The Vampir

The Vampir
Chapter 26


__ADS_3

Qiren menatap langit mendung dalam diam, entah kenapa ia merasa sangat risau tentang keadaan Wangji saat ini.


" Tuan Lan. Tuan Muda Lan Wangji dan Tuan Muda Wei sudah kembali" Ujar Seseorang yang membuat Qiren segera bangkit dari tempat duduknya


" Dimana mereka ?"


" Para Junior Lan segera membawa Tuan Muda menuju rumah sakit"


" Apa ?.. memangnya apa yang terjadi pada Wangji"


" Tuan muda Lan mengalami luka yang sangat serius di seluruh tubuhnya,kami khawatir jika terjadi sesuatu padanya"


" Segera siapkan mobil untuk ku"


" Baik Tuan"


Wuxian hanya bisa terdiam di depan sebuah ruangan dengan tubuh penuh darah, apa yang akan ia lakukan sekarang. Ia tidak mau berpisah dengan Wangji lagi.


" Mama.. sudah jangan khawatir seperti itu, Ayah pasti akan baik – baik saja" Ujar Sizhui pelan memeluk ibunya lembut.


" A- Yuan.. jika saja ayahmu tidak pernah memiliki pemikiran bodoh seperti ini, pasti tidak akan seperti ini bukan "


" Ma.. jika memang ayah mengatakan semua yang akan dia lakukan mungkin saja saat ini mama tidak ada bersama ku seperti sekarang ini.. Aku memang tidak suka dengan cara ayah.. tapi walau bagaimana pun ini demi kebaikan mu ma." Ujar Sizhui pelan


Kenapa harus seperti ini, satu masalahnya belum selesai malah mucul masalah lain, kenapa dunia ini sangat kejam padanya. Bahkan dikehidupan sebelumnya ia tidak pernah merasakan bahagia yang sesuangguhnya, ia sudah ditinggal oleh kedua orang tuanya sejak kecil, kemuadian ia harus kehilangan orang tua angkatnya juga, setelah itu ia malah meninggal dalam keadaan yang sangat menyedihakan. Bahkan setelah ia reikarnasi sekali pun ia masih tersiksa dengan ditinggal oleh ibunya saat baru lahir, kemudian disiksa oleh bibi dan sepupunya sendiri setelah ayahnya meninggal.


" Dosa apa yang aku lakukan hingga aku harus hidup seperti ini" Ujar Wuxian sendu " Kenapa tuhan selalu menyiksaku seperti ini.. kenapa harus aku ?.. kenapa selalu aku"


" Mama jangan berkata seperti itu.. semuanya akan baik – baik saja"


Wuxian hanya bisa menangis mengutuk dirinya sendiri, entah kenapa ia merasa sangat muak dengan semua kehidupan yang ia jalani selama ini.


...


Tiga hari berlalu sejak kejadiam malam itu, dan selama itu pula Wangji masih terbaring lemas diatas ranjang rumah sakit, dengan berbagai alat yang menempel ditubuhnya. Qiren sudah merasa pasrah dengan semua keadaan ini, luka di tubuh Wangji sudah sembuh tapi keponakannya ini tak kunjung membuka matanya juga.


" Wangji.. ada apa denganmu kenapa kau masih seperti ini"


" Paman" Ujar seseorang yang membuat Qiren berbalik menatap Xichen " Aku sudah tidak bisa melihat adikku seperti ini terus, aku akan melakukan sesuatu untuk menyelamatkannya"


" Apa Maksudmu ?"


" Saat ini Wangji sudah tidak bisa mempertahankan hidupnya dengan kemampuannya sendiri, karena itu aku akan membantunya"


" Apa yang akan kau lakukan ?!"


" Aku akan memberikan energi ku untuknya.. aku kan membuat ia kembali dengan mengunakan setengah dari energi suci yang aku punya"


" Apa kau sudah gila ?!" Ujar Qiren tidak percaya


" Aku akan melakukan apapun untuk Wangji"

__ADS_1


" Xichen apa kau benar – benar sudah kehilangan akal sehatmu ?!.. apa kau ingin mengecewakan pamanmu ini.. dia itu bukan cultivator lagi dia seberpa banyakpun energi suci yang kau gunakan Wangji tidak akan bisa menerima itu"


" kita tidak akan tahu sebelum kita mecobanya bukan, apa salahnya aku mencoba "


" Kau harusnya sadar, adikmu sudah dianggap penghianat keluarga Lan, dia udah dibuang jika sampai para tetua tahu kau membantunya itu sama saja membuat kau dianggap sebagai penghianat juga"


" Sudah cukup paman !" bentak Xichen yang membuat Qiren tertegun


" Xichen kau,,


" Paman aku sangat menghormati dirimu sebagai pamanku, Tapi aku juga bisa menentang apa yang menjadi keputusan mu"


" Xichen apa kau benar – benar ingin membuatku marah"


" Paman.. aku hanya ingin bertanya pada mu.. kenapa Wangji harus diperlakukan seperti ini ?. kenapa dia harus dikucilkan ?, dia tidak pernah melakukan apapun, dia tidak pernah menyakiti siapapun.. lalu kenapa ?, kenapa semua orang memandangnya sebelah mata ?, dia itu adikku" Ujar Xichen tidak terima


" Bukan hanya klan Lan.. bahkan paman sama saja, kenapa paman bersikap seperti itu kepada keponakan paman sendiri ?"


" Xichen !"


" Paman seharusnya bisa membela Wangji saat itu, kenapa paman malah diam saja dan membiarkan Wangji menjadi bahan ledekan mereka ?.. aku tidak bisa menerima semua itu paman, jika memang aku dianggap penghiatan juga setelah menyelematkan Wangji, aku tidak perduli akan hal itu. Yang terpenting sekarang aku akan menyelamatkan adikku"


" Lan Xichen !!.. kau benar – benar membuatku marah "


"Paman..kali ini saja aku meminta pada mu.. jangan halangi apa yang akan aku lakukan"


" Xichen .. apa kau tahu jika apa yang kau lakukan adalah hal yang tidak bisa aku biarkan begitu saja. Wangji sudah menjadi bagian dari mereka kau tidak akan bisa menyelamatkannya .. dia hanya bisa bertahan hidup dengan darah orang lain, kau tidak akan bisa merubah hal itu camkan itu Xichen"


" Lan Xichen !" Ujar Qiren geram " Apa kau ingin membuatku malu dihadapan semua orang ?. Kau adalah penerus Clan ini, jika sampai kau melakukan hal ini maka kau akan dikucilkan"


" Paman saat ini aku hanya ingin menjalankan kewajibanku sebagai kakaknya, jika memang aku harus hidup seperti Wangji itu bukan masalah untuk ku"


" Lan Xichen !!.. kau benar – benar sudah gila, aku tidak akan membiarkan mu" Ujar Qiren sebelum menghunus pedangnya dalam sekejab mata, Qiren mengarahkan pedangnya pada Wangji.


" Tidak .. apa yang kau lakukan paman"


" Aku akan menyingkarkan Wangji sekarang juga" Ujar Qiren tanpa ragu menyerangWangji, namun pedangnya terhempas jauh sebelum menyentuh wangji


" Paman kenapa kau bisa berpikir setega itu ?" Ujar seseorang sendu


Qiren hanya bisa merunduk. Ia tidak mampu menatap sosok Wuxian yang saat ini sudah berdiri dibelakangnya dengan wajah kecewa dan sedih.


" Wangji sudah melakukan kesalahan besar hari itu karena itu dia harus menerima hukuman ini"


" Apa semua itu setimpal dengan apa yang sudah ia jalani selama ini, Paman Lan Zhan adalah keponakan yang paling kau sayangi bukan, lalu kenapa kau tidak bisa memberikan teleransi pada keponakan mu sendiri"


" Keponakan ku Lan Wangji sudah mati ribuan tahun yang lalu jadi jangan mengungkit hal itu lagi !" Ujar Qiren penuh emosi.


" Paman jangan berkata seperti itu lagi.. aku sudah lelah mendengar paman mengucapkan kata itu" Ujar Xichen pelan.


Wuxian semakin tak percaya dengan semua ini, jadi selama ini wangji sangat menderita, hidup dalam keluarga yang bahkan tidak menganggapnya lagi.

__ADS_1


" Paman.. aku hanya bisa memohon maaf pada mu.. ini semua salah ku" Ujar Wuxian membungkuk di hadapan Qiren.


" Ya ini semua salahmu !.. Jika saja Wangji tidak bertemu dengan mu, kehidupannya tidak akan menjadi seperti ini, Jika kalian tidak pernah bersama, semuanya tidak akan jadi begini !"


" Paman" Ujar Xichen pelan namun Qiren tidak bisa mengendalikan emosinya.


" Aku tidak akan pernah bisa menerima ini semua " Ujar Qiren yang membuat Wuxian terdiam


" Jika saja Wangji tidak pernah bertemu dengan mu semua ini tidak akan terjadi"


" Cukup Paman ! .. kenapa kau bicara seperti itu ?" Bentak Xichen


Wuxia hanya tersenyum sedih sebelum ia mendekati Wangji


" Jika memang paman tidak ingin Lan Zhan berada dikeluarga Lan aku akan dengan senang hati membawanya pergi dari tempat ini"


" Adik Wei jangan berkata seperti itu, paman hanya sedang emosi"


" Tidak kakak Lan aku sudah mengerti jika paman benar – benar tidak bisa menerima Lan Zhan lagi"


" Paman Lan aku akan membawa Lan Zhan pergi, tapi aku mohon izin untuk membiarkan Lan Zhan berada di rumah sakit ini sampai kedaanya membaik"


" Adik Wei jangan berkata begitu aku aka-


" Kakak Lan kau tidak usah khawatir , aku akan menjaga Lan Zhan dengan baik"


" Tidak adik Wei aku mohon pada mu jangan membuatku merasa bersalah"


" Kakak Lan semua ini aku lakukan dengan kehendakku sendiri jika memang Paman tidak ingin melihat kami lagi maka kami akan melakukannya, aku akan menjembut A-Yuan malam ini membawanya pergi dari rumah utama Lan"


" Aku tidak akan membiarkkan kau melakukan hal seperti itu" Ujar Qiren penuh amarah


" Lan Sizhui adalah cucuku dia tidak akan pergi ke manapun"


" Dan sepertinya paman melupakan sesuatu, dia adalah putra ku dan Lan Zhan.. apa itu tidak mengganggu mu ?" Ujar Wuxian pelan


" Dia adalah putra dari orang yang paman buang dari keluarga Lan.. apa hal itu tidak mangganggu mu, kami memiliki darah yang sama bukan"


" Diamlah.. jika kau ingin melawanku aku tidak akan segan segan pada mu"


" Paman !" Ujar suara berat yang membuat mereka semua berbalik menatap Wangji yang sudah duduk menatap Qiren dengan mata merah menyala, menujukkan kemarahan yang salama ini tidak pernah ia tunjukan


" Jadi selama ini aku tidak pernah diampuni.. Jadi apa yang aku lakukan selama ini untuk keluarga Lan semua itu sia- sia" Ujar Wangji menunduk dalam Qiren tidak bisa mengatakan apapun saat ini, Lan Wangji mendengar semua perkataan kejinya, apa yang bisa ia katakana untuk mengelak, semua sudah terlambat .


" Jika memang itu yang Paman harapkan aku akan melakukannya dengan senang hati"


Wuxian terbelalak kaget ketika melihat apa yang Wangji lakukan.


" Tidak Wangji! .. Jangan lakukan itu ! "


OoOoO

__ADS_1


__ADS_2