
“ Berani sekali kau melakukan ini pada Wei Ying”
“ Aku tidak sengaja Kak Lan”
“ Tidak sengaja katamu kau kira aku buta ?”
“ Kau akan aku serahkan pada dosen karena berani membuli mahasiswa di sekolah ini”
Mendengar kata – kata itu Mo Ziyuan langsung kabur secepat yang ia bisa membuat Sizhui semakin geram ingin mengejarnya, namun Wuxian langsung menghentikan Sizhui.
“ Kau tidak usah melakukan hal itu, dia akan jera pada waktunya”
“ Apa ?, Mama bilang dia akan jera ?. dia sudah melakukan hal ini sejak kau masih di smp bukan, dia tidak ada perubahan sama sekali ma”
“ Sudah, kau jangan memikirkannya, lebih baik kau bantu aku membersihkan diri, Bajuku sudah basah semua”
Sizhui hanya bisa menghela napas panjang mendengar ucapan ibunya, sebelum ia melepaskan jaketnya , menggunakannya untuk menutupi tubuh Wuxian yang basah.
“ Mama harus mandi dulu, aku akan mengeringkan baju mu saat kau mandi”
“ Ya terserah kau saja”
Wuxian tidak habis pikir Jin Ling sampai melakukan hal seperti ini, ia benar – benar telah dihasut oleh Mo Ziyuan. Ia tidak bisa menyalahkan Jin Ling dalam hal ini tidak heran jika anak itu kesal padanya walau bagaimanapun ia menaruh hati pada Sizhui tapi sayangnya Sizhui tidak memahami semua itu
“ Ma.. apa kau sudah selesai, aku sudah mengeringkan pakaianmu. Cepatlah sebelum kau telat masuk ke kelas”
“ Ya aku sudah selesai”
Sizhui langsung meletakkan pakaian Wuxian di depan kamar mandi, sebelum ia keluar dengan perasaan kesal.
“ Yu”
“ Ya Tuan Muda” Ujar seseorang yang tiba – tiba muncul dihadapan Sizhui
“ Tangkap Mo Ziyuan, bawa dia ke tempat biasa , aku rasa dia ingin bermain – main denganku”
“ Baik Tuan Muda” ujar pria itu sebelum dengan sekejap menghilang dari hadapan Sizhui
“ A-Yuan” ucap Wuxian heran ketika melihat Sizhui yang hanya diam di depan kamar mandi kampus. Sizhui hanya tersenyum teduh pada ibunya itu sebelum mengajak Wuxian menuju kelasnya
“ A-Yuan, bagaimana keadaanmu setelah kami pergi ?”
“ Tidak ada masalah, semuanya seperti biasa”
“ Maaf jika kau harus mengalami ini”
“ Mama jangan berkata seperti itu, lagi pula aku masih dibebaskan untuk menemui kalian. Kakek bilang jika aku tidak akan pernah dilarang menemui dan menemani kalian di Yiling selama aku tidak meninggalkan dia” Gumam Sizhui pelan sebelum menunduk “ Kakek merasa sangat sedih setelah Ayah dan Ibu pergi, aku rasa dia menyesali kata – katanya. Aku ingin mengatakan ini pada Ayah tapi aku rasa waktunya tidak tepat, akan lebih baik jika masalah ini mereda dulu”
“ Hm.. aku setuju padamu, saat ini ayahmu masih sedikit emosi, aku juga merasa bersalah pada paman karena terbawa emosi. Harusnya aku tidak melakukan hal ini”
“ Ya mau bagaimana lagi Ma , semuanya sudah terlanjur terjadi kita tidak bisa memutar balik waktu”
__ADS_1
“ Kau benar”
“ Baiklah sudah banyak orang yang datang aku akan pergi ke tempatku, mama pergilah dulu jika terjadi sesuatu cepat hubungi aku”
“ Hei aku masih bisa melindungi diriku sendiri”
“ Ya.. aku tahu itu” ujar Sizhui tersenyum simpul
Wuxian langsung pergi meninggalkan Sizhui yang masih berdiri melihatnya, Putranya itu memang terlalu waspada memang ayah dan anak tidak akan jauh berbeda.
Sizhui baru bisa merasa lega ketika melihat tidak ada yang menganggu Wuxian, ia langsung berbalik menatap ke sebuah sudut gedung yang gelap
“ Siapa kau ?” ujar Sizhui tajam
Sosok seorang pria dengan pakaian serba hitam muncul dari sana, tersenyum pada Sizhui yang menatapnya tidak suka
“ Senang bertemu dengan mu Nak”
…
Wangji terdiam menatap hamparan lotus dihadapannya, entah mengapa bayangan masa lalu terputar dalam benaknya. Etah sudah berapa lama ia seperti ini menatap bunga lotus yang bergoyang ditiup angin, membiarkan pikirannya berkelana jauh kemasa lalu dimana dia masih bersama dengan Wuxian bercengkrama dan bertengkar bersama hingga akhirnya menikah dan bisa memiliki Sizhui. Tapi kebahagiannya sirna setelahnya, dunianya yang cerah itu gelap gulita ketika menghadapi kenyataan jika pemuda tengilnya tiada. Wangji menghela napas panjang sekarang ia malah memikirkan kelamnya kehidupannya setelah berpidah dengan Wuxian.
“ Tuan, seseorang datang ingin menemui anda” ujar seorang pelayan dibelakang sana
“ Antar dia kemari”
“ Baik Tuan”
Wangji hanya menatap pemuda dihadapanya dalam diam, sementara pemuda itu membungkuk memberi hormat pada Wangji.
“ Baik Tuan”
“ Duduklah” kata Wangji pelan mempersilakan tamunya ini duduk
“ Tuan Lan saya-
“ Sudah.. aku tahu kenapa kau datang ketempat ini, sudah berapa lama kau tidak menujukkan wajahmu didepanku sekarang kau datang kerumah ini”
“ Hm... Setelah ratusan tahun akhirnya Jin Zixuan menujukkan dirinya lagi, jika saya tidak salah ini artinya Istri anda Wei Wuxian telah terlahir kembali. ”
“ Hm.”
“ Saat ini Jin Zixuan sedang bergerak, saya rasa dia benar – benar akan melakukan sesuatu lagi pada Tuan Muda Wei”
“ Hm.. aku sudah bertemu denganya beberapa hari yang lalu”
“ Apa.. anda bertemu dengannya, lalu apa yang dia katakan”
“ Hanya bicara omong kosong” Kata Wangji acuh
“ Tuan Lan kali ini saya harap anda tidak bertindak gegabah, saya yakin dia akan melakukan sesuatu diluar nalar kita Tuan Lan”
__ADS_1
Wangji hanya diam mendengar semua ini, memang Jin Zixuan sangat sulit di tebak tapi ia yakin pasti ada titik buta dari pria itu.
“ Saat ini dia sedang berada di kampus Tuan Wei, Tapi anehnya dia tidak melakuan apapaun pada Tuan muda Wei, justru dia mengawasi orang lain”
“ Mengawasi orang lain ?”
“ Hm.. Tuan Muda Lan”
“ Sizhui ?”
“ Iya Tuan dia malah mengawasi Tuan Muda Sizhui, saya tidak mengerti apa tujuannya, saya takut jika dia berniat menggunakan Tun Muda Sizhui sebagai kelemahan kalian berdua”
“ Tidak.. itu tidak akan terjadi, Sizhui mungkin malah akan menjadi sejata untuk Jin Zixuan” Gumam Wangji risau “ Anak itu terlalu rendah hati”
“ Apa maksud anda Tuan Lan”
“ Tidak apa” Gumam Wangji
“ Tuan Lan saya akan terus mengawasi Jin Zixuan, jika terjadi sesuatu saya akan segera menemui anda”
“ Tidak.. kau kembali ke tempatmu”
“ Apa ?!”
“ Cukup sampai disini saja, aku tidak ingin kau terlibat kali ini”
“ Tapi Tuan Lan.. saya sudah berjanji untuk membantu anda menghadapi Jin Zixuan”
“ Kau tidak usah memikirkan masa lalu lagi, ini adalah urusanku dan Jin Zixuan kau jangan ikut campur”
“ Tuan Lan kenapa anda berkata begitu, 300 tahun yang lalu anda menyelamatkan nyawa saya dan saya sudah berjanji jika saya akan membantu anda menghadapi musuh terbesar anda yaitu Jin Zixuan kenapa anda sekarang malah menyuruh saya untuk tidak ikut campur, saya tidak mau jika anda berkata begitu”
“ Chu Yinli, aku tidak ingin kau membahas hal ini lagi, pergilah temui keluargamu, aku yakin mereka menunggumu”
“ Tapi Tuan Lan, tolonglah jangan begini. Aku akan menepati janji ku padamu, aku tidak peduli walaupun kau tidak mengijinkannya aku tetap akan membantu mu”
“ Kau tahu jika aku tidak suka orang yang keras kepala”
“ Tapi Tuan Lan aku sangat ingin membantumu sekali ini saja”
“ Kau sudah banyak membantuku selama ini Yinli, tapi untuk kali ini saja kau jangan ikut campur. Ini adalah urusanku dengan Jin Zixuan aku tidak ingin ada orang lain yang menganggu ku”
“ Baiklah jika itu keinginan anda, saya akan mejaga istri anda dari jarak jauh.”
“ Hm.. aku mengandalkanmu”
“ Baiklah, Tuan saya permisi”
Wangji hanya mengangguk pelan sebelum pria itu pergi.
“ Jin Zixuan aku tidak akan membiarkan kau menyentuh mereka”
__ADS_1
...OoOoO...