The Cold King (JK)

The Cold King (JK)
Episode 6


__ADS_3

Halo semua, apa kabar? Terimakasih ya karena sudah mau meluangkan waktu untuk membaca cerita hasil gabutan ini. Sebelum itu, yuk bantu aku dengan cara memberikan like sebagai dukungan untuk terus mengupdate episode baru. Selamat membaca, semoga kalian suka ya...


 


di pagi yang cerah, charissa ikut menyinari dunia dengan senyumannya. charissa tidak berhenti untuk tersenyum setelah kejadian kemarin. "ah, aku tidak sempat menanyakan namanya" gumam charissa.


"charissa, nanti akan ada acara ulang tahun raja. dan berita baiknya kau diundang!" ucap mona dengan bersemangat.


charissa yang semulanya sedang menatap keluar jendela, kini menatap mona. "kenapa kau sangat bersemangat seperti itu? apa bagusnya diundang ke acara ulang tahunnya" ucap charissa.


"mmm... ini pertama kalinya... kau diundang" balas mona. charissa yang mendengar itu pun mengangkat alisnya.


"pertama kalinya?" gumam charissa.


"ya, karena ini pertama kalinya aku diundang, aku tidak boleh menyia nyiakannya." ucap charissa.


"iya benar!" sahut mona.


"mari kita buat acara kali ini lebih seru" kata charissa.


"mona, bantu riasi aku. aku ingin menjadi perempuan paling cantik di acara itu." ucap charissa. mona yang mendengar itu langsung tersenyum dan mengangguk dengan bersemangat.


...


saat ini charissa sedang dirias oleh mona dan juga beberapa pelayan yang lain. namun sepertinya, ada pelayan yang nakal dan patut untuk diberi sedikit pelajaran.


charissa sedang menatap dirinya di cermin. ia tersenyum dengan damai saat melihat riasan diwajahnya yang natural dan sangat cantik di wajahnya.


saat ia hendak berdiri dan berjalan, tiba tiba ada seorang pelayan yang dengan sengaja menyelengkat kaki charissa. charissa yang sudah mengetahui itu, langsung menghindar. ia menatap tajam kearah pelayan tersebut.

__ADS_1


"ish ish.. ternyata kau pelayan rendahan yang suka melukaiku ya?" ucap charissa. pelayan itu sedikit terkejut dengan perkataan charissa. karena sebelumnya, charissa tidak pernah berkata seperti itu.


charissa mendekati pelayan tersebut dan langsung menjambak rambutnya tanpa ampun. mona yang melihat itu tertawa kecil.


"kau ingin sekarat atau mati hah?" tanya charissa.


"maafkan saya putri" ucap pelayan tersebut dengan terbata bata.


"aku tidak menerima perminta maafan mu itu" balas charissa sambil tersenyum miring.


charissa langsung mendorong tubuh pelayan itu hingga terjatuh. "mona, panggilkan para penjaga" perintah charissa.


"baik" jawab mona.


tak lama dari itu, para penjaga langsung masuk kedalam kamar charissa. "cambuk dia hingga sekarat. jangan biarkan dia mati" perintah charissa.


"baik putri" jawab mereka dengan serempak.


...


kini charissa sedang menuju tempat dimana acara itu sedang berlangsung. charissa sengaja datang sedikit terlambat. karena,sejujurnya charissa lebih suka ditunggu dibanding menunggu. ia berjalan memasuki ruang dimana tempat itu berlangsung.


charissa berjalan dengan tegak. bahkan, cara berjalannya pun beda dari putri yang lainnya. ia justru berjalan layaknya seorang model.


semua orang yang ada disana terpesona dengan charissa. pakaian yang ia kenakan sangat cocok ditubuhnya yang bodygoals itu. namun, mereka sama sekali tidak tau siapa dia.


charissa tersenyum tipis kemudian membungkukan badannya dengan ringan."maafkan keterlambatan saya ayah" ucap charissa.


raja yang melihat itu hanya mengangguk ringan. charissa kembali mendongak dan menatap satu per satu orang yang hadir dalam acara itu.

__ADS_1


charissa duduk di tempat yang sudah disiapkan. ketika ia duduk di tempat yang sudah seharusnya ia duduki, semua orang langsung terkejut. mereka benar benar tidak menyangka bahwa ia merupakan charissa. gadis yang dirumorkan memiliki wajah buruk rupa.


"itu, itu adalah tempat putri charissa" ucap salah satu pangeran yang ada di sana.


"ya, akulah charissa" ucap charissa. melihat semua orang yang hanya bisa terkejut dan terdiam membuat charissa senang.


"ah, ayah kenapa tempatku jauh dari kalian. serendah itukah aku hingga terpisah dari barisan kalian?" tanya charissa sambil memanyunkan bibirnya.


raja yang mendengar itu langsung menatap charissa. "duduklah disamping pangeran ke 8" ucap raja.


charissa tersenyum miring. "ayah, bagaimana bisa kau menempatkanku disana. lihatlah, bahkan pangeran menatapku dengan jijik. aku adalah putri buruk rupa" kata charissa.


"tidak. duduklah disampingku" kata pangeran sambil menggelengkan kepalanya.


"menjijikan sekali kau. ahh... tapi tidak apa apa, semua berjalan sesuai rencanaku" batin charissa saat ia sudah duduk disamping pangeran ke delapan.


sepanjang acara, pangeran tidak henti untuk mencuri pandang ke charissa. jujur saja, charissa risih dengannya. namun, ia harus bertahan agar rencananya berjalan. charissa juga tersenyum miring saat salah satu putri mentap charissa dengan sinis.


saat pemberian kado untuk raja, charissa mendapat urutan paling akhir. semua orang sudah memberikan kado untuk raja.


"ayah, maaf aku hanya bisa memberimu ini" ucap charissa sambil menyerahkan kado tersebut.


raja melirik charissa kemudian membuka bungkusan kado tersebut. betapa terkejutnya raja saat melihat kado yang diberikan oleh charissa. semuanya juga tidak kalah terkejut karena kado yang diberikan oleh mereka tidak ada apa apanya dengan kado yang diberikan charissa.


"woah, bukankah itu kalung termahal? bagaimana kau bisa mendapatkan itu?" tanya pangeran yang paling muda. charissa memilih untuk tersenyum.


"terimakasih charissa. barang pemberianmu sangat berharga" ucap raja sambil tersenyum senang. bagaimana ia tidak senang, sedangkan kalung yang charissa berikan setara dengan harga tiga kerajaan. kalung itu bisa membeli tiga kerajaan sekaligus.


....

__ADS_1


__ADS_2