The Vampir

The Vampir
Chapter 14


__ADS_3

Wuxian meronta berusaha melepaskan diri dari orang yang membengkap mulutnya dan menariknya paksa menuju jendela. Wuxian langsung mengumpulkan energy berwarna merah ditangannya dan menyentuh orang yang membengkapnya membuat orang ini langsung mengerang kesakitan dan melepaskan Wuxian.


" Siapa kau ?" Ujar Wuxian yang sudah bersiap menyerang lagi, namun sosok itu malah tertawa


" Jadi kau benar – benar reikarnasi dari Yiling Laozu" Ujarnya


Wuxian memincingkan mata ketika melihat sosok dihadapanya ini.


" Perkenalkan aku Han Yuxin" ujarnya tersenyum " Dan aku bukalah Vampir biasa, hari ini kau tidak akan bisa lolos dari ku" Ujarnya menyerigai.


" Heh kau terlalu percaya diri" Ujar Wuxian sebelum ia menyerang pemuda ini.


" Kyaaaa !"


Wuxian langsung berhenti ketika mendengar suara teriakan dari bawah, para pelayannya juga diserang sesuatu


" Cepat usir mereka jangan biarkan mereka masuk" Ujar para pelayan dibawah sana heboh


" Sepertinya teman – temanku sudah tiba" Ujar pria ini tertawa


" Kau jangan sakiti mereka" ujar Wuixan geram


" Kau tenang saja selama kau mau menurut pada ku maka aku tidak akan menyakiti mereka"


" keterlaluan, kau sungguh licik"


" Ohh aku tidak menyebut ini licik, aku hanya cerdik" Ujarnya tergelak tawa.


" Bibi Han" ujar seseoran berteriak histeris wuxian langsung berlari keluar kamarnya.


Ia terkejut bukan main ketika meihat binatang liar masuk ke dalam rumahnya


" Dari mana asalnya mereka bagaimana bisa" Gumam Wuxian heran, ia langsung berlari turun ke lantai satu dimana bibi han terbaring memegangi kakinya yang terluka


" Apa yang terjadi ?"


" Tuan Muda jangan kesini, cepat masuk ke dalam kamar.. ada begitu banyak ular yang masuk ke rumah ini, bahkan ada harimau yang mengamuk didapur, kelelawar – kelelawar ini juga sangat mengganggu" Ujar salah satu pelayan.


" Cepat keluar dari sini, biar aku yang menanganinya" Ujar Wuxian yang membuat para pelayan langsung terkejut.


" Tidak bisa Tuan Muda kami tidak ingin anda terluka"


" Aku akan baik – baik saja.. kalian cepatlah keluar.. tolong obati bibi han dengan baik"


" Tuan muda biar saya membantu anda"


" Tidak usah Paman, lebih baik paman Yu dan yang lainnya memastikan para pelayan selamat, aku bisa mengatasi ini sendiri"


" Biar kami yang membantu anda Tuan Muda" ujar dua maid maju


" Apa yang kalian lakukan, pergilah bersama yang lainnya"


" Tuan Muda anda lupa jika kami pelayan yang dibawa oleh Tuan kedua Lan"


Wuxian terdiam jika diingat – ingat beberapa hari yang lalu Wangji memang membawa dua orang Maid kerumah ini.


" Apa kalian"

__ADS_1


" Kami adalah murid keluarga Lan"


" Su Yiyu, Tian Ji jangan bilang kalian belajar"


" Kami hanya belajar dan hanya bisa menggunakan alat untuk melakukan tugas kami, berbeda dengan keluarga Lan Murni.. dan kami ditugaskan untuk menjaga anda disini, bersama yang lainnya, tapi sepertinya mereka yang duluar sana sudah dihadang duluan, hingga ada yang berhasil masuk ke dalam rumah ini" Ujar Yiyu sebelum ia memukul salah satu kelelawar yang berusaha mengincar Wuxian.


" Mereka dikendalikan atau apa ?" Ujar Wuxian heran.


" ini adalah kemampuan khusus yang bisa dimiliki oleh seorang Vampir"


" Jadi begitu .. sepertinya pria itu benar – benar melakukan mengembangkan ilmu ini lebih jauh dari pada yang aku kira" Gumam Wuxian sebelum ia menghindari sebuah pisau yang dilempar oleh Yuxin. Tak lama kemudian sosok Yuxin muncul dengan seekor burung hatu besar bertengger dibahu kirinya.


" lebih baik kau menyerah saja Wei Wuxian, apa kau tahu tubuhmu itu tidak akan bertahan lama jika memaksakan diri"


" Cihhh .. kau tidak usah khawatir, aku tidak perlu memaksakan diri, dengan begini saja aku bisa mengatasi bocah seperti mu"


" Ohhh .. begitu ya" Ujar Yuxin sebelum menggerakkan burung hantu dibahunya, dengan begitu cepat burung itu melesat mendekati Wuxian, Wuxian maju menyerang burung itu namun saat ia berhasil, burung itu justru menghilang.


" Apa ?" Gumam Wuxian heran, beberapa detik kemudian Sesuatu melitas diatas bahu kirinya


" Tuan Muda" ujar Yiyu ketika melihat darah merembes dari bahu kiri Wuxian.


' Apa ini, aku yakin serangan ku tadi tidak meleset tapi kenapa burung itu bisa lolos, apa ini ilusi ?'


" Tuan Muda.. anda baik – baik saja ?"


" Katakan apa tadi burung itu berhasil aku serang ?"


" Tuan Muda fokuslah, kau baru saja terjebak"


" Hm .. aku rasa begitu.. kalian hati – hati lah"


" Wei Wuxian sepertinya kemampuan yang kau miliki memang terbatas saat ini" ujarnya tertawa.


" Jangan sombong seperti itu, ayo kita bermain diluar, tempat ini tidak cukup luas untuk kita berdua" Ujar Wuxian menyeringai sebelum ia melesat keluar dari rumahnya.


" Cihh .. Dengan senang hati"


Wuxian terpaksa memancing pria ini keluar dari rumahnya, mau bagaimana lagi jika dia tetap berada dibangunan itu, orang – orang disana akan dalam bahaya para pelayannya yang masih berlindung di salah satu ruangan di dalam rumah bisa menjadi korban.


" Wei Wuxian, sampai kapan kau mau lari hah" Ujarya yang terus mengeja Wuxian tanpa henti melemparkan serangannya.


" Heh siapa yang lari aku hanya ingin membawamu ke tempat yang lebih menyenangkan untuk bermain – main"


' sedikit lagi'


Wuxian langsung terhenti ketika sesuatu menikam perutnya


" A-Apa yang ..


Tubuhnya langsung bergetar ketika melihat bagaimana darah mengalir deras dari perutnya


" Sepertinya benar apa yang dikatkan oleh Tuan, kau perlu mengulur waktu untuk menggunakan kemampuan mu sepenuhnya" ujar seseorang yang tiba – tiba muncul dari belakang Wuxian.


" Apa yang kau lakukan Feng Shui ?!" ujar Yuxin ketika melihat pemuda yang baru saja muncul itu langsung menikam Wuxian.


" Kau bodoh Yuxin, kita sudah diperingatkan dia pasti akan mengulur waktu untuk menggunakan kemampuannya, seharusnya kita sudah melumpuhkannya sebelum ia berhasil mengumpulkan energinya , apa kau ingin kita gagal lagi"

__ADS_1


" Cihh... padahal aku ingin melihat bagaimana kehebatan seorang Yiling Laozu"


" Jika kau ingin mati silakan saja"


" Oii .. kalian melupakan sesutu" ujar Wuxian menyerai ketika kedua musuhnya ini malah lengah, dalam sekejap mereka langsung terlempar jauh oleh energi merah legam mengerikan yang mengelilingi Wuxian.


" kau lihat .. dia sudah menggunakan energinya, tapi aku rasa itu tidak akan bertahan lama" ujar Feng Shui.


Wuxian mendecih kesal, rasa nyeri di perutnya membuatnya tidak bisa bergerak bebas, terlebih lagi ia tidak akan bisa menggunakan kekuatan ini lama – lama, tubuh ini tidak akan kuat menahan beban efek dari kekuatannya ini.


" Sial" gumam Wuxian kesal, rasa nyeri pada lukanya semakin bertambah ketika ia meggunakan kekuatannya.


" Tubuh ini masih sangat lemah"


Wuxian kembali menyerang kedua sosok vampir ini namun berapa kalipun Wuxian menyerang mereka, mereka kembali berdiri dan balik menyerang.


" Dasar keras kepala" ujar Wuxian kesal sebelum kembali menyerang meraka, namun ia langsung terhenti ketika luka diperutnya nyeri luar biasa tubuhnya langsung tersungkur menahan luka yang semakin parah, kakinya bergetar hebat, mulutnya dipenuhi rasa anyir darahnya sendiri.


" Sial .. aku sudah mencapai batas"


" Sepertinya dia sudah tidak berkutik lagi, ayo kita bawa dia" Ujar Yuxin yang dengan mudahnya kembali bangkit walaupun tubuhnya penuh luka. Wuxian hanya bisa meruntuk kesal, ia sudah bisa berdiri lagi. Wuxian kembali menghempaskan kedua orang ini ketika mereka akan mendekatinya.


" Wei Wuxian lebih baik kau menyerah saja, apa kau ingin mati konyol ditempat ini hah"


Wuxian menatap kedua orang ini geram, kali ini dia benar – benar terdesak.


" Lan Zhan .. tolong aku" gumam Wuxian pelan.


" Tuan Yuxin, Tuan Shui kita harus mundur" ujar seseorang yang baru datang dengan tubuh babak belur. Dua pemuda ini hanya mendengus mendengar ucapan bawahan mereka itu, namun tak lama kemudia tubuh pria itu hancur menjadi abu ketika sebilah pedang menancab tepat dijantungnya.


" Gawat dia datang" Ujar Yuxin ketika melihat wajah dingin bagai es yang begitu mengerikan.


" Kalian berani menyentuh Wei Ying" Ujarnya penuh amarah


" Lan Zhan.. aaakkhh" rintihan kesakitan dari Wuxian membuat Wangji semakin tersulut amarah.


" Berani sekali kalian" Ujar Wangji mengangkat Bichen, menatap kedua pemuda ini tajam, dalam sekejap Wangji membuat mereka kocar kacir, bagaimana tidak, baru beberapa menit mereka berhadapan dengan sang Hanguang – Jun mereka sudah tidak mampu berdiri.


" Hanguang – Jun"


" Yiyu, Tian Ji jaga Wei Ying dengan baik"


" Baik Hanguang – Jun"


Wangji kembali menyerang mereka dengan kecepatan luar biasa, mereka tidak dibiarkan untuk bernapas sedikitpun, Bichen menebas mereka tanpa henti.


" Shui !!" teriak Yuxin ketika rekannya sudah menjadi abu ditangan Wangji.


" Kalian sudah membuat kesalahan besar dengan menyentuh Wei Ying, Kau hanya punya dua pilihan mati ditempat ini sekarang juga, atau katakan dimana Jin Guangyao berada ?"


" Heh maaf Hanguang – Jun kau tidak akan bisa mencapi keduanya " Ujar Yuxin sebelum ia menghilang dari pandangan Wangji, Wangji masih berdiri dengan wajah datar. Tak lama kemudian Su Yiyu dan Tian Ji terhempas karena diserang oleh Yuxin.


" Gerakannya cepat sekali" Gumam Wuxian tercengang dalam sekejap ia melumpuhkan dua kultivasi dalam sekejab.


" Mati kau Wei Wuxian" ujar Yuxin menyerang Wuxian dengan kecepatan yang sama, namun sebelum ia menyentuh Wuxian ia ditahan oleh seseorang.


" Kau lah yang mati"

__ADS_1


...OoOoO...


__ADS_2