
" Sizhui .."
" Bagaimana Jingyi ?" Ujar Sizhui khawatir, Jingyi hanya bisa menggeleng pelan
" Aku tidak bisa menemukannya dimanapun. Apa kau yakin dia belum pergi jauh ?"
" Jingyi aku mohon cari ibuku diseluruh area rumah ,aku akan keluar mencarinya di kota"
"Tapi Sizhui bagaimana bisa kau pergi keluar disaat seperti ini" Ujar Jingyi menahan Sizhui yang sudah sangat kalut
"Aku tidak bisa tenang jika sampai terjadi sesuatu aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri"
" Sizhui.. aku tahu kau sangat khawatir tapi ingat jika kau sampai keluar rumah, itu sama saja kau menantang Tuan Zhao"
" Tapi aku
" Tuan Muda.. maaf tapi kau diminta segera masuk"
Ujar seorang pelayan yang membuat Sizhui mau tidak mau kembali masuk ke rumahnya. Entah mengapa otaknya sudah dipenuhi oleh hal – hal yang bukan – bukan.
" Hai .. Kenapa kau melamun hah" Ujar seseorang yang membuat Sizhui tersentak kaget
sebelum menatap pemuda dihadapannya tajam.
" Aku sejak dulu berusaha bersabar pada mu.. tapi sepertinya kau tidak bisa diajak bicara semudah itu" Ujar Sizhui
" ohh jadi begitu ya " Ujarnya tersenyum sinis. Sizhui hanya menatapnya sekilas sebelum pergi begitu saja.
" Kau.. dasar tidak tahu sopan santun kau tahu siapa aku kan kenapa kau begitu cuek pada ku hah ?"
" Maaf tuan muda Zhao jika bukan karena kau yang memulai semua ini aku tidak akan melakukan hal yang sama pada mu"
" Kau ..
" Tuan Muda Zhao kau hanya akan menghalangi jalan ku, jadi tolong menyingkir dari sana" Ujar Sizhui ketus yang membuat pemuda dihadapannya semakin geram.
" Awas saja kau..jika sampai kita bertemu lagi aku akan menghabisi mu.. camkan itu" Ujar nya sebelum pergi begitu saja.
' Kenapa aku harus bertemu dengannya di saat yang seperti ini'
....
Hari beranjak sore ketika Wuxian sampai ditempat ini, bangunan tua yang membuat ia merasa tidak asing, sisa – sisa bangunan terbakar dan ukiran ornament yang masih terlihat membuat ia seperti kembali ke masa lalu.
" Lan Zhan" Ujar Wuxian untuk kesekian kalinya namun tak ada seorangpun di tempat ini . " Wei Ying" Ujar seseorang yang membuat Wuxian menghentikan langkahnya, Ia terdiam kaku melihat sosok yang ada dihadapannya saat ini.
" Wei Ying.. Apa itu benar – benar dirimu.. aku tidak menyangka kau ada ditempat ini"
" Kau .. apa yang kau lakukan di tempat ini"
__ADS_1
" Aku .. aku tidak melakukan apapun, selama ribuan tahun aku hanya terdiam ditempat ini .. menunggu sesuatu yang membuat ku merasa lelah"
" Jin Zixuan .. Baimana bisa kau ?"
" Kau tidak perlu heran semua ini berkat dirimu.. aku sangat berterima kasih pada mu.. jika saja kau tidak melakukan percobaan bodoh itu aku tidak akan ada ditempat ini sekarang"
" Apa semua ini rencana busukmu ?" Ujar Wuxian geram sebelum Zixuan tertawa sinis
" Apa kau tidak menyadari jika kau akan menjadi milikku, jika saja Lan Wangji tidak menganggu semuanya tidak akan jadi seperti ini.. ini semua gara – gara dia.. kau bahkan menjadikan anak kita sebegai anak Lan Wangji.. kau sangat keterlaluan"
" Tutup mulut !!.. Kau ! .. Jaga mulut mu .. jangan bicara sembarangan"
" Heh .. apa kau menyangkal jika Lan Sizhui adalah anakku"
" Dia bukan anak mu !!" Ujar Wuxian geram " Lan Sizhui .. Dia adalah anak ku dan Lan Wangji.. tidak ada setetes pun darah mu mengalir dalam tubuhnya.. Camkan itu !"
" kau masih mengatakan hal yang sama apa kau benar – benar tidak ingin menjadi milikku ?"
" Aku tidak sudi" Ujar Wuxian geram yang membuat sosok pria dihadapannya semakin murka.
" Wei Wuxian kau memang benar- benar tidak tahu diri.. kau harusnya merasa beruntung karena aku masih baik padamu .. tapi kali ini aku sudah tidak bisa menahan amarah ku.. kau akan menyesal atas apa yang sudah kau lakukan"
Wuxian hanya terdiam melihat Jin Zixuan yang sudah diselimuti energi mengerikan, ini untuk pertama kalinya Wuxian melihat ini. Tidak heran jika Jin Zixuan bisa bertahan sampai sekarang. Pria ini benar – benar gila.
" Jadi kau menggunakan serpihan Yin Hufu ?.. kau benar – benar gila"
" Aku memang gila..apa kau merasa keberatan akan hal itu ?" Ujar nya menyeringai.
Satu bersatu dari mereka dilenyapkan oleh Zixuan melihat itu Wuxian tak tinggal diam ia mengambil seruling memainkannya dengan suara melengking mengundang para Vampir haus darah datang padanya.
" Jadi kau masih bisa mengunakan semua kemampuan mu padahal kau sudah bereinkarnasi ?.. aku kagum pada mu"
" Aku tidak perlu pujian itu.. kau hanya akan menjadi sandugan untuk ku"
" Jika saja kau mau mennurut aku tidak akan melakukan hal seperti ini" Ujar Jin Zixuan menatap Wuxian penuh amarah sebelum ia menghunuskan pedangnya tinggi menyerang dengan semakin cepat. Wuxian semakin mempecepat alunan seruling ditangannya membuat para mayat dan vampire semakin brutal.
" Hentikan Wei Ying" Ujar seseorang dengan suara lemas, Wuxian hanya bisa terdiam kaget ketika melihat Wangji yang sudah ada di antara mayat ganas dengan tubuh penuh luka
" Lan Zhan"
Tanpa pikir panjang Wuxian berlari menghampiri suaminya itu,
" Lan Zhan apa yang terjadi ?" Ujar Wuxian hampir menangis melihat kondisi Wangji yang penuh luka.
" Harusnya aku yang bertanya pada mu.. apa yang kau lakukan ditempat ini ?" Ujar Wangji penuh emosi.
" Aku .. Aku hanya menghawatirkan mu.. kenapa kau tidak mengatakan apapun pada ku"
" Wei Ying" Ujar Wangji pelan
__ADS_1
Wangji hanya bisa tersenyum teduh sebelum memeluk Wuxian era, Wuxian hanya mampu terdiam kaku melihat kondisi Wangji sangat lemas.
" Aku minta maaf pada mu.. tapi kali ini aku tidak punya pilihan, kau harus segera pergi dari sini"
" Kenapa untuk apa aku pergi ?.. aku yang akan menghabisinya dengan tanganku sendiri"
" Wei Ying dengarkan aku baik – baik.. dia bukan Jin Zixuan yang kau tau.. selama ini kita sedah dijebak olehnya"
" Apa kalian sudah selesai bicara ?" Ujar Zixuan remeh, Wangji hanya bisa menghela napas sebelum berbalik menatap Zixuan yang masih menunjukkan senyum sinisnya.
" Jin Zixuan .. kali ini aku tidak akan membiarkan keinginan mu .. Apapun yang akan kau lakukan aku akna menghentikanmu"
" Lan Wangji apa kau sadar dengan apa yang sedang kau katakan ?" Ujar Zixuan tertawa " Apa kau sadar kau sudah gagal melindungi istrimu itu dulu.. apa kali ini kau merasa kau akan berhasil hah ?"
" Aku akan melakukan apapun untuk menghentikan mu.. itu adalah sumpahku" Ujar Wangji sebelum ia menghunus Bichen. Wuxian hanya bisa terdiam melihat bagaimana Wangji terus menyerang Zixuan.
" Lan Zhan sudah hentikan ... apa kau ingin bunuh diri" teriak Wuxian ketika melihat bagaimana luka – luka di tubuh suaminya itu semakin meluas.
" Lan Zhan apa kau mendengarku !"
Wuxian langsung kembali mengalunkan melodi dari serulingnya, membantu Wangji yang mulai kelelahan.
" Ternyata kau memang masih sangat lihai Wei Ying" Ujar Zixuan sebelum kembali meberusaha menerjang Wangji yang masih dilindungi oleh para mayat.
" Jin Zixuan .. jika memag kau masih ingin membuat masalah dengan ku aku tidak akan segan – segan pada mu
" Wei Wuxian apa kau pikir kata –kata mu itu akan mengubah semuanya ?.. kau harus tahu kenyataan tidak akan pernah berubah, suatu saat nanti anak kita akan mengetahuai kenyataan yang kau sembunyikan darinya"
" Aku sudah katakan pada mu dia bukan anak mu"
" Lihat saja nanti"
Wuxian hanya tediam melihat sosok Jin Zixuan yang menghilang begitu saja. Wuxian langsung berlari menghampiri Wangji yang masih terdiam, wajah pucat itu kini diselimuti kesedihan,
" Lan Zhan .. apa kau tidak apa – apa ?"
" aku tidak apa" ujar Wangji pelan sebelum menatap Bichen berlumuran darahnya sendiri.
" Lan Zhan kenapa kau selalu saja seperti ini ?, kau harusnya bilang padaku jika kau harus menyelidiki sesuatu seperti ini. Jangan bertindak sendirian terus"
" aku hanya tidak ingin melibatkan mu, aku harus membuktikan jika semua ini saling berhubungan"
Rasa sakit di tubuhnya seperti akan membunuhnya saat ini juga.
" Lan Zhan apa kau benar – benar tidak ingin mengatakan apapun pada keluarga mu sendiri ?"
" Wei Ying aku tidak ingin membuatmu khawatir, tapi bisakah aku ..
Wuxian langsung berlari menahan tubuh Wangji yang limbung begitu saja, Darah di tubuhnya semakin mengucur deras, membuat Wuxian semakin panik.
__ADS_1
" Lan Zhan.. buka mata mu .. Lan Zhan !!"
OoOoO