
🥀🥀🥀🥀🥀
.
.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tiga puluh menit, mobil Lamborghini keluaran terbaru milik Rian baru memasuki kawasan Hotel milik keluarganya. Lalu pria itu menoleh ke belakang untuk melihat kedua anaknya yang berada di kereta bayi mereka masing-masing. Kedua bayi itu tidak tidur hanya berceloteh seperti orang sedang mengobrol.
Baik Arsya ataupun Salsa adiknya, bagaikan mengerti saat mamanya bicara sebelum mereka berangkat. Siapa yang nakal maka tidak boleh ikut. kedua bayi kembar ini memang sangat pintar apa yang dikatakan oleh kedua orang tuanya mereka seperti sudah mengerti.
Contohnya saat Rian akan berangkat bekerja selalu berpesan bahwa mereka berdua tidak boleh nakal selama papanya berada di perusahaan dan benar saja kedua anak itu tidak nakal tapi setelah sang papa pulang mereka mulai rewel ingin digendong atau sebagainya.
"Sayang nanti bila mereka ingin tidur kita kembali ke kamar hotel saja ya. Kalau sudah bangun baru kita kembali ke tempat acaranya." ucap Rian sebelum turun dari mobil untuk membuka pintu mobilnya agar Ayla dan anaknya turun lebih dulu karena dia akan menyuruh pegawai hotel memarkirkan mobil dan membawa barang-barang mereka ke lantai paling atas tempat kamar mereka berada.
"Iya tidak masalah kasihan juga kan kalau anak-anak tidur di kereta terlalu lama nanti badannya malah sakit-sakitan semua." jawab Ayla juga tidak mau membuat putra-putrinya kelelahan gara-gara kurang istrirahat.
"Oke kalau begitu ayo kita turun, tapi kamu diam saja biar aku yang membuka pintunya." kata Rian yang turun lebih dulu setelah mengelus pipi sang istri sambil tersenyum. Ayla pun balas tersenyum bahagia karena sang suami semakin hari semakin menunjukkan perhatian, cinta dan kasih sayangnya.
Kleeeek...
__ADS_1
"Sini tangannya, pelan-pelan saja," dengan kelembutan Rian menuntun tangan sang istri turun dari mobil. Baru setelah itu dia mengangkat kereta bayi kedua buah hatinya. begitu dikeluarkan Baby Arsya dan Salsa memejamkan mata mereka karena silau dengan terik matahari pagi yang mengarah pada wajah keduanya.
"Eh ini kenapa matanya dipejamkan semua? Ayo buka matanya lihat apa yang ada di sekeliling kalian." Rian langsung berjongkok di depan kereta kedua anaknya padahal si pegawai hotel sudah siap menerima perintah darinya.
Hal itu pun menjadi tontonan para tamu undangan yang sudah berdatangan sejak tadi. pemandangan langka yang baru mereka lihat hari ini tidak sedikit yang langsung mengabadikan foto maupun video di mana saat Rian mengajak kedua anaknya berbicara.
"Kakak ayo buka matanya lihat papa sini." ujar Rian tersenyum dengan tangan terus mencolek hidung mancung Arsya yang akhirnya membuat putarannya itu membuka mata dengan pelan.
"Kan tambah ganteng, tambah cantik kalo gini. Kita sudah sampai Kakak sama adek tidak boleh rewel ya. Nanti kalau rewel pasti kalian akan di bawa oleh oma sama nenek. Terus diam didalam kamar dilarang keluar. Jadi kalau adek nangis Kakak jangan ikut-ikutan." ucap Rian seperti berbica dengan anak umur tiga tahun saja. Padahal anaknya masih berumur dua bulan.
Dari jauh mana yang menyaksikan hal itu mereka mulai berbisik-bisik dan tersenyum-senyum melihat pewaris Erlangga itu sedang berbicara dengan bayinya. Membuat mereka semakin tergila-gila akan sosok Ardiaz Rian Erlangga.
"Pa... ayo masuk! Lihatlah kita menjadi sorotan orang." kata Ayla karena saat Rian berbicara dengan kedua anaknya tadi, dia kembali masuk kedalam mobil lagi untuk mengambil tas miliknya yang tertinggal.
"Agh iya! Ayo sayang! Biar aku yang mendorong anak-anak." Rian kembali berdiri setelah menutup bagian depan kereta bayinya mengunakan kelambu penutup agar Baby Arsya dan Salsa tidak terkena debu.
Lalu keluarga kecil yang hidup bahagia itupun berjalan masuk karena mobil ataupun barang-barant mereka sudah di urus oleh para pegawai hotel.
Sepeninggalan mereka masuk. Orang-orang baru berani berbicara tidak seperti tadi hanya berbisik. "Coba lihat istri Tuan muda Ardiaz sangat cantik." puji si A.
__ADS_1
"Iya sangat cantik pantas saja Tuan muda memilih menikahi istrinya itu dari pada Almarhum Bela mantan kekasihnya." sahut yang satunya lagi.
"Benar mereka pasangan yang serasi. Aku tidak menyangka kalau putri Tuan Ridwan sangat cantik ya. Dia wanita yang beruntung bisa memiliki keluarga dan suami yang sempurna." Wanita itu sampai meloncat kegirangan karena ingin berada di posisi Ayla. Padahal mereka tidak tau saja seperti apa Ayla bertahan hidup dengan tidak ada cinta dari suaminya.
"Aku tadi mengambil Video saat Tuan Ardiaz berbicara dengan anaknya. Mereka masih kecil tapi sudah terlihat tampan dan cantik dan satu lagi kedua baby twins itu sangat pintar, mereka tahu saat papanya berbicara." seru si C yang dari awal melihat kedatangan mobil mewah Rian sudah merekam Video karena di kiranya di dalam mobil Lamborghini itu adalah bujangan. Tau-taunya lelaki yang sudah beristri dan beranak dua.
Di dalam Blorum hotel bintang lima tempat acaranya berlangsung. Sudah di penuhi oleh para tamu undangan dari Nando dan Sari. Baik mempelai pria ataupun wanita kedua-duanya sama-sama anak dari pengusaha. Jadi sudah pasti dalam acara ini dipenuhi oleh orang-orang penting. Namun, dari sebagian mereka selain keluarga juga ada para sahabat Nando dan juga Sari.
Kedatangan Rian dan Ayla langsung menjadi sorotan semua orang yang ada di Blorum hotel tersebut. Termasuk para wartawan yang sudah berada di sana, mereka mulai mengambil foto dan video untuk diberitakan di televisi bahwa Pewaris dari Erlangga Group membawa istri dan kedua anak kembarnya.
Semenjak pesta penyambutan Baby Arsya dan Salsa. Seluruh masyarakat di kota B memang sudah tahu kalau Rian sudah menikah dan memiliki anak bersama putri dari Ayah Ridwan yang mereka ketahui juga pengusaha sukses sama seperti Tuan Heri Erlangga. Tapi mereka tidak pernah tahu kalau sosok dari Ayla sangat lah cantik melebihi ekspektasi mereka.
"Wah coba lihat ternyata dia Nyonya Ardiaz. Sangat cantik! Tuan Ardiaz sangat beruntung bisa menikahi wanita secantik istrinya bahkan bisa memiliki dua orang keturunan sekaligus." puji dari beberapa orang laki-laki yang menjadi rekan bisnis Rian. Kedatangan Rian bersama istri dan anaknya sudah melebihi kedatangan selebritis papan atas.
"Wah coba lihat pangeran dan putri kecil kita sudah datang!" seru Mama Sonya begitu girang menyambut kedatangan anak dan cucunya. Begitu Rian berhenti mendorong kereta bayinya. Bunda Mirna dan Mama Sonya langsung mengendong cucu mereka seperti biasa.
"Hari ini kakak dan adek tidak usah sama mama ya. Biar Nenek dengan Oma yang menjaga kalian." ucap Mama Sonya mencium pipi kedua cucunya bergantian. Hal sama pula yang di lakukan oleh Tuan Heri dan Ayah Ridwan. Kedua pasangan baya itu langsung saja menculik Baby Arsya dan Salsa dari papa dan mamanya. Sehingga hanya tinggal Rian dan sang istri beserta roda kosong, karena Baby twins sudah di bawa pergi oleh nenek mereka.
Tentu saja orang yang menyaksikan kebahagiaan keluarga Rian mengepalkan tangannya karena merasa iri.
__ADS_1
*BERSAMBUNG.....🤗*