The Cold King (JK)

The Cold King (JK)
Episode 27


__ADS_3

Halo. Apa kabar? Terimakasih udah mau meluangkan waktu untuk membaca cerita ini.


Sebelum itu, jangan lupa untuk memberikan tombol like sebagai dukungan agar terus update eps baru.


Saran dan masukan yang kalian berikan juga sangat bermanfaat.


Yuk, sebelum membaca cerita ini, untuk memberi 5 bintang.


Terimakasih, selamat membaca....


....


charissa membuka matanya. ia membulatkan matanya sambil menatap langit langit kamarnya. "oh no" batin charissa dengan panik. ia langsung duduk di kasurnya dan menatap sekitarnya. "rumah sakit... arghhhhhh"


ia menggelengkan kepalanya sambil menepuk nepuk pipinya dengan kasar. "ini cuma mimpi kan? ini pasti cuma mimpi" batinnya. charissa melirik tangannya kemudian beralih pada pakaiannya.


"charissa? kau sudah sadar?" ucap suster yang datang ke kamarnya. charissa menatapnya sambil memasang raut wajah yang sedih.


"apa.. apa yang terjadi padaku?" tanya charissa dengan lemah.


"kau koma selama 2 tahun" jawab suster itu dengan terbata bata. ia masih tidak percaya saat melihat charissa yang sudah terbangun dari komanya.


"dua tahun... lama sekali." batin charissa.


"ini berita bagus!! aku harus menghubungi keluargamu" tambah suster itu dengan bersemangat.


"eh... jang..."


"aku akan memanggil dokter lebih dulu. kau tunggu disini ya" potong suster tersebut sambil keluar dari ruangan tersebut. charissa yang melihat itu langsung melemaskan tubuhnya.


"aku tidak mau berada disini...arghhhh" teriak charissa sambil menendang nendang kasurnya.


"nona charissa. itu kau?" tanya dokter yang kini sedang mematung di depan pintu. disampingnya berdiri dua suster yang selama ini merawatnya.

__ADS_1


charissa mendongak dan menatap dokter itu sambil mengangguk. sang dokter yang melihat itu langsung berlari menghampiri charissa dengan bahagia.


dokter itu langsung memeriksa keadaan charissa. betapa terkejutnya ia setelah memeriksa charissa. dokter muda itu langsung menatap kedua suster yang berada disampingnya dengan terkejut.


"dia sangat sehat. ia sudah pulih dengan total" ucap dokter tersebut. kedua suster yang mendnegar itu langsung menganga dan menatap charissa sambil menggelengkan kepalanya.


"kita akan pesta malam ini!!!' teriak salah satu suster itu dengn bersemangat.


"ya!!! kita akan pestaa malam ini!!" sahut dokter dengan bersemangat. sang dokter langsung berpelukan dengan para susternya.


sedangkan, charissa yang melihat itu langsung mengerutkan alisnya. ia menggelengkan kepalanya saat melihat betapa bahagianya dokter itu.


charissa memijat kepalanya kemudian berdiri dari kasurnya. "kau ingin minum?" tanya dokter tersebut.


"emm.. ya." jawab charissa.


"aku bisa.. mengambil sendiri" tambah charissa saat melihat dokter itu hendak mengambilkan minuman untuknya.


"baiklah. oh ya, keluargamu sedang dalam perjalanan" ucap dokter tersebut dengan ragu ragu. charissa yang mendengar itu langsung mengehembuskan nafasnya dengan kasar.


seketika kepalanya terasa sangat pusing. ia menyentuh kepalanya itu. ingatannya kembali. ia melihat bayangan sean di dalam pikirannya.


"nona... kau tidak apa apa?" tanya dokter yang langsung menghampiri charissa.


"ya. aku baik baik saja. aku ingin keluar" jawab charissa.


"ta.. tapi diluar sedang hujan." ucap dokter itu.


"tidak apa apa. aku hanya merindukan bau tanah saat hujan" jawab charissa sambil tersenyum tipis.


"ba.. baiklah. tapi, jangan hujan hujanan ya.kau baru saja pulih" ucap dokter tersebut.


"ya.. terimakasih" kata charissa.

__ADS_1


...


saat ini, charissa berada di taman. ia berlindung di balik pohon besar. ia juga memakai payung untuk berjaga jaga.


tatapan charissa kosong. pikirannya kemana mana. ia menundukan kepalanya sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar.


"aku tidak ingin berada disini. bagaimana caranya agar aku bisa kembali?" batin charissa.


"aku sudah berjanji untuk membalaskan dendam diriku dari masa lalu. aku tidak bisa berdiam disini" tambahnya.


saat charissa ingin meninggalkan tempat itu, tiba tiba saja ia dihadang oleh seseorang.


charissa menatap sepatunya kemudian mendongak dengan perlahan. ia menelan ludahnya dengan kasar saat melihat kehadiran nico dihadapannya.


ia menatapnya dengan datar. nico sendiri merupakan pacar charissa. nico tampan, tinggi, juga perhatian. tapi sayangnya charissa sudah tidak lagi memiliki perasaan padanya.


"charissa" panggil nico. charissa tersenyum tipis saat mendengar itu.


"itukah kau?" tanya nico. charissa menganggukan kepalanya.


nico yang melihat itu langsung tersenyum. ia menjatuhkan payungnya kemudian memeluk charissa dengan erat. charissa sempat terdiam beberapa saat. charissa sengaja membiarkan nico memeluknya.


ia benar benar tidak menyangka, kalau nico tetap setia padanya. sudah dua tahun, charissa coma, tetapi, nico tetap berada disampingnya.


"aku kedinginan" bisik charissa.


"ah.. baiklah. kalau begitu, ayo kita masuk" ajak nico. charissa tersenyum kemudian menganggukan kepalanya.


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2