mencari pekerjaan selepas wisuda nanti.


ketika cia sampai di toko, ponselnya berdering


*KAKAK🙊 is calling.....


cia : hallo?


kakak : hai, apakabar adek kakak tercantik


cia : baik kak, kakak gimana disana? sehat?


kakak : sehat dong, eh kamu katanya mau wisuda ya?


cia : hehe iya kak, kenapa? mau beliin kado?


kakak : ih kamu tuh, mau apa kalo minta kado?


cia : mau kakak pulang aja hehe biar bisa ketemu kakak terus


kakak : ya kamu aja habis wisuda kesini, bantuin kakak ngurus perusahaan disini biar sekalian kakak yang jagain


cia : gak ah kak, kasian ayah sama ibu sendirian disini. lagian juga enak disini, jajan murah, temen cia juga banyak


kakak : padahal kakak udah mau minta izin ke ayah biar kamu dibolehin kesini habis wisuda, tapi kalo kamu mau di situ aja yaudah gakpapa


cia : hehe nanti cia pikirin deh kak, cia nyoba cari kerja disini dulu. sambil cari pengalaman. cia cuma gamau disana dijauhin sama karyawan lain. fresh graduate tapi bisa dapet jabatan walaupun itu perusahaan punya keluarga cia. cia cuma mau berdiri sendiri kak sambil cari ilmu


kakak : ih adek nya kakak ternyata udah gede, udah bisa mikir sampe jauh ternyata. kakak dukung kok apa yang mau kamu lakuin selagi itu positif dan bermanfaat pasti kakak dukung


cia : siap makasih kak, cia mau lanjut ngerjain kerjaan toko dulu kak. nanti kalo ufah longgar cia telpon lagi kok soalnya toko lagi rame. dah kak


kakak : dahh


tuttttt..... tuttttt....tuttttt*.....


sambungan telpon mereka pun terputus, cia segera masuk ke toko. hari ini ada beberapa orang yang melamar kerja di toko. cia tidak pemilih, asal mereka gigih dan jujur sudah membuat cia percaya menjadikan mereka karyawan toko. tidak penting pandai asalkan cekatan pasti cia pilih.


"permisi mba, saya mau cari bu cia. saya mau nglamar kerja disini" tanya seorang perempuan yang baru datang


"oh yang mau nglamar ya? silakan keatas mari saya antar ketemu mba cia" ajak nisa


nisa mengantarkan perempuan tadi untuk menemui cia dilantai 2.


"makasih nis" kata cia


"iya mba, mari saya turun dulu" ucap nisa, kemudian turun ke lantai 1


"permisi mba, nama saya widya. saya mau melamar kerja disini mba."


cia memandang widya sepertinya sangat sopan juga terlihat ceria, langsung saja cia menerima widya sebagai karyawan barunya. tak hanya widya, nisa juga mengajak tetangga kampungnya untuk ikut bekerja dengannya ditempat cia. dan cia menyetujuinya karna ia percaya pada nisa.


"permisi mba, saya ina teman kampungnya nisa. saya mau kerja disini mba, apapun kerjaannya asal halal saya mau kok mba"


"baik kamu boleh mulai kerja hari ini"


selain widya juga ina, cia juga merekrut satu orang lagi yakni joni, pria lemah gemulai yang biasa bekerja angkat angkat di toko depan komplek yang gulung tikar. jadi cia sekalian mengajak joni untuk membantunya angkat angkat barang toko. meskipun lemah gemulai, joni terbiasa membawa barang berat. jadi tak masalah bagi cia, toh joni juga mudah bergaul dengan yang lain.


selesai bertemu dengan karyawan barunya. cia berniat mengambil baju kebayanya untuk hari wisuda minggu depan. karna mela tidak bisa ikut jadi cia akan berangkat sendiri.

__ADS_1


*Mas Brian is calling....


"hallo*"


"hallo, ya mas ada apa?"


"kamu dimana?"


"ditoko mas kenapa?"


"temenin mas makan siang bisa gak?"


"bisa mas"


"yaudah mas jemput ke toko ya"


"eh tapi aku mau ambil kebaya juga tuh gimana? nanti mas telat kekantor lagi. apa cia bawa mobil sendiri aja?"


"gak usah, nanti mas anter. gakpapa kok santai aja"


"yaudah kalo gitu. cia tunggu ya mas"


"iya"


sambungan pun terputus, cia kemudian menunggu brian di depan toko.


"eh mba cia? katanya mau keluar mba?" sapa joni


"iya, dijemput orangnya kok. kamu mau makan siang ya joni?" jawab cia


"ih, mba cia jangan panggil eke joni, JE JE, J E J E oke? jeje"


"iya mba, mau beliin yang lain sekalian. kasian ciwi ciwi nanti kusem panas panasan hehe"


"yaudah ati ati"


"siap bosss"


jeje alias joni berlalu dari hadapan cia. cia masih menunggu brian didepan toko. dan yang ditunggu pun akhirnya datang juga. cia segera bergegas masuk mobil brian


"udah lama?" tanya brian


"engga kok mas. lagian di toko juga nunggunya" ucap cia


"yaudah kamu mau makan apa?" tanya brian lagi


"terserah mas aja mau makan apa"


"yaudah ke restoran langganan mas aja ya"


"boleh, cia pemakan segala kok tenang aja" jawab cia


kemudian mereka melaju menuju restoran tempat biasa brian makan. disana banyak makanan indonesia jadi ketika brian rindu masakan rumahan pasti ia makan disini.


"makan disini gakpapa kan?" tanya brian


"gakpapa mas" jawab cia dengan senyumnya


"yaudah yok masuk"

__ADS_1


cia mengikuti langkah brian dari belakang, brian yang menyadari cia berada dibelakangnya langsung memperlambat langkahnya untuk menyamai langkah cia.


"kamu mau makan apa?"


"emm, aku ayam betutu aja mas sama sambel matahnya banyakin. pake nasi merah"


"okey, samain aja mbak, yang satu pake nasi putih biasa"


"sama minumnya jus stroberi sama orange squash"


"baik pak, silahkan ditunggu"


cia dan brian berbincang sedikit sambil menunggu makanan datang. brian berniat mengajak cia jalan jalan hari ini. sampai akhirnya makanan mereka datang dan mereka makan dengan tenang.


selesai makan, brian mengantar cia mengambil kebaya.


"butiknya dimana ci?"


"bukan butik kok mas, penjahit biasa tapi jahitannya bagus bagus lagian itu juga langganan temen kok jadi yaudah kesitu aja"


"oh yaudah tempatnya mana?"


"nanti aku tunjukkan jalan mas"


"yaudah, siap tuan putri"


cia tersenyum simpul mendengar kata kata brian. mereka melanjutkan perjalanan setelah mengisi perut mereka


" nah itu mas, masuk gang nanti rumah nomer 2 sebelah kiri"


"okey"


sampai ditempat tujuan cia disambut bu rita pemilik usaha jasa jahit tersebut.


"wah mba cia sudah datang, eh ini baju buat wisuda kan mba? bukan buat lamaran?"


"eh loh, engga kok bu buat wisuda"


"saya kira mba, soalnya mba cia sama masnya ini mirip pasangan yang mau nikah hehe"


" enggak ko bu, gimana bu..? bajunya sudah?"


"sudah mba, ini barusan saya rapihkan. mau dicoba dulu? barangkali ada yang kurang sreg"


"boleh bu"


"mas aku tinggal bentar ya mau coba baju bentar"


"heem gapapa"


cia masuk ke ruang ganti tempat bu rita untuk mencoba kebaya tadi. cia memandang tubuhnya yang telah terbalut dengan kebaya tersebut. belahan dada yang sedikit terbuka serta punggung mulus cia yang lumayan terekspos membuat cia nampak menawan apalagi rok span yang terdapat belahan didepannya menampilkan kaki mulus jenjang cia. cia kemudian keluar ruang ganti untuk menunjukkan pada cia.


brian seketika menoleh mendengar suara langkah kaki seseorang,


"cantiknyaaa " **gumam brian


ia terpesona sampai tidak bisa berkata apapan saking melihat cia yang nampak sangatttt sangat cantik.


janlup like komen guize

__ADS_1


maap ya kemarin off soalnya liburan bareng keluarga hehe**


__ADS_2