
cia yang malu kemudian berlali menuju kamarnya dan sama sekali tidak mengindahkan panggilan ibunya. cia merutuki kebodohannya
"ihhh bodoh banget sih ciaa kenapa pake ga sadar kalo ada mas brian sih" rutuk cia
"kenapa coba ikut makan malem kesini. hufff bikin malu aja"
cia memasuki ruang gantinya kemudian saat akan mengganti baju,
"lah ngapain ganti? kan ga kemana mana. udah terlanjur juga orang mau tidur"
"arghhhh... kenapa jadi ga fokus gini sih"
cia kembali ke tempat tidurnya, merebahkan tubuhnya dikasur empuk. hari ini ia lumayan lelah, kemudian
clinkk.. clinkk...
brian : sudah tidur?
cia : belum mas
brian : sama, lagi apa?
cia : mau tidur mas, capek
brian : oh yasudah, selamat malam cia. mimpi indah ya
cia : malam juga mas brian, mas juga ya❤
cia menambahkan tanda love pada pesannya membuat brian tersenyum sendiri dikamarnya. brian ingin membalas, namun ia gengsi. ia tak mau dianggap lelaki yang suka membuat baper wanita kalau ia belum benar benar menyukainya.
cia akhirnya tertidur setelah membalas pesan brian. pagi harinya, cia tidak membuat sarapan untuk brian. cia terlalu malu untuk bertemu brian karna kejadian tadi malam. cia mandi pagi kemudian turun membantu ibunya masak.
"loh tumben gak masak?" tanya ibu
"engga bu, tadi kesiangan jadi gak bikinin sarapan" bohong cia pada ibu
"oh yaudah, bantuin ibu goreng ikan kalo gitu. kalo udan panggil ayah dibelakang ya"
"siap ibukuuuuu"
__ADS_1
cia kemudian mengikat rambutnya tinggi lalu membantu ibunya menggoreng ikan. selesai menggoreng ikan, cia pergi kebelakang memanggil ayahnya.
"yah, sarapan dulu" ajak cia
" bentar, ayah kasih makan ikan ayah dulu"
"cia tunggu didalam ya yah"
"sip"
cia kembali masuk rumah menuju dapur kemudian membantu ibunya membawa makanan ke meja makan. semua sudah berkumpul, akhirnya sarapan dengan tenang. selesai sarapan, cia membawa piring kotor ke tempat cuci piring kemudian mencucinya. saat akan selesai ponsel cia berbunyi tanda pesan masuk.
brian : kok tumben ga anter sarapan?
cia : oh iya mas, maaf tadi cia kesiangan
brian : yaudah kalo gitu tak kirain kenapa
cia : maaf ya mas, besok tak usahain gak kesiangan
brian : gakpapa cia, gak harus tiap hari juga kok
cia berbohong, padahal ia benar benar sangat malu untuk bertemu dengan brian. selesai berbalas pesan juga mencuci piring, cia kekamar untuk ganti baju karena hari ini ia akan ketoko untuk memberikan gaji pada karyawannya.
cia berangkat ke toko menggunakan motornya. sampai disana suasana lumayan sepi, cia langsung naik ke lantai atas. dan ternyata karyawannya sedang mengemas barang yang akan dikirim hari ini.
"eh mba cia udah dateng" kata nisa
"iya nih tumben mba cia dateng" sambung adel
"wah pada lupa nih kalian tanggal brapa" sahut cia
"oiya ya mbak hari ini hari terbaik dibulan ini hehe, tanggal gajian" celetuk lisa
"iya nih, udah ada namanya. sama bonus lembur lembur kita udah masuk disitu" kata cia sambil memberikan amplop pada mereka
semua sudah memegang amplop dengan nama masing masing. salah satu dari mereka, mia membuka isi amplop
"wahh banyak banget isinya mba" kata mia
__ADS_1
"makasih ya mbak atas bonusnya, hehe" ucap nisa
"sama sama, kan ini kerja keras kalian juga jadi kalian emng pantes dapet itu hehe" ucap cia tulus
" udah ya, aku mau kerumah mela bentar. ntar balik kesini" kata cia
"siap mba" jawab mereka serempak
cia keluar toko dan semua kembali ke aktivitas sebelumnya, selain nisa yang harus turun mengurus pembukuan.
nisa turun sendiri kebawah kemudian duduk dikursi kasir sambil memegang amplop kemudian membukanya.
"ya ampun mba cia, kasih bonus ga segan segan. banyak banget isinya. bos kayak begini kok punya karyawan yang masih berpikiran jahat" batin nisa
"tapi gimana caranya biar mba cia tau niat mereka, sedangkan aku nggak punya bukti. kasian mba cia"
"kalo ngomong ke mba cia nanti aku dikira tukang ngadu"
"biarin dulu deh, kalo ada bukti nanti aku bisa bilang ke mba cia" nisa yang melamun tak sadar kalau adel dan mia memanggilnya
"heii nisa" panggil adel
"eh iya" sadar nisa
"yah nglamun ya kamu? mikirin apa?" tanya adel dengan curiga
"enggak, emak tadi bilang butuh uang buat berobat bapak dikampung tapi aku tadi belom gajian. ini mikir mau transfer gitu sih" jelas nisa bohong
"kamu sih dibilangin kita diajak main curang gamau. kan enak, dapet duit dobel" kata mia
"engga ah, gak baik tau. mba cia aja baik loh sama kita masa aku mau curangin"
"gak asik kamu tuh, sok suci banget jadi orang" kata mia
"dah lah biain aja, kita keluar dulu ya nanti kalo ditanya mba cia kita belom sarapan mau cari makan dulu" ucap adel
"hmmm," nisa hanya menjawab mereka dengan gumaman
apa lagi ya
__ADS_1
janlup like komen guize