
Selama sebulan terakhir, Masato dan Harumi aktif memerangi kejahatan dan menolong orang lain, hal ini membuat mereka menjadi viral di media sosial, selain itu, keduanya menjadi semakin akrab dan semakin dekat karena sudah memanggil dengan nama depan mereka. Tentu saja yang tahu mengenai identitas mereka yang sebenarnya hanyalah Jiro dan Nana yang dalam sebulan menjadi sangat akrab dengan mereka dan membantu mereka menutupi Masato dan Harumi ketika melakukan kegiatannya. Pulang sekolah, Masato langsung bekerja paruh waktu di mini market, Jiro juga langsung bekerja paruh waktu di gym sebagai pelatih dan Nana bekerja di restoran keluarganya, Harumi yang tidak memiliki kegiatan, pulang sendirian.
Ketika sampai di depan apartemennya, dia melihat mobil milik tunangan sepupunya di garasi, berarti tunangan sepupunya sedang datang ke kota dan menginap di apartemen nya. Langkahnya terhenti dan dia berbalik,
“Duh...aku harus kemana nih ?” Tanyanya dalam hati.
Dia melangkah menuju mini market tempat Masato bekerja, dia melihat ke dalam dan melihat Masato sedang menjaga kasir sambil melayani pembeli. Akhirnya dia jongkok dan menyender ke dinding sambil berpikir mau kemana. Tak lama kemudian, “Cklung.” Pintu mini market di buka, Masato keluar dan menghampiri Harumi yang sedang jongkok di dinding.
“Harumi ? kenapa kamu di sini ? kok tidak pulang ?” Tanya Masato.
“Eh..kok kamu tahu aku ada di sini ?” Tanya Harumi.
“Tadi aku melihatmu datang dan duduk.....ada apa..” Jawab Masato.
“Um...di apartemen ku ada tunangan sepupuku, aku malas di apartemen ku hehe.” Balas Harumi.
“Hmm...begitu ya....” Balas Masato yang tahu kalau Harumi takut laki laki dan pasti merasa risih ada tunangan sepupunya.
Dia menoleh ke kanan dan kiri melihat sekeliling, akhinya dia melihat sebuah internet cafe di sebrang jalan,
“Kamu kesana saja dulu, nanti shift ku sudah selesai kita pulang sama sama...” Balas Masato.
“Oh iya...ok aku tunggu di sana ya...” Balas Harumi.
Langsung saja Harumi menyebrang jalan dan masuk ke dalam internet cafe, Masato kembali masuk ke dalam mini market untuk menjaga kasir. Malam nya, setelah Masato selesai bekerja, dia langsung menyebrang jalan untuk menjemput Harumi di dalam. Dia masuk ke dalam dan mencari bilik yang di pakai Harumi, ketika menemukannya, dia masuk dan melihat Harumi sedang tertidur di kursi, di monitor anime yang dia tonton masih berjalan dan sepertinya dia tertidur ketika tengah menonton nya. Masato tersenyum, dia langsung memegang pundak Harumi,
“Harumi...Harumi...bangun Harumi...” Ujar Masato perlahan.
__ADS_1
“Uhmm....gendong....” Balas Harumi yang masih setengah tidur.
“Huh dasar....ya sudah ayo...” Balas Masato.
Masato membungkuk dan menggendong Harumi di punggungnya, kemudian dia membawa tas Harumi dan keluar dari bilik. Setelah membayar kepada petugas, Masato membawa Harumi keluar dari internet cafe, karena apartemen nya tidak jauh dari tempat dia bekerja paruh waktu, Masato membawa Harumi ke apartemen nya dan membaringkannya di tempat tidurnya.
“Huff.....dia masih tidur, pasti capek sekali....baiklah, aku masak dulu...” Gumam Masato.
Kemudian dia keluar dan pergi ke dapur, setelah membuka lemari pendingin, dia menyadari kalau bahan makanan nya kurang, akhirnya dia mengambil dompetnya dan pergi keluar dari apartemen untuk ke supermarket. Tak lama kemudian, Harumi terbangun,
“Loh...aku dimana ? bukannya aku ada di internet cafe ya ?” Tanya nya bingung.
Dia mengambil smartphone nya dan melihat jam, dia kaget karena ternyata sudah malam dan dia berada di tempat asing, langsung saja dia turun dari tempat tidur dan keluar dari kamar, dia melihat sebuah tas tergeletak di meja makan, setelah memeriksanya, ternyata tas itu adalah tas milik dirinya.
“Hmm...ini rumah siapa ya ?” Tanya Harumi.
“Loh Masato-kun nya kemana ya ?” Tanya nya dalam hati.
Karena melihat bak sudah terisi oleh air hangat, dia langsung merasa ingin mandi, tapi karena dia tidak membawa pakaian ganti, dia keluar dari kamar mandi dan masuk kembali ke kamar Masato. Dia membuka lemari dan mengambil sebuah kaus juga celana pendek. Kemudian dia mencobanya,
“Hmm besar juga ya....pinjam ya Masato-kun...” Ujarnya dalam hati.
Kemudian dia mengambil handuk dan langsung masuk kembali ke kamar mandi, kemudian dia melepaskan seragamnya dan mandi. Selagi berendam, dia mulai merenung dan berpikir,
“Kenapa aku kok merasa nyaman ya di sini....ah aku mikir apa sih.” Pikirnya.
Selesai berendam, dia memakai kaus milik Masato dan celana pendek nya, kemudian dia mencium wangi kausnya.
__ADS_1
“Hmm...wangi Masato-kun..ehehehe....aaaah...aku jadi kayak orang yang berpikiran cabul....” Pikirnya sambil menggelengkan kepalanya.
Dia keluar dari kamar mandi dan langsung masuk kembali ke kamar Masato, ternyata Masato belum juga kembali. Harumi langsung berbaring kembali di tempat tidur Masato, kemudian dia mendekap bantal yang biasa di pakai Masato.
“Hmm....ranjang Masato-kun...hehe...hehe...enak....” Ujar nya dalam hati.
Tiba tiba dia tersadar dan wajahnya menjadi merah, akhirnya untuk mengalihkan perhatiannya, dia berdiri dan mengambil beberapa novel milik Masato, dia kembali berbaring di tempat tidur dan membacanya. Satu jam pun berlalu, “Gruyuuk.” Perut Harumi mulai berbunyi karena lapar, dia melihat ke arah jam dinding di kamar Masato,
“Duh kemana sih dia, kok lama sekali ? coba aku telepon.” Gumam Harumi dalam hati.
Harumi mengambil smartphonenya dan menelpon Masato, tapi dia langsung mendengar suara dering smartphone di meja belajar Masato di dalam kamar, Harumi berdiri dan melihat smartphone Masato tergeletak di meja,
“Duh kok pergi tidak bawa smartphone....aku lapar nih....aku tunggu saja deh...” Pikir Harumi.
Dia kembali berbaring di tempat tidur Masato dan meneruskan membaca novel nya, tanpa sadar, karena merasa nyaman, dia kembali tertidur di tempat tidur Masato. Sementara itu, Masato baru keluar dari supermarket membawa kantung belanja,
“Gila dah, benar benar, antri nya panjang sekali di kasir...benar benar buang waktu, mudah mudahan Harumi belum lapar...” Pikirnya.
Dia langsung bergegas pulang ke apartemen nya supaya Harumi tidak lama menunggu, setelah sampai, dia menaruh belanjaan nya di dapur dan masuk ke kamar, dia melihat Harumi masih tidur dengan memegang sebuah novelnya, dengan perlahan dia keluar dan menutup pintu supaya Harumi tidak terbangun. Setelah itu dia masuk ke kamar mandi, ketika masuk, dia kaget, karena melihat seragam perempuan dan pakaian dalam berserakan,
“Loh...dia mandi ? ini kan seragamnya....ah...harum....alaaaah....aku mikir apa...” Pikir Masato sambil mengambil seragam Harumi dari lantai.
Kemudian dia memasukkan seragam nya ke mesin cuci bersama dengan beberapa pakaian yang juga mau dia cuci, kemudian dia mengambil pakaian dalam Harumi yang berada di lantai,
“Uh...ukurannya besar juga ya....E cup ? wow....aaah...tidak tidak tidak...jangan mikir aneh aneh...” Gumam Masato di pikirannya.
Dia langsung melemparkan semua pakaian dalam Harumi ke mesin cuci dan menyalakan mesin cucinya. Setelah itu dia keluar dan langsung membuat kare untuk makan malam.
__ADS_1