
“ Apa !.. kenapa kau tidak bilang padaku”
“ Hei.. jangan bergerak sembarangan” Ujar Wangji menahan Wuxian yang sudah meringis kesakitan.
“ Ini semua karena ulahmu, aku benar – benar marah padamu”
“ Kenapa sekarang kau malah marah padaku ?, kau sendiri yang membuatku gila”
“ Kau memang sudah Gila dari awal”
“ Baiklah, aku minta maaf padamu, tapi kau harus tahu aku sangat merindukanmu. Karena itu aku lepas kendali”
“ Lain kali aku akan berhati – hati padamu”
Wangji hanya menghela napas panjang mendengar kata – kata Wuxian, sebelum ia duduk disebelah pemuda manisnya ini mengecup keningnya lembut.
“ Hari ini kau sudah membuatku ketakutan setengah mati”
“ Apa maksud mu ?” Ujar Wuxian heran sampai ia melihat Wangji menggenggam tangannya yang terluka dengan wajah sendu.
“ Lan Zhan.. apa yang sedang kau pikirkan ?”
“ Tidak ada .. aku hanya terkejut ketika salah satu pelayan menelponku sambil menangis.
“ Aku hanya terluka akibat pecahan gelas”
“ Aku akan mengambilkan makanan untuk mu”
“ Lan Zhan”
“ Sudah jangan membantah diam disini, aku akan mengambilkan makanan untukmu”
Wuxian hanya diam menatap Wangji yang pergi keluar.
Tak lama kemudian Wangji datang dengan membawa nampan penuh dengan makanan. Wangji langsung duduk disebelah Wuxian menyuapi pemuda manis itu dengan lembut.
“ Sudah cukup”
“ Kenapa ?. kau tidak nafsu makan ?” Ujar Wangji khawatir
“ Aku akan tidur”
“ Wei Ying jangan begitu, aku tahu kau marah”
“ Aku tidak marah”
“ Wei Ying” Ujar Wangji pelan berusaha membujuk Wuxian yang malah menggulung tubuhnya dengan selimut. Wangji hanya bisa menghela napas panjang melihat sikap Wuxian, tidak salah pemuda manisnya ini marah ia sudah kelewatan kemarin malam.
“ Wei Ying. maafkan aku” Ujar Wangji mengecup kening Wuxian lembut
“ Lan Zhan”
“ Wei Ying jangan marah, aku janji aku tidak akan begitu lagi”
“ Kau terus bilang begitu, tapi pada akhirnya kau mengingkari kata – katamu, aku sudah mengatakan berkali – kali padamu untuk berhenti tapi apa yang kau lakukan ?. kau malah semakin menggila”
“ Maaf aku memang salah, aku tidak bisa mengendalikan diriku”
“ Baiklah. Aku memaafkan mu”
Wangji tersenyum senang mendengar ucapan Wuxian, Sebelum ia memeluk erat pemuda manisnya ini.
“ Kau tahu semakin hari kau semakin manis”
“ Aku akan menghajarmu jika kau berani berkata begitu lagi” Ujar Wuxian kesal yang membuat Wangji terkekeh pelan. Wuxian tidak bisa lagi mengatakan apapun ketika melihat raut Wangji yang begitu bahagia.
Sizhui terdiam menatap dirinya didepan cermin, wajahnya sangat mirip dengan Wangji tidak mungkin jika dia bukan anak dari Lan Wangji bukan, ia hanya sedang dipermainkan oleh pria itu. Tapi ia juga tidak yakin dengan semua ini.
“ Aku harus melakukan sesuatu” Gumam Sizhui sebelum ia keluar dari kamarnya.
__ADS_1
Ia langsung berlari munuju sebuah ruangan tak jauh dari kamarnya,
“ Maafkan aku Ayah , aku terpaksa melakukan semua ini” Gumam Sizhui sebelum ia masuk ke ruangan yang merupakan kamar Wangji.
Sizhui langsung membuka tempat pakaian ayahnya, mengobrak abrik isinya berharap menemukan sesuatu yang ia cari, namun ia hanya bisa mendecih kesal semua pakaian ayahnya sangat bersih, ia langsung mencari sesuatu dalam rak kecil ruang ganti ia terdiam ketika melihat sisir ayahnya, ia langsung mengambil sebuah kantong bening kecil mengambil sehelai rambut yang tersangkut disana. Sebelum ia keluar dan masuk ke kamar mandi. Ia menatap tempat sikat gigi dihadapannya.
“ Maafkan aku ayah”
Ia sudah tidak bisa berpikir jernih disaat seperti ini, hanya ini yang akan menjawab semua pertanyaannya.
“ Tuan Muda anda ingin pergi kemana ?”
“ Ah.. paman aku ada sedikit urusan, aku akan segera kembali”
“ Tapi Tuan Muda, Tuan besar akan segera kembali beliau pasti akan menanyakan anda”
“ Bilang saja aku keluar utuk urusan kampus, aku harus membuat tugas bersama teman”
“ T-Tapi-
Sizhui tidak menghiraukan pelayan itu ia langsung masuk ke dalam mobilnya dan pergi meninggalkan rumah. Ia berusaha mencari tempat yang bukan merupakan relasi dari keluarga Lan tanpa ia sadari ia sudah keluar dari kota Gusu dan menemukan sebuah rumah sakit.
Tanpa berpikir panjang Sizhui langsung masuk kedalam rumah sakit.
“ Selamat datang dirumah sakit kami ada yang bisa saya bantu”
“ Maaf Nona aku ingin menanyakan sesuatu” Ujar Sizhui pelan “ apakah disini bisa melakukan tes DNA ?”
“ Tes DNA tentu Tuan, tapi disini tidak bisa melakukannya dengan cepat anda harus menunggu hasilnya selama 2 hari”
“ Apa ?, apa tidak bisa lebih cepat ?”
“ Maaf Tuan kami menerima sampelnya saja, setelah itu sampel anda akan dikirim menuju rumah sakit Universitas Lanxu Di Gusu”
Sizhui tidak bisa bisa percaya ini bagaimana bisa tempat sebesar ini kerjanya sangat lambat.
“ Apa di daerah sini ada tempat lain yang bisa melakukannya lebih cepat ?”
“ Baiklah terima kasih nona”
Sizhui pergi meninggalkan tempat ini dengan perasaan kesal ia tidak menyangka sangat sulit menemukan rumah sakit bagus di luar Gusu. Sizhui menatap jam tangannya Frustasi ini sudah hampir makam malam namun ia belum menemukan rumah sakit yang bisa membantunya.
Sizhui menghela napas panjang ketika melihat Heandphonenya bordering untuk kesekian kali. Ia belum bisa kembali sekarang tapi ia juga tidak bisa membuat kakeknya khawatir.
‘ Sizhui dimana kau ?’ Ujar sang kakek
“ Maaf kek aku masih diluar bersama teman – teman ku”
‘ Kenapa kau lama sekali ?, apa kau tidak pulang untuk makan malam ?’
“ Tentu kek, tapi aku rasa aku tidak bisa kembali saat makam malam kakek dan paman makanlah duluan aku akan makan nati saat sampai rumah”
‘ Usahakan kau pulang sebelum makan malam, jangan berlama – lama diluar sana’
“ Iya kek, tapi aku membawa Mobil jadi aku tidak bisa pulang cepat”
‘ Baiklah hati – hati saat pulang’
“ baik Kek”
Sizhui menghela napas kesal ia sudah keliling ditempat ini berjam – jam namun ia tidak menemukan titik terang.
“ Bagimana ini”
Sizhui langsung teringat dengan seseorang yang tahu betul dengan kota ini, ia langsung mengambil Headphonenya berusaha menghubungi seseorang.
“ Jin Ling” ujar Sizhui ketika seseorang menjawab telephonenya.
‘ Sizhui ada apa ?’
__ADS_1
“ Jing Ling.. aku butuh bantuan mu, kau dulu tinggal di kota Yi bukan, aku ingin mencari sebuah rumah sakit lengkap di kota ini”
‘ Rumah sakit lengkap ?, kenapa kau jauh – jauh ke kota Yi mencari rumah sakit, bukankah rumah sakit besar dan lengkap ada di Gusu’
“ Ya ini bukan untuk ku tapi aku kenal seseorang di Kota Yi yang sedang kebingungan mencari Rumah sakit yang bisa melakukan tes DNA dengan cepat”
‘ Apa ? tes DNA ? hmm .. aku rasa hanya ada satu rumah sakit yang bisa melakukan Tes DNA dengan cepat di kota Yi’
“ Apa benarkah dimana tempatnya ?”
‘ Rumah Sakit JiangYi yang ada dipusat kota Yi, itu cukup jauh dari Gusu. Aku rasa kau butuh waktu sekitar 2 jam dengan mobil menuju rumah sakit itu’
“ Itu bukan masalah, kau yakin kan jika tempat itu bisa melakukan tes dengan cepat “
‘ Ya, Ibuku bekerja disana dulu sebelum pindah kesini, aku pernah membaca Brosur layanan mereka, laboratorium mereka cukup lengkap’
“ Baiklah terima kasih Jin Ling”
Sizhui langsung mencari keberadaan rumah sakit yang dimaksud Jin Ling.
“ Sial.. jaraknya cukup jauh” Gumam Sizhui kesal menatap langit yang mulai gelap.
“ Tidak ada pilihan”
Sizhui menatap sekitarnya yang sangat sepi.
“ Aku rasa tempat ini cukup aman” Gumam Sizhui sebelum ia memangil pedangnya, Sizhui menggunakan Bizhui untuk terbang menuju rumah sakit yang dimaksud Jin Ling.
Tak butuh waktu lama bagi Sizhui untuk sampai dirumah sakit ini, tak jauh dari sana ada sebuah taman yang sangat sepi ia memutuskan untuk turun disana. Ia pun langsung masuk ke dalam rumah sakit ini.
“ Ada yang bisa saya bantu Tuan ?”
“ Maaf nona saya ini melakukan sebuah tes disini”
“ Tes apa tuan ?”
“ Ini, saya ingin agar hasilnya segera selesai malam ini juga”
“ Baiklah, saya akan segera mengurusnya Tuan, anda silakan melakukan pendaptaran terlebih dahulu, hasil tesnya baru bisa selesai setelah 2 jam Tuan apa anda Yakin ingin menunggu ?”
“ Baiklah tidak masalah”
….
Qichen terdiam menatap hujan yang begitu deras, ia mulai merasa tidak nyaman saat ia menatap Jam yang sudah menunjukkan pukul 10 malam namun keponakannya belum juga kembali, ia sudah berusaha menghubungi Telphon Sizhui namun tidak ada yang menjawab.
“ Kemana Sizhui pergi ?” Gumam Xichen risau
“ Tuan Lan kami sudah mengirim orang untuk menyusul Tuan Muda”
“ Baiklah Terima kasih”
Tak lama kemudian hujan semakin deras, Xichen semakin tidak nyaman dengan ini semua. Namun suara klakson mobil didepan rumah membuat ia segera bergegas menuju ke depan rumah.
Sizhui keluar dari dalam mobilnya dengan tubuh basah kuyup, wajahnya begitu suram. Membuat semua orang yang melihatnya merasa enggan untuk bicara padanya. Ia yang biasanya menyapa semua orang namun kali ini Sizhui terdiam menunduk dalam.
“ Sizhui” Ujar Xichen kaget ketika melihat Sizhui yang basah kuyup.
“ Paman maaf aku pulang terlambat” Ujar Sizhui tersenyum simpul
“ Tidak apa cepat masuk bersihkan dirimu”
Sizhui hanya menurut dengan segera ia masuk ke dalam, tanpa mengatakan apapun dia menuju kamarnya. Ia segera menutup pintu kamarnya dengan kesal, sebelum duduk menunduk didepan pintu.
“ Sial”
__ADS_1
...OoOoO...