The Seventh World

The Seventh World
Chapter 25


__ADS_3

Setelah keluar dan berbaring di pelabuhan, dia merasa pergelangan tangannya terasa panas, dia melihat gelang yang di berikan neneknya menyala dan ketika dia menyentuhnya dia berubah menjadi seorang manusia kucing yang berekor dua dengan api berwarna biru membakar ujung ekornya, wujudnya mirip ketika dia hidup di dunia lain sebagai Shora, dia memeriksa tubuhnya dan ternyata dia sembuh total, bahkan dia kembali menjadi perawan sama seperti yang di alami Harumi. Dia menoleh dan melihat tunangannya juga berubah memakai topeng dari besi yang menutupi semuanya kecuali bagian mata yang di lapisi oleh kaca kuning, hidung dan mulut.


Kemudian keduanya berusaha hidup dari nol, karena tunangannya seorang hacker, keuangan dan perekonomian mereka tidak ada masalah, keduanya hidup dengan menyewa sebuah apartemen dan sekolah di sekolahnya sekarang. Tapi mereka kadang bertindak seenaknya dengan menggunakan kekuatan mereka untuk kepentingan mereka sendiri. Setelah melihat ingatan Shoko, Harumi dan Nana langsung memeluk Shoko, ketiganya menangis tersedu sedu, sedangkan Masato menunduk sambil mengelus punggung Harumi, begitu juga Jiro yang mengelus punggung Nana.


“Shokochi...tidak ku sangka hidupmu begitu tragis...” Ujar Nana.


“Hehe...hehe...iya...hehe...” Balas Shoko yang menangis sambil tertawa.


“Jangan memaksakan diri tertawa Shoko-chan, menangislah, kita ada di sini untuk kamu...” Ujar Harumi.


“Huaaaaaaaaaa......” Shoko langsung menangis keras.


Ketiganya terduduk di lantai karena Shoko menangis sangat keras dan tersedu sedu, Masato dan Jiro hanya bisa jongkok di belakang Harumi dan Nana. Setelah Shoko tenang kembali, mereka semua kembali duduk di meja,


“Sekarang di mana tunangan mu ?” Tanya Masato.


“Aku tidak tahu....” Jawab Shoko.


“Kalau melihat wajahnya, sepertinya aku tahu orangnya...dia murid yang masuk ke sekolah dengan nilai peringkat teratas kan dan harusnya dia berpidato, tapi dia tidak datang...kemudian baru beberapa hari masuk sekolah lalu tidak pernah masuk lagi.” Ujar Harumi.


“Benar senpai, harusnya dia masuk setiap hari bersamaku, alasan sebenarnya aku jarang masuk ke sekolah karena mencari dia....” Balas Shoko menunduk.


“Hmm begitu ya....” Ujar Masato.


“Sebelum hilang dia sempat memberitahu ku soal identitas kalian, itulah sebabnya aku menjadi kucing dan terus memantau kalian...” Balas Shoko.


“Hah...dia tahu identitas Masato dan Satou-san ?” Tanya Jiro.


“Iya, karena kebetulan ketika kejadian *******, dia datang ke sekolah....begitu tahu kalau kalian tidak ada di dalam gedung olah raga, dia langsung tahu kalau kedua orang di podium adalah kalian, tapi setelah memberitahu hal itu pada ku, dia menghilang, itulah sebabnya aku memancing dengan merampok dan melakukan beberapa kejahatan dengan harapan Red kamen dan Shiro mask keluar, karena aku mau bertanya kepada mereka di mana Kenzo tunanganku....aku menduga, kalian menculik nya dengan alasan dia tahu identitas kalian.” Jawab Shoko.


“Hmmm...masuk akal, aku pun akan berpikiran sama dengan mu...kalau aku jadi kamu.” Balas Nana.


“Berarti prioritas kita sekarang mencari Kenzo....benarkan namanya Kenzo ?” Tanya Masato.

__ADS_1


“Iya, nama lengkapnya Kenzo Thompson, dia keturunan campuran barat dan kita yang ada di timur.” Jawab Shoko.


Shoko mengeluarkan smartphonenya, kemudian dia menujukkan foto Kenzo kepada Masato, Harumi, Jiro dan Nana. Kenzo berambut pirang dan panjang di ikat di belakang, wajahnya terlihat sangat tampan, menurut Shoko tinggi tubuhnya 175cm sedangkan Shoko sendiri 165cm, tubuhnya kurus tapi terlihat berotot di balik kemeja seragam musim panasnya yang berlengan pendek.


“Baiklah, dimana terakhir kamu melihat dia ?” Tanya Masato.


“Di sekolah....dua hari setelah serangan *******....aku sebenarnya tinggal sama dia, tapi hari itu aku tidak tahu dia kemana, dia tidak ada di kelasnya dan tiba tiba saja menghilang, aku menunggunya di depan gerbang dan dia tidak keluar keluar.” Jawab Shoko.


Selagi mereka berbincang bincang, tiba tiba “Kyaaaaaa..” Terdengar suara teriakan dari luar jendela, ke limanya langsung menghampiri jendela dan melihat keluar ke arah gerbang. Tiger sedang berjalan masuk ke dalam sekolah bersama seekor monster besar berkepala dan berkaki banteng. Tangannya terlihat besar dan tanduknya terlihat sangat tajam.


“Minotaur ?” Gumam ke lima nya.


“Lihat, minotaur itu juga pakai kalung, dengan eagle eye ku aku bisa melihatnya...” Ujar Nana.


“Berarti dia sama seperti Tiger....ayo kita keluar....” Ajak Masato.


“Tunggu Masato....lihat....” Ujar Jiro.


“Ken...ken....” Ujar Shoko yang melihat pria itu turun.


“Ken-ken ? maksudmu Kenzo ?” Tanya Harumi.


Tanpa menunda lagi, Shoko langsung berlari keluar dari ruangan, melihat Shoko lari keluar, Masato, Harumi, Jiro dan Nana langsung mengejarnya. Mereka mengikuti Shoko yang berlari naik ke atap, ketika sampai atap, Shoko langsung berubah, tapi kali ini dia berubah menjadi kucing raksasa dengan wujud mengerikan dan taring yang tajam, punggungnya di penuhi duri dan ke empat kakinya terbakar oleh api berwarna biru, ekornya yang bercabang juga terbakar api berwarna biru di ujungnya. Shoko langsung berlari melompat dari atap, tapi dia tidak jatuh dan berlari di udara. Masato dan Harumi langsung memakai pakaian mereka, sedangkan Jiro dan Nana langsung berubah, ke empatnya langsung terbang menyusul Shoko yang berlari di udara dengan kecepatan tinggi.


“Shoko-chan....dia bisa jadi kucing sebesar itu ?” Tanya Nana.


“Dia nekomata.....hebat...dia bisa shapeshift.....” Jawab Jiro.


“Kita harus kejar dia....” Teriak Masato yang langsung melesat.


“Iya...cepat....” Harumi menyusul Masato.


Ketika di udara, mereka melihat ke bawah, Tiger dan minotaur itu sudah terkapar dan berubah ke wujud manusia mereka, Shoko sudah berubah kembali menjadi manusia kucing dan berdiri di depan pria yang diam saja tidak bergerak. Dia mengguncang guncang pria itu dan memukul mukul nya, tapi tetap pria itu diam saja. Masato, Harumi, Jiro dan Nana langsung turun dan berdiri di belakang Shoko. Melihat Masato, Harumi, Jiro dan Nana berdiri di belakang Shoko, pria itu langsung menangkap Shoko dan memeluk nya dari belakang. Dua buah cakar keluar dari punggung tangannya dan menyilang di leher Shoko, seakan akan mengancam supaya Masato, Harumi, Jiro dan Nana tidak maju kalau tidak Shoko akan celaka,

__ADS_1


“Ken...ken....apa yang kamu lakukan ?” Tanya Shoko bingung.


Mendengar suara Shoko, tiba tiba Kenzo memegang kepalanya dan berteriak, Masato, Harumi, Jiro dan Nana langsung bersiaga. Harumi menggunakan skill full appraisalnya.


\====================================


Class          : Magician Esper


Level          : 95


Power        : 95.000


Skill           : Claw mastery, martial arts mastery, ice breath, ice wall, freeze, ice lance, mind control, hypnotize, alter memory.


Add on      : Blessing of the Holy Gods, dragnar, scale skin, item box.


\====================================


“Hati hati dia kuat....” Ujar Harumi.


“Jangaaan....Ken-ken tidak jahat...iya kan Ken-ken....” Ujar Shoko sambil melihat Kenzo yang memegang kepalanya dan melihat teman temannya siap menyerang.


“Aaaaaaaaaah......” Teriak Kenzo.


Kemudian dia melemparkan Shoko ke Masato, Harumi, Jiro dan Nana, setelah itu dia terbang ke atas menggunakan papannya dan langsung melesat pergi.


“Kejar....” Teriak Masato.


“Shoko-chan, kalau dalam wujud ini kamu bisa terbang tidak ?” Tanya Nana.


“Bisa....ayo kejar Ken-ken....” Teriak Shoko.


Kedua ekor Shoko terbakar api biru dan ekornya lurus menegang, kemudian Shoko melompat dan terbang di angkasa. Masato, Harumi, Jiro dan Nana langsung mengejarnya.

__ADS_1


__ADS_2