The Vampir

The Vampir
Chapter 21


__ADS_3

" Wei Ying"


Wangji menatap penuh marah pada GuangYao yang terseyum puas.


" Hanguang  Jun apa kau ingin dia terluka"


"Jin GuangYao.. Kau !!"Gumam Wangji geram sebelum ia menghela napas panjang.


"Jika kalian berani menyentuhnya, akan kupastikan kalian mati tak berbentuk"


"Heh.. kau sungguh kejam Hanguang - Jun.. tapi sebelum kau bisa melakukan itu dia yang akan terpotong terlebih dulu "Ujar Jin Guangyao menyeringai.


"Apa mau mu ?"


"Suruh makhluk itu untuk berhenti,  dan kau harus menuruti apa yang aku katakana"


"Zhixue .. Kembali lah "Gumam Wangji pelan sebelum sosok itu lenyap menyatu dengan tanah.


  "Bagus.. sekarang aku ingin agar kau menyerahkan benda itu pada ku"


" Benda apa yang kau maksud ?"


"Tentu saja, serpihan Yin Hufu" Ujar Jin GuangYao menyeringai menatap Wangji tajam.


"Apa yang membuatmu yakin jika benda seperti itu ada di tangan ku ?"


"Kau tidak usah pura  pura bodoh Hanguang - Jun, hari itu kau mengambil serpihan Yin Hufu yang dihancur, bukan hanya itu serpihan yang ada di tangnmu adalah serpihan yang paling besar , serahkan benda itu padaku"


"aku tidak membawa nya.. jika kau menginginkannya ambilah dengan tangan mu sendiri"


"Aku tahu dimana benda itu, hanya satu orang yang bisa mengunakan Yin Hufu dan Cenqing setelah kematian Wei Wuxian.. putra mu Lan Shizui pasti tahu sesuatu bukan "Ujar GuangYao namun Wangji hanya menyeringai sebelum tergelak tawa.


"Apa kau kira aku akan menyerahkan benda itu pada putra ku, jangan salah Jin GuangYao. Jika memang kau menginginkannya kau harus kembali ke masa lalu sebelum aku memusnahkannya bersama Wei Ying"


" A-Apa katamu ?"


" Benda itu sudah musnah selamanya bersama Wei Ying,  aku tidak akan membiarkan benda seperti itu ada di muka bumi ini untuk kedua kalinya"


"Tidak mungkin !.. dasar pria bodoh kenapa kau menghancurkannya ?"


"Untuk apa aku menyimpan benda seperti itu, aku tahu kalian pasti akan mencarinya jadi aku membuatkan kalian sesuatu "Ujar Wangji mengambil sesuatu yang membuat Jin GuangYao tertegun.


" K-Kau.."


"Apa kau sangat menginginkan benda ini ?.. lepaskan Wei Ying maka kau akan mendapatkannya"

__ADS_1


" Bagaimana kau mendapatkan benda itu ?.. I-Itu"


"Wen Ning menyerahkannya dengan suka rela pada ku sebelum ia lenyap, bukankah kalian membunuh Wen Ning karena menginginkan benda ini"


"Serahkan itu pada ku" Ujar Jin GuangYao menatap benda bulat bercahaya di tangan Wangji.


" I-Itu bukankah itu Giok Keabadian yang dijaga Wen Ning "Gumam Wen Rouhan.


"Bukankah kau sangat menginginkan benda ini ?.. benda yang membuat sang Jendral Hantu kembali menjadi manusia" Gumam Wangji menyeringai.


"Kau mendapatkan benda itu kenapa kau tidak mengunakannya untuk menghidupkan Wei Wuxian ?"


" Heh .. jika saja aku bisa maka aku akan melakukannya, sayangnya hal itu tidak bisa aku lakukan.. Wei Ying benar  benar telah tidak ada, jiwanya sudah terpecah tanpa sisa sedikitpun.. dan itu semua karena ulah kalian" ujar Wangji menatap Jin GuangYao dan Wen Rouhan tajam.


"Lepaskan Wei Ying aku akan menyerahkannya pada kalian"


"Serahkan dulu benda itu maka aku akan melepaskannya"


"Heh dasar licik, baik.. Ambillah" Ujar Wangji sebelum lempar benda itu ke udara, Jin GuangYao hanya diam menatap benda itu sebelum tanpa sadar ia melepaskan Wei Ying, bersiap, bersiap menangkap benda itu. Namun dalam sekejab cahaya terang menyilaukan matanya  membuat ia segera menghindar.


"Heh.. jika kau bisa licik maka aku juga bisa "Ujar Wangji menyeringai memeluk sosok pemuda kecilnya erat.


"Lan Wangji !!!" Jin GuangYao langsung menyerang Wangji yang hanya bediri santai, bahkan sebelum serangannya mengenai Wangji  GuangYao sudah terhepas jauh oleh Zhixue.


"Ayah  "Ujar seseorang yang baru saja datang.


"Maafkan aku ayah  Mama tiba  tiba saja kabur dari rumah "


"Hm .. aku tahu ini pasti akan terjadi"


" Sial kita benar  benar terkepung" Gumam Jin Guangyao geram


"Sizhui.. jaga ibumu baik  baik. Aku akan memberikan mereka balasan yang setimpal"


"Tapi Ayah"


"Kau tidak perlu melakukan apapun.. diam dan lihatlah"


Sizhui hanya bisa terdiam melihat bagaimana ayahnya sudah mulai bertarung melawan Jin GuangYao sementara Wen Rouhan benar  benar kewalahan menghadapi si makhluk  darah ini.


"A-Yuan"


" Mama"


" Apa yang terjadi ?  "Ujar Wuxian menanap sekeliingnya heran

__ADS_1


"  Lan Zhan "


"Lihatlah Lan Wangji Istri tercinta mu sudah bangun "Ujar Jin GuangYao pelan, Wangji tidak ingin memalingkan wajahnya sedikitpun yang membuat GuangYao mendecih kesal.


"Aku tidak akan pernah mengulangi kesalahan yang sama Jin Guangyao"


"Baiklah jika itu mau mu "Ujar Jin GuangYao menyeringai sebelum memainkan sembuah melodi dari Guqinnya.  Wangji hanya menyeringai melihat tindakan GuangYao, sementara Wuxian hanya bisa terbebelalak tak percaya melihat apa yang sudah terjadi dihadapannya.


"Kau membuat kesalahan besar GuangYao.. aku bukanlah Lan Wangji yang kau tahu "Ujar Wangji pelan sebelum dengan kasar mencabut Bichen dari dada  Jin GuangYao. Matanya yang berkilat merah menatap penuh kebencian pada Jin GuangYao yang meregang nyawa dihadapannya.


Wuxian hanya bisa terdiam melihat bagaimana dinginnya sosok seorang Lan Wangji saat ini. Mata penuh kebencian dan emosi yang tidak pernah ia tunjukkan sebelumnya kini tergambar jelas di Wajah sang Hanguang  Jun.


" Lan Zhan" Ujar Wuxian pelan sebelum menghampiri Wangji, dalam sekejab mata penuh kembecin ini lenyap mejadi lembut penuh kerinduan dan kasih sayang.


"Wei Ying, A- Yuan" Ujar Wangji pelan sebelum memeluk Wuxian erat


"Kenapa kau melakukan hal bodoh seperti ini, lihtlah tubuhmu penuh dengan luka.. apa kau baik  baik saja" Ujar Wuxian dengan mata berkaca  kaca.


"Hm .. Aku baik  baik saja"


"Ayah maafkan aku, aku tidak bisa menjaga Mama dengan baik" Ujar Sizhui pelan membungkuk dihadapan Wangji.


"A-Yuan .. ini bukan salah mu, kenapa kau membungkuk seperti itu pada Ayah mu sendiri ? "Ujar Wuxian pelan sembari mengelus pundak Sizhui " Ini salah ku karena kabur dari rumah seenaknya."


"Tidak ma.. ini kesalahan ku.. ayah memita ku untuk menjagamu dengan baik, tapi aku gagal hingga Jin GuangYao berhasil membawa mu ke tempat ini"


"Tapi.. "


"Sizhui  "Ujar Wangji pelan yang membuat Sizhui kembali menunduk.


"Jangan membuat ayahmu ini mejadi orang kejam dihadapan ibumu" Ujar Wangji sendu  "Maafkan ayah A-Yuan, selama ini aku sudah melakukan kesalahan besar dengan menelantarkan mu, aku tidak memberikan mu perhatian sedikitpun.. aku hanya Fokus pada mereka yang sudah menghancurkan keluarga ku. Maafkan Ayah karena ayah selalu menghindar dari mu" Ujar Wangji sendu menatap Sizhui yang hanya diam tak pecaya.


"Selama ini kau selalu dijaga dengan baik oleh paman dan Xiong Zhang sementara aku tidak pernah memberikan perhatian sedikitpun pada mu.. itu semua karena aku sudah kehilangan akal sehat ku, aku kehilangan semuanya dalam sekejap.. maafkan ayah A- Yuan.. maafkan Ayah" ujar Wangji menangis dalam diam berlutut dihadapan Sizhui yang sudah berliang air mata melihat ayahnya.  Sementara Wuxian hanya bisa diam menatap tak percaya pada Wangji yang masih menunduk dalam.


" Jadi selama ini kau tidak pernah merawat anak kita dengan baik Lan Zhan ?" Ujar Wuxian tidak percaya.


"Maafkan aku Wei Ying.. yang aku pikirkan hanya balas dendam pada mereka, hanya itu.. Aku tidak peduli bagaimanapun caranya aku harus menemukan mereka dan membunuh mereka dengan kedua tanganku sendiri.. hanya itu yang ada dalam pikirkanku .. hingga aku menelantarkan putra kita" Ujar Wangji penih penyesalan


" berkutat dengan berbagai macam buku, membuat sebuah  senjata yang akan melenyapkan mereka para Vampir.. bahkan aku membunuh puluhan hewan dan Vampir yang ku gunakan sebagai kelinci percobaan"


Wei Wuxian hanya bisa menganga tak percaya, seorang Lan Wangji yang selama ini selalu menaati aturan keluarganya menjadi sosok yang sangat berbeda, itu semua karena dirinya.


" Lan Zhan" Gumam Wuxian menitihkan air mata sebelum berlari memeluk sosok yang berlutut dihadapannya ini.


"Kenapa kau bisa seperti ini.. kenapa kau melakukan semua ini ? "Ujar Wuxian menangis sendu.

__ADS_1


" Maafkan aku Wei Ying.. Maafkan aku"


...OoOoO...


__ADS_2