
Semua orang yang melihat xiao ning secara sepontan membuka jalan untuk membiarkan xiao ning berjalan sampai ke depan pemuda yang di pukul tadi.
"kau seorang bangsawan, tapi lebih mirip binatang karna tak punya otak" ucap xiao ning mengejek.
"apa maksudmu, ini adalah urusanku, dia sudah mencuri uangku, jadi aku akan menghukumnya bahkan membunuhnya" teriak pemuda yang ternyata bernama huo fan, putra perdana mentri kanan.
Ayah xiao ning perdana mentri kiri.
"ck,, dasar bodoh, kalau dia ingin mencuri buat apa dia mengejarmu dan mengembalikan uangmu" ucap xiao ning di lengkapi dengan senyumnya atau lebih tepat disebut seringaiannya.
Semua warga yang menonton mulai berbisik bisik mengatakan bahwa tuan muda huo fan bodoh dan seenaknya menuduh orang.
Huo fan yang mendengar itu mulai geram dan tak bisa lagi menahan amarahnya, dia hendak menyerang xiao ning namun sebelum serangannya mengenai xiao ning huo fan terpental hanya dengan satu lambaian tangan.
"wuuussssshhh bughh,,,, aakhhhhh" teriak huo fan yang muntah mengeluarkan darah.
Xiao ning mengabaikan dan membanti pemuda yang di pukul tadi.
"*siapa namamu, apa kamu baik2 saja??"
"terimakasih master, hamba baik2 saja, nama hamba sea lin"
__ADS_1
"baiklah, ikutlah denganku, aku percaya kau tidak mencuri"
"tunggu master, hamba harus mengobati adik hamba dulu, adik hamba sedang sakit master"
"baiklah mari kita ke rumahmu*"
Di balas anggukan oleh sea lin
Sampai di depan rumah sea lin, xiao ning mrerasa prihatin.
Tak lama keluarlah seorang pria yang kira2 berusia 15 tahun "gege, apa gege membawa obatnya? Sea lan sudah semakin lmah gege" ungkap pria itu sedih.
Sampai di dalam tatapan xiao ning sedih melihat ada anak perempuan yang masih usia 11 tahun terbaringvlemah dengan tubuh yang kurus dan kurang gizi.
Xiao ning berjalan mendekat sambil menyentuh dahi anak itu
" humm, dia terkena demam berdarah, sekarang kalian ambilkan aku air hangat dan kain. tumbuk rempah2 ini, kemudian kalian minumkan airnya pada adik kalian" ucap xiao ning seraya menyerahkan beberapa rempah dari cincin penyimpanannya.
Setelah lama menunggu, sea lin dan sea han masuk sambil membawa mangkuk berisi obat dari xiao ning.
"minumlah hingga habis, aku akan mengobatimu," ucao xiao ning lembut.
__ADS_1
Tak lama xiao ning mulai mengeluarkan tenaga dalamnya untuk mempercepat pemulihan anak itu.
Hingga anak itu tertidur. Xiao ling mengajak sea lin dan sea han keluar.
"*kemana orang tua kalian?"
"sudah meninggal master, orang tua kami di bunuh oleh perampok saat mencari kayu bakar di hutan*" jelas sea lin menunduk sedih.
"baiklah, jangan sedih, mulai sekarang kalian akan ikut denganku, aku akan melatih kalian hingga menjadi kuat dan aku akan memberikan kalian hidup yang layak" ucap xiao ning serius.
Dia berniat menjadikan anak2 ini agennya.
"kami setuju master, kami akan setia padamu dan siap menjadi pedangmu master" ucao keduanya serempak.
Karna bagaimanapun mereka tidak tau harus apa, jadi mereka sangat senang menerima tawaran xiao ning.
Xiao ning pun menempatkan mereka bertiga di rumah yang sudah di siapkannya sebelumnya, rumah itu terletak di tengah2 hutan malam, rumah bak istana yang di bangun khusus oleh bai hu, hewan kontrak jiwa xiao ning.
Semua hewan2 baik hewan biasa maupun hewan spiritual tunduk pada xiao ning.
Karna xiao ning adalah reinkarnasi dari ratu mereka. Meski xiao ling belum mengingat kedidupannya yang sebelumnya.
__ADS_1