The Vampir

The Vampir
Chapter 23


__ADS_3

Hari ini adalah hari pertama Wei Wuxian memulai harinya sebegai seorang Mahasiswa, namun hari pertamanya ini menjadi hari yang memalukan bagaimana tidak, anaknya Lan Sizhui tiba – tiba datang dan memeluknya erat di tengah lapangan. Seketika para wanita muda yang sejak tadi mengekor di belakang putranya itu menatapnya tajam, seolah ingin mengoyak dirinya hingga hancur berkeping – keping


" Ma aku sudah menunggu mu sejak tadi kenapa lama sekali"


" M-Maaf kak Sizhui aku telat karena ayahmu bangun agak siang" Ujar Wuxian canggung yang langsung membuat Sizhui berdehem pelan. Ia sendiri kaget ketika melihat gerombolan cewek di belakannya.


" Apa yang sedang kalian lakukan ?" Ujar Sizhui heran


" Maaf Sizhui kami hanya ingin mengikutimu"


" Apa ?.. untuk apa kalian melakukan itu, silakan kembali ke kelas masing- masing ya" Ujar Sizhui pelan yang membuat para wanita muda itu langsung bubar,


Wuxian hanya bisa terkikik pelan melihat wajah putranya yang kesal


" A-Yuan sepertinya kau sangat terkenal"


" Mereka benar – benar tidak punya kerjaan"


" Kau ini bagaimana, mereka itu pasti sangat menyukaimu kan, apa kau tidak tertarik pada salah satu dari mereka"


" Maaf Ma aku bukan pria seperti itu" Ujar Sizhui pelan sebelum memalingkan wajahnya, Wuxian hanya tertawa pelan melihat tingkah Sizhui


" A- Yuan kau jangan sampai keceplosan lagi memanggil ku mama ya, aku tidak ingin membuat kegemparan di tempat ini. kau bahkan lebih tua dariku tapi memanggilku mama, bukankah itu aneh"


" baiklah Ma aku mengerti"


" Nah kan kau begitu lagi, sebut saja nama ku, kau mengerti"


" Iya iya"


" Bagus"


Sizhui hanya bisa tersenyum cerah ketika Wuxian menepuk pundaknya, ia sama sekali tidak percaya jika ibunya akan berada disini sekolah di kampus ini bersamanya.


" Sudah pergilah sana aku tidak ingin membuat keributan di hari pertama masuk ke kampus ini A-Yuan"


" Iya – iya aku mengerti sampai jumpa saat istirahat nanti ma"


Wuxian hanya tersenyum melihat Sizhui yang meninggalkannya.


" Kau anak baru " Ujar seseorang dengan suara berat yang membuat Wuxian terkejut


Wuxian hanya terdiam melihat orang yang baru saja memanggilnya


" Kau yang bernama Wei Wuxian kan" Ujarnya dengan wajah menyeringai


" Bagaimana anda bisa tahu nama saya "

__ADS_1


" Itu tidak penting, ternyata kau kenal dengan Lan Sizhui, tapi itu bukan masalah. Aku akan memastikan dirimu tidak pernah tenang di kampus ini"


" Apa maksud anda, saya bahkan tidak kenal dengan anda mengapa anda ingin menggangu saya, pergi sana" Ujar Wuxian ketus


" Kau dasar anak tidak tahu diri.. Awas saja kau" Ujar pemuda itu sebelum ia pergi meninggalkan Wuxian yang merasa semakin heran dengan sikap orang ini


Akhirnya hari itu Wuxian memulai hari barunya di kampus ini dengan perasaan senang


" Akhirnya aku terlepas dari semua penderitaan hidup ku selama ini, terimakasih Tuhan kau sudah mengabulkan impian ku" Ujar Wuxian senang


" Heh kau kira kau bisa pergi dari ku begitu saja" Ujar seseorang yang membuat Wuxian terkejut, Wuxian hanya bisa terperangah kaget melihat sosok pemuda gendut dengan tatapan menerikan dihadapanya


" Mo.. Mo Ziyuan.. bagaiman kau bisa ada ditempat ini ?"


" Kau tidak usah tahu bagaimana aku bisa ada disini.. aku akan membuat mu membayar semua yang sudah kau lakukan pada ku"


" Apa maksudmu Ziyuan aku tidak melakukan apapun pada mu"


" Omong kosong kau sudah menghancurkan semuanya kau sudah menghancurkan keluaraga ku, kau sudah membuat hidup ku berantakan, jadi kali ini aku akan pastikan kau juga menderita sama seperti aku"


" Ziyuan kau sudah tidak waras ?" Ujar Wuxian ngeri ketika melihat sepupunya itu benar benar kacau


" Akan aku pastikan kau menderita selamanya" Ujar nya sebelum ia melangkah pergi begitu saja meninggalkan Wuxian yang masih bingung.


Hari sudah mulai siang dan saat ini Wuxian tengah merenung sambil menikmati segelas jus apa yang dia lihat pagi ini membuat ia benar – benar heran apa yang sudah terjadi pada pria gendut itu, dia seperti kerasukan roh jahat yang mengerikan.


" Wei Ying" Ujar seseorang yang membuat Wuxian terkejut


" Aku ingin bertemu dengan mu"


" Apa" Wuxian langsung berdiri dan menarik Wangji keluar dari kantin " Lan Zhan kenapa kau sampai datang ke tempat ini"


" Aku sudah bilang aku ingin bertemu dengan mu" Ujar Wangji lagi yang membuat Wuxian menghela napas gusar


" Jika seperti ini terus aku tidak bisa bebas Lan Zhan"


" Maaf Wei Ying aku hanya mengkhawatirkan mu, aku tidak mau terjadi sesuatu pada mu lagi"


" Lan Zhan aku bisa melindungi diri ku sendiri jadi tolong jangan terlalu khawatir seperti ini, aku masih bisa menjaga diriku sendiri" Ujar Wuxian mengelus wajah Wangji lembut, ia sungguh tidak tega ketika melihat wajah risau Wangji


" Lagi pula disini ada Sizhui, kau tidak usah khawatir. Kau urus saja semua pekerjaanmu di kantor dan nanti kita ketemu dirumah oke" Ujar Wuxian tersenyum cerah yang membuat Wangji merasa lega sebelum ia menghilang dari hadapan Waxian dalam sekejap


" Sejak kapan dia bisa melakukan hal seperti itu" Gumam Wuxian heran sebelum ia kembali ke kantin.


Saat sampai disana ia merasa terkejut bukan main, bagaimana tidak meja tempat ia duduk tadi sudah nampak sangat mengerikan, jus nya sudah tumpah makanan yang baru saja di sajikan sudah tak berbentuk dan di atas meja terukir tulisan mengancam dari saus cabai.


" Kenapa seperti Film horror sih.. ada – ada saja babi gendut itu, andai saja aku bisa menghajarnya akan aku hajar dia sampai babak belur" Gumam Wuxian pelan

__ADS_1


" Ma.. Maksudku Wei Ying.. A-Apa yang terjadi ?" Ujar Sizhui yang juga kaget melihat meja dibelakang ibunya.


" Oh aku juga tidak tahu aku menemukannya sudah dalam keadaan yang seperti ini, sepertinya ada yang jahil"


" Berani sekali.. membuat ancaman seperti ini" Ujar seseorang di belakang Sizhui


" Oh ma – Wei Ying perkenalkan dia teman ku Jin Ling"


" Ohh hay senang berkenalan denganmu" Ujar Wuxian mengulurkan tangannya namun pemuda di hadapannya itu malah menatap Wuxian dengan tatapan aneh


" Dia ini siapa mu sampai kau sengaja kekanti mencari dia Sizhui ?"


" Jin Ling , dia saudaraku dari Yilling namanya Wei Wuxian"


Wuxian hanya diam melihat bagaiman tatapan tidak suka Jin Ling padanya, ada yang aneh diantara meraka berdua. Wuxian langsung tersenyum sumbringah ketika menarik sebuah kesimpulannya sendiri.


" Lebih baik kita makan di meja lain dulu" Ujar Sizhui yang membuat Wuxian hanya menurut saja, Wuxian hanya bisa diam melihat Jin Ling yang sejak tadi hanya cemberut terus.


" Kak Sizhui.. aku harus kembali ke kelas lebih dulu" Ujar Wuxian sebelum ia bangun dari tempat duduknya


" Tunggu kenapa kau pergi, makan mu saja belum habis, habiskanlah dulu" Ujar Sizhui menahan Wuxian yang membuat Wuxian mengumpat, putranya ini benar – benar sama seperti ayahnya. Mereka sama sekali tidak peka dengan sekelilingnya, melihat hal ini tanpa sepatah kata pun Jin Ling langsung berdiri


" Aku pergi" Ujarnya yang langsung melangkah pergi, Wuxian semakin tidak mengerti dengan putranya ini ia malah terdiam menatap Jin Ling yang pergi begitu saja.


" Ih kau ini bagaimana .. cepat kejar dia" Ujar Wuxian yang membuat Sizhui malah terdiam heran


" Kenapa ?"


" Kau ini jangan banyak tanya cepat kejar dia"


" Tidak untuk apa aku mengejarnya dia bilang akan pergi ya sudah biarkan saja"


" Kau ini dasar anak payah" Ujar Wuxian kesal sebelum ia pergi mengejar Jin Ling


" Eh tunggu, Ma kenapa kau malah ikut pergi.. ada apa dengan mereka ?"


Jin Ling merasa benar – benar kesal kenapa harus seperti ini ia merasa malu karena meninggalkan Sizhui bergitu saja, ini semua salah anak baru itu selama ini Sizhui tidak pernah perhatian pada siapapun ia hanya diam, mereka selalu berdua selama ini, Sizhui tidak pernah menunjukkan perhatian pada siapapun selama ini. kecuali si anak baru menyebalkan yang sok akrab dengan Sizhui itu sudah merusak semuanya. Jika bukan karena dia Ia tidak akan terlihat jelek di hadapan Sizhui


" Awas saja anak baru itu aku tidak akan membiarkan dia dekat – dekat dengan Sizhui"


" Tuan Muda Jin" ujar seseorang yang membuat Jin Ling terhenti


" Siapa kau ?"


" Anda tidak perlu tahu siapa aku tapi kita punya tujuan yang sama"


" Apa maksud mu ?"

__ADS_1


" Menghancurkan Wei Wuxian" ujarnya sambil menyeringai lebar


...OoOoO...


__ADS_2