Time Travel Ke Zaman Kuno

Time Travel Ke Zaman Kuno
Eps 7


__ADS_3

"apakah kakek tinggal disini seorang diri?" tanya xiao ning setelah cukup lama memperhatikan gubuk tersebut.


"benar nak, inilah rumah kakek, mari nak ikut kakek masuk. Ada hal yang ingin kakek berikan untukmu sebagai tanda terima kasih kakek" jawab kakek tersebut sambil tersenyum.


" tidak kek, saya menolong kakek dengan tulus," ucal xiao ning tulus.


Tapi kakek itu tetap bersikeras dan akhirnya xiao ning pun mengikuti kakek tersebut masuk ke dalam.


Di dalam gubuk itu kakek mengajal xiao ning duduk di kursi yang sudah di sediakan di dalam gubuk itu.


Kemudian tanpa menunggu kakek itu memberikan sebuah kotak kecil pada xiao ning.


"ambilah kotak ini nak, tapi bukalah nanti saat kau sudah sampai di rumah. Ini akan berguna untuk hidupmu kedepannya, tapi ingat satu pesanku, jangan pernah menggunakan kemampuanmu untuk melakukan kejahatan. Tetaplah rendah hati dan berpikiran panjang." ucap kakek itu panjang lebar.


Dan xiao ningpun menerima kotak dari kakek itu dan mengucapkan terimakasih.


" baik kek, saya akan mengingat pesan kakek, dan saya berjanji tidak akan menyakiti org2 yang tidak bersalah" ucap xiao ning dengan sungguh-sungguh.

__ADS_1


"baiklah, kakek mempercayaimu. Sekarang kamu pergilah, lanjutkan apa yang ingin kamu lakukan sesuai rencanamu. Suatu hari kita akan bertemu lagi".


"iya kek, terimakasih. Saya juga menunggu hari itu untuk menunggu bertemu lagi dengan kakek".


Lalu xiao ning keluar dari gubuk, setelah xiao ning keluar dia bermaksud untuk berterimakasih dan melambai pada kakek sebelum pergi, namun setelah berbalik dia terkejut karna di hadapannya sekarang tidak ada gubuk itu lagi, yang ada hanya pohon-pohon menjulang tinggi.


Xiao ning panik namun dengan cepat dia menenangkan dirinya dengan berusaha berfikir positif.


"*ohh astaga, kemana gubuk itu dan kakek, kenapa sekarang tidak ada apapun,?" ucap xiao ning yang masih terkejut.


Kemudian xiao ning melanjutkan niatnya ke pasar untuk melihat-lihat dan mencoba berbaur dan membiasakan dirinya yang baru beberapa minggu berada di zaman ini, meskipun xiao ning sudah melihat dari ingatan2 xiao ning asli.


***


Hari sudah menjelang sore, xiao ning pun bersiap untuk kembali setelah puas jalan2 dan mencicipi makanan2 tradisional.


Tak berapa lama xiao ning sudah ada di kediamannya setelah mengendap untuk masuk agar tidak di pergoki habis keluar kediaman.

__ADS_1


Xiao ning di sambut dengan fan yang memperlihatkan wajah khawatir.


" nona, kenapa nona lama sekali, nubi sangat khawatir, apakah nona baik2 saja, tidak ada yang kurang dari nonakan??" tanya fan dengan hawatir sambil memutar2 tubuh xiao ning karna fan menganggap xiao ning seperti adiknya sendiri.


Xiao ning yang di perlakukan seperti itu pun merasakan hatinya sangat hangat melihat fan yang begitu memperhatikan dirinya.


"aku baik2 saja fan, lihatlah, sekarang aku ingin istirahat, sebelum itu siapkan air untuk ku mandi, badanku sangat lengket" rengek xiao ning seperti anak kecil.


Fan hanya tersenyum dan langsung bergegas menyiapkan air untuk xiao ning.


Setelah selsai mandi, xiao ning mengingat kotak yang di berikan kakek yang dia tolong.


Fan mengambil dan membukanya, fan sangat takjub melihat isinya


"waaawwww,,, sangat indah, baru pertama kali ini aku melihat kalung seindah ini." ucap xiao ning takjub, Kalung dengan permata berwarna biru.


Xiao ning langsung memakainya dan sambil bercermin.

__ADS_1


__ADS_2