Time Travel Ke Zaman Kuno

Time Travel Ke Zaman Kuno
Eps 56


__ADS_3

Semua orang berlutut termasuk sang raja yang sudah di turunkan dari singgasananya.


kecuali mentri xiao dan xiao lan yang masih berdiri tegak karna mendapat perlindungan dari alice.


Semua orang bergidik ngeri karna tekanan dari alice, termasuk sang raja yang masih tak mengerti apa-apa, dia bertanya-tanya dalam hatinya, kenapa queen alice menyebut dirinya aku, padahal yang dia maksud adalah xiao ning.


berbagai pertanyaan muncul di kepalanya, namun tak berani dia keluarkan, bagaimana mungkin dia berani menentang wanita yang paling di takutkan di negri ini.


Alice menatap andreas sambil tersenyum kemudian menatap semua orang yang ada di aula yang tak bisa bergerak dan tak ada yang berani menatapnya, termasuk mentri xiao dan xiao lan.


meskipun mereka tak merasakan tekanan seperti orang lain, mereka tetap menundukkan kepalanya, karna begitu segan pada alice.


Perlahan alice menurunkan tekanannya hingga orang-orang bisa bernapas lega, namun tetap tak ada yang berani menatap alice.


"Awalnya aku ingin berbaik hati datang untuk ikut memeriahkan dan memberikan hadiah juga untuk para pemenang, sayang sekali sikap kalian membuatku kecewa" ucap alice.


orang-orang yang belum tau kebenarannya masih merasa bingung, dan tak mengerti apa yang alice maksud.


seakan mengerti, alice kemudian berjalan melangkah kehadapan sang raja.


"yang mulia, berdirilah, tidakkah tadi kau sudah menjatuhkan hukuman untukku, sekarang aku disini, tidakkah kau menghukumku karnabtak menghormatimu" ucap alice dengan santai.

__ADS_1


"duhhgggg" suara jantung sang raja berdegup kencang, rasa takut menyelimuti hatinya.


Berbagai prasangka bermunculan di hatinya


"apakah queen alice adalah nona pertama kediaman xiao, xiao ning" batinnya di tengah-tengah rasa takut.


Alice menatap semua orang kemudian kembali duduk di singgasananya.


"kalian semua, berdirilah" ucap alice lantang.


bagai tersihir, semua orang berdiri secara bersamaan, semua itu ulah alice.


karna kalau menunggu mereka bangun sendiri, seharianpun tak akan ada yang berani berdiri, apalagi menatapnya.


"tidakkah kalian ingin tau kebenarannya?"


"maka, angkatlah kepala kalian dan lihatlah baik-baik siapa aku!" ucap alice.


perlahan kepala semua orang mulai terangkat dan semua orang menatap alice dengan hati yang berdebar, rasa takut dan penasaran menyelimuti hati mereka.


alice menatap andreas seolah meminta persetujuan, dan hanya di balas senyuman dan anggukan oleh andreas.

__ADS_1


setelah mendapat persetujuan dari sang suami, alice kemudian membuka topeng yang menempel menutupi sebagian wajahnya, dan muncullah wajah putih lembut cantik bagai sang dewi, bahkan mungkin menyaingi kecantikan sang dewi.


semua orang menganga takjub dan merasa tak percaya menatap alice, namun tak ada yang berani mengeluarkan suara sedikitpun.


seakan bernapaspun mereka sangat hati-hati.


alice memutar pandangannya menatap semua orang, kemudian pandangannya jatuh pada mentri kanan.


mentri kanan menjadi keringat dingin karna mendapat tatapan alice.


bagaimana tidak, beberapa saat yang lalu dia melontarkan kalimat mengatakan xiao ning sampah, sekarang wanita yang sedang menatap di depannya adalah xiao ning yang ternyata adalah queen alice.


tubuhnya bergetar menahan rasa takut, serta keringat membasahi tubuhnya.


alice tersenyum kemudian melangkah menuju arah mentri kanan.


"ohh mentri kanan, ada apa denganmu, apakah anda sedang tidak sehat?" ucap alice pelan sambil menyeringai.


"mentri kanan, mentri kanan apa kau tau apa yang paling ku benci?


yang paling aku benci adalah, ketika orang mengatakan bahwa aku adalah sampah!" ucap alice.

__ADS_1


Para pembaca yang author hormati dan cintai, terimakasih karna masih mengingat author dan masih setia menunggu cerita dari author, author minta maaf karna kmaren sempet istirahat buat nulis karna berbagai faktor.


nah sekarang sudah mulai melanjutkan untuk menulis, inshaaAllah di usahakan up tiap hari, asal kakak-kakak jangan lupa vote, like komennya yah, karna bagaimanapun juga dukungan dari kakak-kakak adalah penyemangat bagi author, terimakasih, dan semoga kakak-kakak sehat selalu. amiin.


__ADS_2