
“ Tidak. Itu tidak mungkin”
“ Lan Sizhui kau harus menerima kenyataan ini, kau adalah putraku dan aku rasa Ketua sekte Lan mengajarimu banyak hal tentang berbakti pada orang tuamu kan”
Sizhui tidak bisa mengatakan apapun, dia tidak bisa menerima ini semua jika memang benar dia bukan putra Lan Wangji kenapa kakek dan pamannya sangat menyayangi dirinya, ia tahu benar bagaimana sifat kakeknya jika benar dia bukan bagian keluarga Lan pasti dia tidak akan pernah diakui oleh kakeknya itu. Sedangkan dia sangat disayang oleh sang kakek.
“ A-Yuan kau harus mendengarkan apa yang aku katakan” Ujar Jin Xizuan dengan raut sendu yang membuat Sizhui semakin luluh.
“ aku tidak bisa percaya padamu begitu saja, jika kau memang ayahku kenapa kau merencanakan pencurian Yin Hufu dan membunuh ibu di masa lalu ?, kenapa kau melakukan hal seperti itu”
“ A-Yuan bukan aku yang melakukan itu semua, aku memang berencana mencuri Yin Hufu tapi semua itu demi kebaikan ibumu. Ibumu meninggal karena dihianati oleh para Vampir, bukan karena kesalahan ku”
“ tidak mungkin, kau yang merencanakan semua itu dengan para Vampir kan, dan kau juga yang telah membunuh Wen Ning. Aku sudah mendengar semua yang kau lakukan dulu jadi jangan harap kau bisa menghasutku”
“ Tunggu !” Ujar Jin Zixuan menahan Sizhui yang akan pergi
“ Kau salah paham A-Yuan, ini semua bukan kesalahan ku, aku sama sekali tidak bermaksud melukai ibumu. Kejadian malam itu membuatku sangat hancur, bagaimana bisa aku melukai orang yang telah melahirkan putraku sendiri. Malam itu aku tidak tahu jika akan seperti ini, aku sama sekali tidak ingin menyakiti ibumu tapi dia menyerangku aku terpaksa melawannya dan tanpa aku sadari aku malah menggunakan Yin Hufu membuat para Vampir menyerang ibumu hingga dia meninggal. Aku mohon A- Yuan kau harus percaya padaku”
Sizhui tidak bisa mengatakan apapun sekarang terlebih melihat bagaimana sedihnya wajah Jin Zixuan saat ini.
“ Senior Lan !.. senior Lan anda dicari oleh kepala sekolah” Ujar seseorang membuat Sizhui memalingkan wajahnya
“ Hm.. baiklah aku akan segera kesana” Ujar Sizhui sebelum meninggalkan Jin Zixuan yang masih berdiri kaku di depan gerbang sekolah.
“ Lihat saja A- Yuan aku tidak akan membiarkan mu begitu saja” Gumam Jin Zixuan tersenyum sinis sebelum pergi meninggalkan sekolah ini.
Hari mulai beranjak siang namun Wuxian masih nyaman begelung dalam selimutnya yang hangat. Tidak ada seorangpun yang berani menganggu tidur tuan muda mereka itu walupun jam makan siang sudah hampir lewat.
“ Kalian yakin Tuan Muda Wei baik – baik saja ?”
“ Maaf bibi Han kami tidak berani masuk kekamarnya, anda lihat sendiri bukan bagaimana mengerikannya wajah Tuan Lan ketika memperingatkan kita agar tidak menganggangunya”
“ Tapi ini sudah sangat siang apa Tua Muda tidak ingin makan atau semacamnya”
“ Mau bagaimana lagi, kita tidak bisa mengabaikan perintah Tuan Lan”
PPRAAANGG….
Para pelayan terperanjat kaget ketika mendengat sesuatu pecah dari lantai atas, mereka langsung berlari menuju kamar Tuan mereka memeriksa apa yang terjadi.
“ Tuan Muda !” Jerit Bibi Han kaget ketika melihat Wuxian tersungkur diatas lantai merintih kesakitan dengan tangan penuh darah.
“ Tuan Muda apa yang terjadi anda baik – baik saja” Ujarnya khawatir
“ Apa yang kalian lakukan cepat hubungi Tuan Lan”
Wuxian hanya bisa menggeleng pelan dengan wajah pucat, sungguh dia sangat kesakitan.
“ Bibi Han.. aku baik – baik saja” Ujar Wuxian pelan
“ Tuan Muda kau bisa berdiri ?, ayo saya bantu” Ujar Bibi Han membantu Wuxian untuk berdiri namun hal ini membuat tuan mudanya ini merintih kesakitan.
“ Tuan Muda”
“ Aku baik – baik saja”
Wuxian hanya bisa meruntuk dalam hati, ia jadi mengingat sensasi menyakitkan ini saat mereka baru menikah namun kali ini terasa lebih parah karena tubuhnya yang sekarang jauh lebih lemah dari pada kehidupannya dulu.
Tak lama kemudian Wangji datang dengan wajah panik, ia berlari secepat mungkin menuju kamarnya.
“ Wei Ying” ujarnya membanting pintu membuat sang dokter yang tengah merawat luka Wuxian terperanjat kaget.
“ Wei Ying kau tidak apa – apa ?”
“ Hm” ujar Wuxian kesal membuat Wangji hanya bisa diam.
__ADS_1
“ Tuan Lan, anda tidak usah khawatir Tuan Muda Wei baik – baik saja dia mengalami luka yang tidak dalam, tapi dia mengalami sedikit masalah pada pinggul dan ..
“ Eehmm”
Dokter langsung terdiam ketika mendengar Wuxian berdehem memberi tanda pada sang dokter untuk diam
“ Saya rasa anda hanya perlu memberikan obat ini untuknya”
“ Baiklah terimakasih dokter”
“ Saya permisi”
“ Bibi Han, antar dokter keluar”
“ Baik Tuan”
Wangji langsung mendekati Wuxian yang bersandar ditempat tidurnya.
“ Wei Ying” Ujar Wangji pelan namun Wuxian malah memalingkan wajahnya kesal
“ Wei Ying aku minta maaf padamu, aku hanya sedikit lepas kendali”
“ Sedikit lepas kendali katamu ?!” ujar Wuxian kesal
Wangji tidak mengatakan apapun, ia hanya bisa menunduk dalam melihat bagimana kesalnya Wuxian, ia sebenarnya tidak ingin melakukan itu, tapi jika tidak nanti Wuxian pasti akan memaksa untuk ikut menghadapi para Vampir jika seandainya mereka benar – benar datang. Tapi ternyata tidak ada satupun diantara mereka yang datang kemarin baik Vampir ataupun para pemburu Vampir.
“ Kau sengaja bukan melakukan semua ini padaku ?” Ujar Wuxian kesal
“ Tidak.. aku tidak mungkin begitu”
“ Bohong, kemarin adalah malam bulan darah para Vampir akan berburu dengan sangat liar kemarin kau sengejaga membuatku begini agar aku bisa tidur cantik tidak mengetahui kau diluar sana berkelana kemana – mana begitu” Ujar Wuxian menatap Wangji yang hanya menghela napas resah.
“ Kau kira aku seperti itu ?”
“ Wei Ying aku tidak ada tujuan sepeti itu, aku tidak akan bisa melakukan hal seperti itu aku berbeda Wei Ying”
“ Sudah aku tidak mau mendengar alasan mu”
Wangji hanya bisa diam melihat Wuxian yang malah berbalik menutupi dirinya dengan selimut.
“ Wei Ying” Kata Wangji sembari mengelus kepala Wuxian lembut “ Jangan ngambek begini, apa kau ingin sesuatu aku akan membelikannya sekarang untuk mu”
Wuxian hanya diam masih dengan wajah cemberutnya yang membuat Wangji semakin gemas.
“ Aku mengaku salah padamu, aku tidak akan melakukannya lagi aku janji padamu”
“ Wei Ying Ak-
“ Tuan Lan ada yang sedang menunggu anda di bawah” Ujar seseorang di depan pintu yang membuat Wangji menghela napas gusar.
“ Iya.. minta dia menunggu sebentar”
“ Baik Tuan”
Wangji kembali mengelus kepala Wuxian lembut membujuk pemuda manis nya itu agar tidak ngambek lagi.
“ Wei Ying. aku akan kebawah dulu”
Wangji hanya bisa diam meninggalkan Wuxian yang masih cemberut di kamarnya. Ia langsung menuju ruang tamu utama. Ia hanya terkejut ketika melihat sosok sang kakak yang tengah duduk dengan tenang tersenyum padanya.
“ Xiong Zhang” Ujar Wangji membungkuk dihadapan Xichen.
“ Kenapa Xiong Zhang tiba – tiba datang kemari ?”
“ Aku hanya ingin menemui adikku apa tidak boleh”
__ADS_1
“ Tidak bukan begitu”
“ Duduklah dulu Wangji jangan hanya berdiri disana” Ujar Xichen
Wangji langsung menurut duduk berhadapan dengan sang kakak dengan wajah menunduk dalam
“ Wangji, aku hanya ingin menemui mu, kau tahu aku sangat tidak nyaman ketika kau tidak ada dirumah”
“ Xiong Zhang maafkan aku. Aku tidak bermaksud melakukan ini tapi aku juga tidak bisa menerima sikap paman begitu saja, kata – kata paman membuatku sakit hati”
“ Hm...aku mengerti perasaanmu Wangji. Tapi aku kesini bukan untuk membicaraan itu, aku hanya ingin bertemu dengan mu itu saja”
“ Xiong Zhang aku minta maaf padamu, aku sudah bersikap tidak baik padamu dan Paman”
“ Tidak ini bukan salahmu lagi pula, paman memang keterlaluan, Wangji dimana adik Wei ? aku tidak melihatnya sejak tadi”
“ Ahh .. dia sedang tidak enak badan”
“ Benarkah ?. aku akan melihatnya”
“ Tidak !. jangan Xiong Zhang dia sedang tidur. Tolong jangan ganggu dia’
“ Baiklah kalau begitu”
Wangji terdiam melihat kakaknya yang kembali duduk dengan tenang menikmati teh didepannya.
“ Xiong Zhang. Aku ingin bertanya kepadamu”
Xichen hanya diam menatap adiknya heran
“ Kenapa semua saham perusahaan disini atas namaku ?”
“ Ah.. bukankah itu memang impianmu ?”
“ Maksudnya ?”
“ Kau sudah bekerja keras untuk perusahaan dan untuk pertama kalinya kau menginginkan agar salah satu perusahaan dibawah kita menjadi milikmu ini berkat kerja keras mu sendiri”
“ Tapi aku kira semua saham masih atas nama keluarga Lan”
“ Yah aku hanya ingin menjadikan perusahaan ini milikmu seutuhnya jadi kau tidak perlu khawatir. Paman tidak akan mengusik kalian disini”
“ Terima kasih Xiong Zhang”
“ Jangan berkata begitu, kau adalah adikku, aku akan melakukan yang terbaik untuk mu”
Wangji tidak mampu mengatakan apapun sekarang jika bukan karena kakaknya munkin saat ini ia akan bingung mencari uang, ia tidak yakin bisa mengatasi hal seperti itu seorang diri walau bagaimanapun selama ini ia tidak pernah mengalami masalah pinansial.
“ Wangji aku tidak bisa lama. Aku ada pertemuan sebentar lagi, kau tahu aku sangat merindurkan kehadiranmu di Gusu. Karena kau pergi semua pekerjaan jadi dibenankan padaku, ini membuatku sangat lelah”
“ Maafkan aku Xiong Zhan” Ujar Wangji pelan yang membuat Xichen terkekeh pelan
“ Aku hanya bercanda. Aku pergi Wangji”
“ Hm.. Hati – hati Xiong Zhang”
Wangji hanya diam menatap kakaknya pergi meninggalkan rumah ini. Ia langsung masuk kembali ke dalam rumah menemui Wuxian yang masih dengan nyaman berbaring ditempat tidur.
“ Wei Ying. Xiong Zhang datang kemari”
“ Apa !”
...OoOoO...
__ADS_1